Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
EMPAT negara utama Timur Tengah yakni Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, dan Oman menggunakan podium Sidang Umum PBB untuk memperingatkan dunia mengenai eskalasi krisis di kawasan dan menuduh komunitas internasional gagal menghentikan perang berkelanjutan Israel di Jalur Gaza.
Dalam pernyataannya pada Sabtu (28/9), para menteri luar negeri dari keempat negara tersebut menilai bahwa konflik yang terus berlangsung telah membawa kawasan ke ambang kehancuran, dengan Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty menyatakan bahwa Timur Tengah kini berada di titik kehancuran.
Pernyataan keras tersebut disampaikan sehari setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan kepada Majelis Umum bahwa Israel harus menyelesaikan tugasnya melawan Hamas atas serangan 7 Oktober 2023, yang menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel selatan dan menciptakan krisis sandera.
Berikut pandangan masing-masing negara mengenai Gaza dan kondisi Timur Tengah secara keseluruhan:
Menlu Mesir Badr Abdelatty, yang mewakili negara mediator utama dalam konflik Gaza bersama AS dan Qatar, mengecam keras sikap dunia yang menurutnya berdiri diam sebagai penonton ketika hukum internasional dilanggar secara terang-terangan.
Ia menyebut agresi Israel sebagai perang Israel yang sembrono dan tidak adil yang dilancarkan terhadap warga sipil tak berdaya atas dosa yang tidak mereka lakukan, yang menurutnya terjadi tanpa akuntabilitas.
Abdelatty menuduh Israel menghalangi pembentukan negara Palestina dan menegaskan bahwa keamanan Israel tidak akan tercapai tanpa keamanan negara lain di kawasan.
"Kawasan ini tidak dapat mencapai stabilitas tanpa negara Palestina yang merdeka," katanya.
Pangeran Faisal bin Farhan, Menteri Luar Negeri Arab Saudi, menilai krisis kemanusiaan di Gaza telah mencapai titik tak tertahankan.
Ia menegaskan bahwa solusi dua negara adalah satu-satunya jalan yang akan menjamin keamanan semua negara di kawasan ini.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kegagalan komunitas internasional untuk mengambil tindakan tegas guna mengakhiri agresi dan pelanggaran Israel hanya akan menyebabkan ketidakstabilan dan ketidakamanan lebih lanjut secara regional dan global.
Arab Saudi bersama Norwegia dan Uni Eropa disebutnya telah membentuk koalisi internasional untuk mendorong pengakuan negara Palestina. Ini sebuah inisiatif yang menghasilkan tambahan 10 pengakuan baru pada pertemuan tingkat tinggi pekan ini.
Menteri Luar Negeri Oman, Badr bin Hamad al-Busaidi, menyerukan tekanan global untuk memaksa Israel kembali ke meja perundingan.
Ia mendesak penerapan langkah-langkah yang membatasi kemampuannya untuk melanjutkan pembunuhan, penghancuran, pendudukan dan kebijakan kelaparan dan blokade terhadap rakyat Palestina.
Al-Busaidi bahkan menyerukan sanksi sebagai respons atas perambahan yang melanggar hukum terhadap kedaulatan negara-negara.
Wakil Menlu Uni Emirat Arab, Lana Nusseibeh, menyatakan bahwa tidak ada alasan yang membenarkan tindakan ekstrem kedua belah pihak.
Menurutnya, tidak ada pembenaran bagi Hamas untuk menyandera atau bagi Israel untuk menargetkan puluhan ribu warga sipil atau mengepung mereka atau membuat mereka kelaparan dan menggusur paksa mereka.
Ia juga mengecam ancaman aneksasi Tepi Barat oleh Israel dan mendesak seluruh negara untuk mengakui Palestina sebagai investasi untuk masa depan yang lebih baik bagi kawasan ini.
Keempat negara sepakat bahwa tanpa langkah tegas dari komunitas internasional, konflik di Gaza akan terus meluas dan mengancam stabilitas global.
Namun hingga kini, seruan mereka belum menghasilkan tekanan nyata terhadap Israel di arena diplomatik dunia. (ABC News/Fer/I-1)
Dunia Arab kerap dipersepsikan secara simplistis sebagai kawasan yang identik dengan konflik dan instabilitas.
Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas umat Islam sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang tengah berada dalam kondisi sulit.
Dalam konferensi pers di Barcelona, Spanyol bintang Thelma & Louise tersebut mengatakan bahwa ia kehilangan agensinya dan kesulitan mendapatkan proyek besar di industri hiburan
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
Pasukan Israel tahan Syekh Rani Abu Sbeih di Masjid Al-Aqsa. Di tengah pengetatan akses Jumat kedua Ramadan, 100.000 jemaah tetap padati kompleks suci tersebut.
KSrelief Arab Saudi resmikan dapur pusat di Gaza untuk sediakan 24.000 makanan harian selama Ramadan bagi pengungsi di Deir Al-Balah dan Al-Qarara.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah pemimpin negara Teluk guna menekan eskalasi konflik di Timur Tengah.
PBB menyampaikan kekhawatiran atas meningkatnya aktivitas militer di Libanon di tengah eskalasi konflik Timur Tengah antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.
Melania Trump mencetak sejarah sebagai Ibu Negara AS pertama yang memimpin Dewan Keamanan PBB, mengusung misi perdamaian lewat pendidikan di tengah konflik.
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan Teheran tidak akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat
SEKRETARIS Jenderal PBB Antonio Guterres menyesalkan serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran yang menewaskan Pimpinan tertingi Iran Ali Khamenei. membuat negosiasi nuklir sia-sia
Melania Trump akan mencetak sejarah sebagai Ibu Negara AS pertama yang memimpin sidang Dewan Keamanan PBB di New York, Maret 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved