Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

AS Klaim Hancurkan Seluruh Kapal Iran di Teluk Oman, CENTCOM: Gangguan telah Berakhir

Putri Rosmalia Octaviyani
03/3/2026 16:01
AS Klaim Hancurkan Seluruh Kapal Iran di Teluk Oman, CENTCOM: Gangguan telah Berakhir
Area teluk Oman.(Dok. Google Maps)

KOMANDO Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengeluarkan pernyataan mengejutkan terkait eskalasi konflik Timur Tengah. Pihak militer AS mengklaim telah menghancurkan seluruh armada kapal Iran yang beroperasi di wilayah strategis Teluk Oman.

Melalui platform media sosial X pada Senin (2/3/2026), CENTCOM menegaskan bahwa kekuatan maritim Iran di wilayah tersebut kini telah mencapai titik nol. Pernyataan ini menandai babak baru dalam operasi militer besar-besaran yang melibatkan sekutu utama AS.

“Dua hari lalu, rezim Iran memiliki 11 kapal di Teluk Oman. Hari ini, mereka memiliki nol,” tulis pernyataan resmi CENTCOM.

Operasi Gabungan AS-Israel di Teluk Oman

Pihak CENTCOM menuding Iran telah melakukan gangguan dan serangan terhadap pelayaran internasional di Teluk Oman selama beberapa dekade terakhir. Dengan penghancuran armada ini, AS berjanji akan terus mempertahankan kebebasan navigasi maritim di jalur perdagangan dunia tersebut.

“Masa-masa itu (gangguan maritim) telah berakhir,” tambah pernyataan tersebut secara tegas.

Klaim ini diperkuat oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump pada Minggu (1/3/2026). Trump menyebutkan bahwa setidaknya sembilan hingga sepuluh kapal angkatan laut Iran telah ditenggelamkan. Beberapa di antaranya digambarkan sebagai kapal yang "relatif besar dan penting".

Selain armada kapal, Trump juga mengungkapkan bahwa markas besar angkatan laut Iran telah sebagian besar hancur akibat serangan udara dan laut yang presisi.

Kampanye angkatan laut ini merupakan bagian dari operasi militer gabungan antara Amerika Serikat dan Israel yang dimulai sejak Sabtu (28/2/2026). Operasi ini dilaporkan telah melumpuhkan sejumlah pejabat senior Iran, termasuk laporan mengenai tewasnya Pemimpin Tertinggi Ayatullah Ali Khamenei.

Respon Iran dan Dampak Regional

Hingga berita ini diturunkan, pihak Teheran belum memberikan konfirmasi resmi mengenai total kerugian armada laut mereka. Namun, Iran dilaporkan telah melakukan aksi balasan dengan meluncurkan gelombang serangan drone dan rudal.

Serangan balasan Iran tersebut menargetkan sejumlah negara di kawasan Teluk yang menjadi lokasi pangkalan atau aset militer Amerika Serikat. Situasi di Teluk Oman dan sekitarnya saat ini dilaporkan berada dalam status siaga tertinggi, mengingat pentingnya jalur ini bagi pasokan energi global.

Para analis memprediksi bahwa hancurnya armada kapal Iran akan mengubah peta kekuatan di Selat Hormuz, namun risiko perang terbuka yang lebih luas kini berada di depan mata.

(Anadolu/Ant/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya