Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Bandung diminta lebih serius dalam mengatasi persoalan sampah mengingat saat ini kondisi TPA Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat dalam kondisi kritis. Salah satunya dengan memisahkan sampah dari kawasan komersial agar tidak bercampur dengan sampah dari rumah tangga.
Pegiat lingkungan, Muhammad Ardhi Elmeidian, menilai saat ini Pemerintah Kota Bandung masih main-main dengan sampah yang ditimbulkan kawasan komersial. Padahal, jumlah sampah dari kawasan tersebut sangat banyak, yakni 60%.
"Bahkan bisa lebih dari 60%. Ini data dari DLH (Dinas Lingkungan Hidup) provinsi (Jawa Barat)," katanya di Bandung, Rabu (8/1).
Menurutnya angka ini wajar karena Kota Bandung merupakan kawasan urban dan pariwisata.
"Orang dari luar kota ada di Bandung, bekerja, belanja, dan menginap di Kota Bandung. Belum kalau dari hari Jumat sampai Senin pagi, orang luar negeri saja ada di Kota Bandung," katanya.
Dengan jumlah yang mendominasi tersebut, kata dia, seharusnya kawasan komersial seperti hotel, restoran, kafe, perkantoran, rumah sakit, dan lainnya harus mengelola sampahnya sendiri sehingga tidak ikut dibuang ke TPS yang disediakan Pemerintah Kota Bandung. Hal ini pun sudah sesuai dengan peraturan yang ada sehingga tidak ada alasan bagi pengelola kawasan komersial untuk tidak mengolah sampahnya sendiri.
"Undang-undangnya sudah jelas. Kawasan komersial harus mengelola sampahnya sendiri," kata dia.
Namun fakta di lapangan, menurutnya hampir semua kawasan komersial tidak mengolah sampahnya sendiri, malah turut dibuang ke TPS umum sehingga bercampur dengan sampah dari rumah tangga.
"Hal inilah yang memicu produksi sampah Kota Bandung besar. Akibatnya seperti yang terlihat sekarang, tumpukan sampah di tempat yang bukan seharusnya karena TPS sudah tidak menampung," katanya.
Dia menduga, tidak terolahnya dengan baik sampah dari kawasan komersial ini karena adanya oknum-oknum dari Pemerintah Kota Bandung dalam hal ini dinas lingkungan hidup yang membidangi persoalan sampah. Menurutnya, pengelola kawasan komersial lebih memilih membuang sampah ke TPS karena diberi ruang oleh unsur eksekutif tersebut.
"Ada oknum yang memanfaatkan. Pengelola kawasan komersial ini ya lebih memilih memberi uang ke oknum-oknum itu untuk membuang sampahnya daripada mengelola sendiri," katanya.
Seharusnya hal ini tidak boleh terjadi sehingga tidak membebani kondisi persampahan Kota Bandung.
"Kalau pengelola kawasan komersial ini tidak mau mengolah sampahnya sendiri, ya jangan ditarik dong sampahnya. Contohnya kalau hotel, biarkan sampahnya numpuk di lobbynya. Tapi kan malah ditarik, karena ada oknum itu tadi," kata dia.
Dengan tidak berjalannya aturan tersebut, tambah dia, sampah-sampah dari kawasan komersial ini membebani Kota Bandung sehingga jumlahnya lebih besar.
"Sampahnya ditarik pakai mobil-mobil DLH, yang jelas-jelas pakai APBD. TPS jadi penuh karena tidak terangkut, baunya ya masyarakat juga yang merasakan," katanya.
Selain itu, tidak adanya keseriusan dalam mengelola sampah dari kawasan komersial inipun terlihat dari sejumlah program yang dicanangkan Pemerintah Kota Bandung. Menurutnya tidak ada program pengurangan sampah yang menyentuh kawasan komersial.
"Contohnya program kawasan bebas sampah. Itu tidak ada kawasan komersial yang tersentuh. Ujung-ujungnya, masyarakat lagi yang disalahkan dengan adanya persoalan sampah ini. Padahal jumlah sampah terbesar dari kawasan komersial," katanya. (BY/J-3)
JARINGAN convenience store global, FamilyMart melebarkan sayapnya ke Kota Bandung dengan membuka tujuh gerai sekaligus pada Jumat (6/2).
STATUS tanggap darurat bencana longsor Pasirlangu, Kecamatan Cisarua resmi dicabut pada Jumat, 6 Februari 2026. Meski demikian, proses pencarian korban masih dilanjutkan.
APRICOT akan menghadirkan lebih dari 900 pakar Internet dan pemimpin teknologi dari lebih 50 negara.
Petugas pemadam kebakaran masih terus melakukan pendinginan dan penyekatan agar api tidak merambat ke bangunan yang lain.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
Prestasi Natanael menjadi bukti bahwa Indonesia, khususnya Kota Bandung, memiliki talenta-talenta muda yang berkelas dunia di bidang sains.
Aksi bersih-bersih pantai ini dilakukan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Cirebon bersama organisasi kemasyarakatan dan pelajar
Bank Mandiri Jabar fokus pada penguatan portofolio bisnis inti, optimalisasi layanan berbasis digital, serta sinergi yang erat dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat regional.
Kegiatan ini menjadi wadah pelatihan, pengembangan potensi, sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman dan kepemimpinan bagi para pelajar.
Kematian ikan mulai terpantau sejak 29 Januari 2026 dan terus meningkat hingga hari ketujuh.
Meski telah memiliki kekuatan hukum tetap, pelaksanaan eksekusi pengosongan lahan tersebut hingga kini masih terganjal kendala pengamanan di lapangan.
Polda Jawa Barat secara rutin melakukan uji laboratorium bahan pangan secara acak.
Program vaksinasi PMK juga dilakukan secara serentak dalam dua periode secara nasional.
Nabilah menghadirkan rancangan SMK Luar Biasa (SMK LB) beserta Asrama Adikara Tunadaksa sebagai karya Studio Perancangan Arsitektur 4.
Selama Ramadan 2026 mendatang, Pemkab Kuningan akan menggelar 15 GPM di sejumlah titik.
Tanah longsor menutup jalan dengan ketebalan 3 meter dan panjang 7 meter. Tim Gabungan TNI, Polri, BPBD, relawan, dan warga setempat melakukan evakuasi dan dibantu ekskavator.
BI ingin menjamin masyarakat agar saat menjalani ibadah keagamaan tersebut harga-harga pangan terjangkau dan tersedia.
HARGA sejumlah bahan pokok di Bandung masih tinggi atau berada di atas harga eceran tertinggi (HET).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved