Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG koresponden perang terkemuka dari media Times of Israel, Emanuel Fabian, menjadi korban pemerasan dan ancaman pembunuhan yang dipicu oleh pasar taruhan kripto global, Polymarket. Insiden ini mengungkap sisi gelap platform prediction market yang kini mulai mengancam keselamatan nyawa jurnalis di medan perang.
Ancaman tersebut muncul setelah Fabian melaporkan jatuhnya rudal Iran di area terbuka dekat Beit Shemesh pada 10 Maret 2026. Tanpa disadarinya, laporan tersebut menjadi rujukan utama bagi para penjudi di platform Polymarket yang mempertaruhkan dana hingga jutaan dolar AS.
"Jika Anda menyebabkan saya kehilangan taruhan sebesar US$900.000, kami akan menginvestasikan jumlah yang tidak kurang dari itu untuk menghabisi Anda," tulis salah satu pesan ancaman yang diterima Fabian melalui WhatsApp.
Dalam sistem Polymarket, taruhan diselesaikan berdasarkan fakta yang terjadi di dunia nyata. Pada kasus serangan 10 Maret, terjadi perdebatan di antara para penjudi apakah ledakan yang dilaporkan Fabian adalah hantaman rudal langsung (strike) atau sekadar serpihan rudal yang berhasil dicegat (interception).
Berdasarkan aturan taruhan, jika hantaman rudal tidak terkonfirmasi dalam 48 jam, pihak yang bertaruh No akan menang. Hal inilah yang mendorong para penjudi kelas kakap untuk memaksa Fabian merevisi laporannya agar hasil taruhan berpihak pada mereka.
| Detail Taruhan | Statistik Polymarket |
|---|---|
| Total Uang Dipertaruhkan | Sekitar US$7 Juta (ratusan miliar rupiah) |
| Potensi Kemenangan Individu | Hingga US$1,6 Juta per akun |
| Subjek Taruhan | Hantaman Rudal Iran di Israel (10 Maret) |
Kasus ini memicu alarm di tingkat legislatif Amerika Serikat. Senator Chris Murphy dari Connecticut dijadwalkan memperkenalkan BETS OFF Act (Banning Event Trading on Sensitive Operations and Federal Functions) untuk melarang perjudian pada peristiwa sensitif yang melibatkan keamanan nasional.
Para kritikus berpendapat bahwa platform seperti Polymarket dan Kalshi menciptakan insentif yang korup. "Hal terakhir yang dibutuhkan jurnalis perang adalah orang-orang dengan posisi judi atas hidup atau mati yang melecehkan dan memaksa mereka mengubah pelaporan demi pembayaran," ujar Amanda Fischer, Direktur Kebijakan di Better Markets.
Pihak Polymarket mengeluarkan pernyataan resmi yang mengutuk pelecehan terhadap Fabian dan mengeklaim telah memblokir akun-akun yang terlibat. Namun, insiden ini membuktikan bahwa integritas informasi kini berada di bawah ancaman langsung dari kapitalisme spekulatif berbasis teknologi blockchain.
Fabian menyatakan bahwa ia tetap pada laporannya. Ia berharap keberaniannya mengungkap teror ini menjadi peringatan bagi siapa pun yang mencoba mengintimidasi jurnalis demi keuntungan finansial. (The Washington Post/I-2)
PEMERINTAH Arab Saudi menyatakan dukungannya atas keputusan Dewan Hak Asasi Manusia PBB yang secara bulat mengadopsi resolusi terkait dampak serangan Iran
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak akan maju ke meja perundingan dan memilih melanjutkan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel di tengah konflikĀ
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
Analisis pakar sebut perang AS-Israel gagal picu revolusi di Iran. Agresi militer justru perkuat loyalitas militer dan bungkam kelompok moderat di internal Teheran.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan Iran agar segera menerima kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved