Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Rudal Iran Hantam Kamp Militer Jerman di Yordania

Media Indonesia
10/3/2026 22:47
Rudal Iran Hantam Kamp Militer Jerman di Yordania
Ilustrasi.(Al Jazeera)

ESKALASI konflik di Timur Tengah kini menyeret kekuatan Eropa. Kamp militer milik Angkatan Bersenjata Jerman (Bundeswehr) yang berlokasi di Pangkalan Udara Multinasional Al-Azraq, Yordania, dilaporkan terkena hantaman rudal balistik Iran pada Selasa (10/3/2026).

Laporan yang dihimpun dari majalah Jerman, Der Spiegel, menyebutkan bahwa serangan tersebut merupakan bagian dari gelombang balasan Iran terhadap fasilitas militer di Irak dan Yordania yang menampung personel asing. Bagian pangkalan yang ditempati pasukan Jerman dilaporkan mengalami kerusakan fisik akibat hantaman langsung.

Kondisi Pasukan Jerman di Pangkalan Al-Azraq

Meskipun serangan rudal menghantam bangunan yang ditempati pasukan Jerman, otoritas militer melaporkan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka di pihak Bundeswehr. Seluruh personel dilaporkan berhasil selamat karena berada di dalam tempat perlindungan (bunker) saat serangan terjadi.

Pangkalan Udara Al-Azraq sendiri merupakan fasilitas strategis yang juga menampung unit Angkatan Udara Amerika Serikat (US Air Force). Serangan ini menandai pertama kali aset militer Jerman terdampak langsung secara signifikan dalam eskalasi besar Iran di kawasan tersebut.

Konteks Konflik: Serangan Iran ini merupakan respons atas operasi militer Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026 yang menargetkan sejumlah fasilitas nuklir dan pemerintahan di Teheran.

Dampak Kematian Ali Khamenei dan Reaksi Global

Ketegangan mencapai puncaknya setelah Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan gugur pada hari pertama operasi militer AS-Israel. Kematian Khamenei memicu masa berkabung nasional selama 40 hari di Iran dan memicu gelombang serangan balasan ke berbagai fasilitas militer sekutu AS di Timur Tengah.

Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengecam keras pembunuhan Khamenei dan menyebutnya sebagai pelanggaran sinis terhadap hukum internasional. Kremlin melalui Kementerian Luar Negeri Rusia mendesak AS dan Israel untuk segera menghentikan permusuhan guna mencegah perang total di kawasan tersebut.

Hingga saat ini, Jerman belum memberikan pernyataan resmi mengenai langkah lanjutan terkait keberadaan pasukan mereka di Yordania pascaserangan rudal tersebut. Situasi di perbatasan Yordania dan Irak dilaporkan masih dalam status siaga satu.

FAQ: Serangan Rudal Iran ke Kamp Jerman

  • Di mana lokasi kamp militer Jerman yang diserang? Kamp tersebut berada di Pangkalan Udara Multinasional Al-Azraq, Yordania.
  • Apakah ada korban dari pihak tentara Jerman? Tidak ada. Seluruh personel selamat karena berada di bunker saat rudal menghantam.
  • Apa pemicu serangan Iran ke Yordania? Serangan ini adalah balasan atas operasi militer AS dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
  • Bagaimana reaksi Rusia? Vladimir Putin mengecam serangan AS-Israel dan mendesak penurunan ketegangan segera. (Sputnik/RIA Novosti-OANA/Ant/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya