Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa dirinya mengetahui lokasi persembunyian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, selama konflik 12 hari dengan Israel. Ia juga mengeklaim telah mencegah pembunuhan Khamenei oleh pasukan Israel dan AS.
"Saya menyelamatkannya dari kematian yang sangat buruk dan memalukan," kata Trump menanggapi pernyataan dari Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, yang menyebut bahwa negaranya tidak bisa menargetkan Khamenei karena tidak mengetahui lokasi persembunyiannya.
Trump juga mengancam akan benar-benar mempertimbangkan serangan militer ke fasilitas nuklir Iran jika negara tersebut terus memperkaya uranium hingga tingkat yang mengkhawatirkan bagi Washington.
Dia mengungkapkan bahwa dirinya memerintahkan Israel untuk menghentikan serangan besar ke Iran setelah Teheran menembakkan rudal meskipun gencatan senjata telah diberlakukan. "Itu akan menjadi serangan terbesar dalam perang sejauh ini," tegas Trump dilansir Times of Israel, Minggu (29/6).
Trump menegaskan bahwa Iran perlu kembali pada arus tatanan dunia dan memperingatkan bahwa kondisi negara itu bisa semakin memburuk.
"Mereka tidak punya harapan dan keadaan akan semakin buruk! Saya berharap para pemimpin Iran menyadari bahwa kita sering kali mendapatkan lebih banyak dengan madu daripada dengan cuka," tambahnya.
Trump juga mengaku sempat mempertimbangkan pencabutan sanksi terhadap Iran, tetapi membatalkannya setelah Khamenei menyampaikan pidato yang meremehkan dampak serangan ke fasilitas nuklir Iran dan mengancam akan mengulangi tamparan terhadap pasukan AS.
"Selama beberapa hari terakhir, saya berupaya untuk mencabut sanksi. Namun, saya malah dihujani pernyataan kemarahan, kebencian, dan rasa jijik," tulis Trump di Truth Social.
Dia mengecam Khamenei atas pernyataan yang menurutnya mencolok dan bodoh.
"Sebagai orang yang beriman besar, dia tidak seharusnya berbohong," tambahnya.
"Anda harus mengatakan yang sebenarnya. Anda telah dipukuli habis-habisan," ucapnya.
"Jika Presiden Trump benar-benar menginginkan kesepakatan, ia harus mengesampingkan nada tidak sopan dan tidak dapat diterima terhadap Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei," kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi Menanggapi pernyataan tersebut di X.
Khamenei sendiri dalam pernyataan video menyebut bahwa serangan militer AS tidak mencapai sesuatu yang signifikan dan mengancam akan kembali menampar AS. Serangan rudal ke pangkalan militer al-Udeid di Qatar sebagian besar berhasil dicegat, tanpa menimbulkan korban jiwa.
Pejabat militer Israel menyatakan bahwa serangan mereka telah menetralkan kemampuan Iran untuk memperkaya uranium hingga 90% untuk periode yang lama. Namun, laporan awal AS menyebut efeknya hanya bersifat sementara.
IAEA menyatakan bahwa kerusakan di situs Fordow yang berada di dalam gunung sangat besar.
Direktur Jenderal Rafael Grossi mengatakan bahwa sentrifus telah rusak parah dan tidak lagi beroperasi. Araghchi mengakui ada kerusakan serius dan menyebut inspektur IAEA tidak akan diizinkan masuk untuk sementara waktu.
Ketika ditanya dalam konferensi pers, Trump menyebut bahwa Iran harus bekerja sama dengan IAEA atau lembaga lain yang dipercaya jika ingin melanjutkan pembicaraan. Dia mengisyaratkan pertemuan dapat terjadi minggu depan.
Namun, Araghchi menyatakan bahwa serangan AS terhadap tiga lokasi penting telah memperumit kemungkinan negosiasi baru.
"Belum ada kesepakatan, belum ada waktu, belum ada janji, bahkan belum ada pembicaraan," ujarnya.
Dia menekankan bahwa intervensi militer AS telah membuat segalanya semakin sulit dan rumit untuk kelanjutan perundingan nuklir dengan Iran. (I-2)
FBI selidiki Joe Kent terkait dugaan kebocoran informasi rahasia. Kent sebut pembunuhan Ali Khamenei oleh AS-Israel adalah kesalahan fatal.
Eks Kepala Kontraterorisme AS Joe Kent mengungkap fakta mengejutkan pasca-mundur. Ia menyebut tak ada intelijen soal serangan Iran dan adanya pembungkaman suara kritis.
Penasihat militer Iran prediksi perang lawan AS berakhir sebelum 21 Maret. Apa itu Nowruz dan mengapa menjadi simbol perdamaian bagi Iran? Simak detailnya di sini.
Mojtaba kemungkinan terluka dalam serangan udara di Teheran pada hari pertama perang. Serangan tersebut membuat ayahnya Ali Khamenei gugur.
Konflik di Libanon memanas setelah Hizbullah menyerang Israel sebagai respons atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Update 2026: Donald Trump tidak menutup pintu perundingan dengan Iran. Simak pandangannya soal Mojtaba Khamenei dan respons keras Vladimir Putin.
Menlu Palestina ungkap taktik Israel manfaatkan konflik Iran untuk percepat perluasan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Simak kronologi dan dampaknya.
IRGC gunakan rudal Haj Qasem untuk pertama kali serang pangkalan AS di Qatar & Bahrain serta kota-kota Israel sebagai balasan kematian Ayatollah Khamenei.
Emanuel Fabian, jurnalis Times of Israel, diperas penjudi Polymarket senilai jutaan dolar untuk mengubah berita serangan rudal Iran. Simak kronologinya.
Kementerian Warisan Budaya Iran melaporkan 108 situs bersejarah rusak akibat serangan AS-Israel, termasuk Istana Golestan di Teheran dan situs UNESCO di Isfahan.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu klaim Ali Larijani tewas dalam serangan di Teheran. Kematian tokoh kunci ini jadi pukulan telak bagi rezim Iran.
Laporan intelijen AS mengungkap struktur kekuasaan Iran makin tangguh di bawah IRGC meski Pemimpin Tertinggi tewas. Simak analisis dampak serangan 28 Februari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved