Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump memberikan sinyal mengejutkan terkait kelanjutan hubungan diplomatik dengan Republik Islam Iran. Dalam wawancara terbaru, Trump menyatakan tidak sepenuhnya menutup pintu perundingan, meskipun ketegangan militer di Timur Tengah sedang berada pada titik didih tertinggi pasca-serangan Februari lalu.
"Itu mungkin saja, tergantung pada syaratnya. Anda tahu, sebenarnya kita tidak perlu lagi berbicara jika benar-benar dipikirkan, tetapi itu mungkin," ujar Trump dalam wawancara dengan Fox News, Selasa (10/3/2026).
Pernyataan Trump muncul di tengah masa transisi kekuasaan di Teheran. Setelah tewasnya Ayatollah Ali Khamenei dalam operasi militer 28 Februari, putra mendiang, Mojtaba Khamenei, diangkat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru. Namun, Trump menyatakan keraguannya terhadap masa depan kepemimpinan Mojtaba.
Trump mengaku kecewa dengan terpilihnya Mojtaba dan meragukan apakah pemimpin baru tersebut mampu membawa stabilitas. "Saya tidak percaya dia dapat hidup dengan damai," tambah Trump, merujuk pada situasi keamanan yang terus memburuk di kawasan tersebut.
Langkah militer Amerika Serikat dan Israel ini memicu gelombang protes dari blok timur. Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan pembunuhan Ali Khamenei sebagai bentuk pelanggaran hukum internasional yang sinis. Rusia menilai tindakan tersebut bukan sekadar upaya deeskalasi nuklir, melainkan upaya paksa perubahan kekuasaan (regime change).
Kementerian Luar Negeri Rusia mendesak AS dan Israel untuk segera menghentikan permusuhan guna mencegah perang total di kawasan Teluk. Sementara itu, Iran masih berada dalam suasana duka nasional sambil terus memperkuat pertahanan di perbatasan.
Hingga saat ini, Washington belum merinci syarat-syarat khusus yang diinginkan Trump untuk memulai kembali meja perundingan dengan Teheran di bawah kepemimpinan Mojtaba Khamenei.
Rumor PM Israel Benjamin Netanyahu tewas atau luka parah mencuat setelah laporan media Iran. Simak fakta terkini dan kejanggalan yang terjadi di Tel Aviv.
Qatar tetap buka dialog dengan Iran meski hanya satu kali telepon sejak kematian Ali Khamenei. Doha berhenti jadi mediator AS-Iran. Cek alasannya di sini.
Update perang Iran-Israel 2026: Fasilitas minyak di Haifa terbakar akibat drone Iran. Sirene udara berbunyi di Yerusalem dan Tel Aviv. Baca kronologi lengkapnya.
Update konflik Timur Tengah 2026: Rudal balistik Iran sasar pangkalan Al-Azraq Yordania. Kamp Jerman (Bundeswehr) terdampak. Cek kondisi pasukan terkini.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengevakuasi 32 Warga Negara Indonesia dari Iran
Surat Megawati kepada Mojtaba Khamenei itu diserahkan kepada Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi.
Keputusan ini pun memunculkan pertanyaan besar: apakah ini murni keputusan internal Iran, atau ada dinamika geopolitik yang lebih besar di baliknya?
Mojtaba Khamenei resmi menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, sebagai Pemimpin Tertinggi Iran dan menjadi pemimpin ketiga sejak Iranian Revolution. Suksesi ayah ke anak ini memicu kritik karena dianggap menyerupai sistem dinasti yang bertentangan dengan semangat revolusi yang menolak monarki.
PRESIDEN Donald Trump menyatakan operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran kemungkinan akan segera berakhir.
Lima pemain sepak bola putri Iran dilaporkan bersembunyi di rumah aman di Australia. Mereka khawatir akan keselamatan jiwanya setelah aksi protes di Piala Asia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved