Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
DUNIA kini berada dalam ketidakpastian energi tertinggi setelah Selat Hormuz, jalur pelayaran paling strategis di planet ini, dinyatakan tertutup total oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran. Eskalasi konflik Timur Tengah, yakni perang AS-Israel vs Iran yang bermula sejak akhir Februari 2026 ini telah mengubah kawasan Teluk Persia menjadi medan tempur yang membara.
Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan udara besar-besaran ke wilayah Iran. Serangan ini menargetkan fasilitas militer, situs nuklir, dan pusat kepemimpinan di Teheran. Laporan resmi mengonfirmasi gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan tersebut.
IRGC merespons dengan meluncurkan rudal balistik ke arah Israel dan pangkalan militer AS di kawasan Teluk. Di perairan, IRGC mengklaim telah menyerang tiga kapal tanker milik AS dan Inggris. Lalu lintas maritim mulai mengalami gangguan dengan penurunan aktivitas sebesar 70%.
Ketegangan meningkat saat kapal tanker Athens Nova, yang dituduh mencoba melintas secara ilegal, dihantam oleh dua drone tempur Iran di tengah Selat Hormuz. Kapal tersebut dilaporkan terbakar hebat. Di saat yang sama, IRGC secara resmi mengumumkan bahwa Selat Hormuz "ditutup untuk semua lalu lintas navigasi perang".
Brigadir Jenderal Ebrahim Jabari, penasihat senior IRGC, menyatakan bahwa Iran memegang kendali penuh atas navigasi di selat tersebut. "Kami akan membakar setiap kapal yang mencoba melintas," tegasnya. Harga minyak Brent melonjak 5% dalam satu hari, mendekati angka US$84 per barel.
Per Jumat, 6 Maret 2026, lalu lintas di Selat Hormuz dilaporkan turun hingga 94%. Lebih dari 200 kapal tanker minyak dan LNG kini terdampar di luar selat, menunggu kepastian keamanan. IRGC kembali melaporkan serangan rudal terhadap satu tanker AS di utara Teluk Persia pagi ini, yang mengakibatkan kapal tersebut lumpuh dan terbakar.
Penutupan Selat Hormuz memberikan tekanan berat pada Mata Uang Rupiah dan anggaran subsidi energi nasional. Mengingat Indonesia adalah importir minyak netto, lonjakan harga minyak dunia yang diprediksi bisa menembus US$200 per barel akan memaksa pemerintah untuk meninjau kembali harga BBM domestik dalam waktu dekat.
HARGA minyak dunia melonjak setelah Qatar memperingatkan seluruh produksi minyak dan gas di kawasan Teluk berpotensi terhenti dalam beberapa hari jika konflik Timur Tengah terus berlanjut.
Penutupan dan meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz mulai berdampak langsung pada sejumlah perusahaan di berbagai negara. PT Chandra Asri Pacific Tbk menyatakan force majeure akibat terganggunya pasokan bahan baku petrokimia.
PT Pupuk Indonesia memastikan konflik Timur Tengah tidak berdampak signifikan terhadap operasional perusahaan.
Kemlu RI mengintensifkan dialog dengan otoritas Iran untuk memastikan keselamatan dua kapal tanker Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz.
Ketegangan di Selat Hormuz memuncak setelah IRGC menyerang tanker minyak AS. Jalur energi global terancam lumpuh, harga minyak dunia diprediksi meroket.
Prabowo Subianto memanggil Zulkifli Hasan dan Bahlil Lahadalia ke Istana membahas ketahanan pangan dan pasokan energi menyusul krisis Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz.
Daniil Medvedev, bintang tenis dunia terjebak di Dubai akibat penutupan ruang udara Timur Tengah. Terancam absen di ATP Masters 1000 Indian Wells.
Utusan khusus AS mengungkap rasa penasaran Donald Trump atas sikap Iran di tengah kepungan militer. Sementara itu, gelombang protes mahasiswa pecah di Teheran.
Eskalasi di Iran memanas. AS, Inggris, hingga Jerman keluarkan travel warning dan evakuasi personel militer.
SEIRING dengan berbagai kekhawatiran soal keberlanjutan gencatan senjata di Gaza, Indonesia disebut-sebut dalam berbagai rencana masa depan kawasan tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved