Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah meningkatnya eskalasi konflik Timur Tengah, ketegangan di Selat Hormuz mencapai titik didih pada Kamis, 5 Maret 2026. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan bahwa pasukan angkatan laut mereka telah meluncurkan serangan rudal yang mengenai sebuah kapal tanker minyak milik Amerika Serikat di bagian utara Teluk Persia.
Berdasarkan laporan media pemerintah Iran, kapal tersebut terkena hantaman telak dan dilaporkan sedang terbakar hebat. Serangan ini disebut sebagai balasan langsung atas rangkaian agresi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan sekutunya terhadap aset-aset Iran dalam beberapa hari terakhir.
Bersamaan dengan serangan tersebut, IRGC mengeluarkan pernyataan tegas bahwa mereka kini memegang kendali penuh atas navigasi di Selat Hormuz. Dalam pernyataan resminya, IRGC menekankan bahwa di masa perang, hak navigasi di jalur tersebut berada di bawah otoritas Republik Islam Iran.
“Amerika Serikat serakah akan minyak. Biarkan mereka tahu bahwa kami kini telah menutup Selat Hormuz dan tidak akan mengizinkan kapal-kapal mereka melintas,” ujar Ibrahim Jabari, Penasihat Komandan IRGC. Iran juga memperingatkan bahwa kapal-kapal yang terafiliasi dengan Israel dan negara-negara Eropa pendukung AS akan menjadi target sah jika mencoba memasuki wilayah tersebut.
Selat Hormuz merupakan urat nadi energi dunia, di mana sekitar 20 hingga 30 persen pasokan minyak mentah dan Gas Alam Cair (LNG) global melintas setiap harinya. Penutupan jalur ini diprediksi akan memicu guncangan hebat pada ekonomi global.
| Indikator | Detail |
|---|---|
| Volume Minyak | 18-20 Juta Barel/Hari |
| Prediksi Harga | Tembus US$200 per Barel |
| Kapal Tertahan | Estimasi >200 Kapal Tanker & Cargo |
Para analis memperingatkan bahwa jika gangguan ini berlanjut lebih dari satu minggu, cadangan energi di berbagai negara akan terkuras habis. Jepang dilaporkan memiliki cadangan untuk 254 hari, namun negara-negara seperti India dan Australia hanya memiliki ketahanan antara 30 hingga 45 hari.
Harga minyak mentah jenis Brent langsung melonjak tajam melampaui US$83 per barel sesaat setelah berita ini tersiar. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump dilaporkan telah memerintahkan Angkatan Laut AS untuk bersiap melakukan pengawalan (escort) terhadap kapal-kapal tanker guna memastikan kelancaran arus energi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pentagon belum memberikan konfirmasi resmi mengenai identitas spesifik kapal tanker yang terbakar atau jumlah korban jiwa. Namun, ketegangan yang terus meningkat ini dikhawatirkan akan memicu konflik terbuka yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.
(H-3)
HARGA minyak dunia melonjak setelah Qatar memperingatkan seluruh produksi minyak dan gas di kawasan Teluk berpotensi terhenti dalam beberapa hari jika konflik Timur Tengah terus berlanjut.
Penutupan dan meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz mulai berdampak langsung pada sejumlah perusahaan di berbagai negara. PT Chandra Asri Pacific Tbk menyatakan force majeure akibat terganggunya pasokan bahan baku petrokimia.
PT Pupuk Indonesia memastikan konflik Timur Tengah tidak berdampak signifikan terhadap operasional perusahaan.
Kemlu RI mengintensifkan dialog dengan otoritas Iran untuk memastikan keselamatan dua kapal tanker Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz.
Simak kronologi lengkap serangan rudal IRGC terhadap tanker AS dan penutupan total Selat Hormuz yang memicu krisis energi global 2026.
PEMERINTAH Filipina resmi memberlakukan kebijakan empat hari kerja sepekan bagi pegawai pemerintah mulai Senin mendatang guna menekan dampak ekonomi akibat perang AS-Israel Vs Iran.
PEMERINTAH Indonesia memutuskan untuk menangguhkan atau meletakkan dalam status 'on hold' seluruh pembahasan mengenai partisipasi dalam mekanisme Board of Peace (BOP).
DIREKTUR Eksekutif CoRE Mohammad Faisal mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying bahan bakar minyak (BBM) di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.
Harga minyak dunia (Brent) bertahan di level tinggi US$84 per barel usai serangan IRGC di Selat Hormuz. Simak dampak ke harga BBM subsidi & kurs Rupiah hari ini.
Simak kronologi lengkap serangan rudal IRGC terhadap tanker AS dan penutupan total Selat Hormuz yang memicu krisis energi global 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved