Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu mengaku ingin segera pindah ke rumah yang baru.
“Pengen cepet pindah, ini motor juga rusak, mogok kena banjir rob,” tutur Rini, warga Blok 2 Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.
Rini mengungkapkan hal itu kepada Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, yang mengunjungi permukiman warga yang menjadi langganan banjir pasang air laut atau rob, Rabu (7/5).
Banjir rob selama ini menjadi bencana langganan yang dialami warga di Desa Eretan Kulon. Rob bahkan tidak datang hanya sekali, namun bisa dua kali dalam sehari.
“Anak-anak kena gatal-gatal, batuk, dan diare. Anak-anak pun jadi gampang sakit,” tutur Rini.
Dia mengucapkan terima kasih baik kepada pemerintah pusat dan daerah yang kini tengah membangun Kampung Nelayan Sejahtera Bermartabat. Perumahan tersebut untuk merelokasi warga yang selama ini selalu terdampak banjir pasang air laut.
“Benar-benar pengen cepat pindah,” tutur Rini yang suaminya berprofesi sebagai nelayan.
Hal senada diungkapkan Fatonah, 47, yang juga warga Desa Eretan Kulon. “Kami sudah lelah menghadapi banjir rob yang datang setiap hari. Bahkan rob kini semakin parah. Ketinggian ombak bisa mencapai segenting rumah. Barang-barang perabot pada hanyut dan rusak,” keluhnya.
Kolaborasi
Sementara itu, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menjelaskan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera Bermartabat merupakan upaya pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membantu warga meningkatkan kesejahteraan lewat pengadaan rumah layak huni.
Dia mengaku telah mendapatkan laporan bahwa banjir rob yang menerjang Desa Eretan Kulon kini semakin parah. Dari yang awalnya hanya sebulan sekali, menjadi setiap hari bahkan dua kali sehari.
“Karena itulah warga Eretan Kulon bersedia direlokasi, dicarikan tempat yang lebih layak,” ujarnya.
Gus Ipul juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Indramayu yang telah menyediakan lahan untuk pembangunan perumahan nelayan tersebut.
“Yang menyediakan tanah dan pengurugannya, pemerintah daerah. Yang membangun rumahnya, Kemensos. Yang membangun masjid, tempat UMKM, taman adalah Baznas. Bayar tukangnya dibantu oleh Pak Edwin (pengusaha), air bersih dibantu oleh TNI Polri,” tandasnya.
Proses pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera Bermartabat kini sudah mencapai 90%. Pembangunan direncanakan rampung pada Juni.
Program Kampung Nelayan Sejahtera itu membangun 93 unit rumah bagi warga yang terkena bencana rob. Pembangunan dilaksanakan sejak Oktober 2024.
Rumah yang dibangun, yaitu rumah sejahtera tipe 36 dengan luas tanah 60 meter persegi, dilengkapi dua kamar tidur. Pembagian nomor unit rumah telah dilakukan kepada 93 penerima bantuan.
Selain menyiapkan rumah, warga juga akan mendapatkan bantuan pemberdayaan usaha bagi para penghuninya. Di antaranya paket usaha olahan ikan, usaha batik ecoprint dan bengkel las serta bantuan kearifan lokal berupa bantuan untuk sanggar tari.
Biaya pembangunan kampung itu merupakan kontribusi dan kolaborasi dari Kemensos RI, Pemkab Indramayu, Baznas, dan PT Unitras Pertama, dengan total nilai keseluruhan sebesar Rp23.181.271.000.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved