Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Operasi True Promise 4: IRGC Serang Pangkalan AS dan Infrastruktur Israel

Ferdian Ananda Majni
08/3/2026 14:24
Operasi True Promise 4: IRGC Serang Pangkalan AS dan Infrastruktur Israel
Serangan Israel ke Iran.(Al Jazeera)

KORPS Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan peluncuran gelombang ke-23 Operasi True Promise 4 yang melibatkan serangan gabungan drone dan rudal ke sejumlah target militer Amerika Serikat di Timur Tengah serta fasilitas strategis di Israel.

Dalam pernyataan resminya, IRGC menyebut fase terbaru operasi tersebut melibatkan penggunaan sistem rudal generasi baru, baik berbahan bakar padat maupun cair, yang dirancang untuk melakukan serangan presisi terhadap sejumlah target strategis bernilai tinggi.

Menurut Kantor Hubungan Masyarakat IRGC, serangan tersebut menargetkan sejumlah instalasi militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. 

Target yang disebutkan antara lain markas pasukan AS di Pangkalan Udara Sheikh Isa di Bahrain, Pangkalan Angkatan Laut Juffair di Bahrain, Pangkalan Udara Ali al-Salem di Kuwait, serta Pangkalan Udara al-Azraq di Yordania.

IRGC menggambarkan fasilitas-fasilitas tersebut sebagai pos terdepan dari pasukan teroris AS, seraya menekankan bahwa serangan tersebut menunjukkan kemampuan Iran menjangkau kehadiran militer Amerika di kawasan.

Selain instalasi militer AS, gelombang serangan juga dilaporkan menyasar sejumlah lokasi strategis di wilayah yang diduduki Israel. IRGC menyebut serangan terjadi di kawasan Be'er Sheva, yang dikenal sebagai salah satu pusat teknologi penting Israel.

Wilayah itu, menurut IRGC, menjadi target karena terdapat pusat teknologi canggih, fasilitas keamanan siber, serta infrastruktur yang mendukung aktivitas militer. Serangan tersebut disebut sebagai bukti kemampuan Iran menjangkau area strategis yang berada jauh di dalam wilayah Israel.

Eskalasi terbaru ini disebut sebagai kelanjutan dari beberapa fase operasi sebelumnya yang juga melibatkan sistem persenjataan canggih, termasuk rudal Khorramshahr-4, Kheibar, dan Fattah.

IRGC menilai gelombang serangan sebelumnya berhasil mematahkan tudingan yang menyebut kemampuan militer Iran melemah. Mereka menyatakan serangan tersebut diluncurkan dari rantai yang tak terputus dari pangkalan rudal yang dimiliki Iran.

Operasi True Promise 4, menurut IRGC, merupakan respons atas apa yang mereka sebut sebagai agresi Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran dalam beberapa hari terakhir.

Serangan balasan itu dilaporkan juga menargetkan kawasan perkotaan di Tel Aviv dan al-Quds (Jerusalem), serta aset militer laut Amerika Serikat, termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln dan sejumlah kapal perusak AS yang beroperasi di Samudra Hindia.

IRGC menegaskan bahwa operasi tersebut merupakan bentuk tindakan defensif untuk mencegah serangan lanjutan terhadap Iran. 

Dalam pernyataannya, mereka menegaskan komitmen untuk terus menanggapi pihak yang dianggap sebagai agresor.

IRGC juga menilai operasi ini menjadi bukti kemampuan persenjataan rudal dan drone Iran di tengah meningkatnya ketegangan dan konflik di kawasan Timur Tengah. (Muslimmirror/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya