Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Eksekutif Center of Reform on Economics (CoRE) Mohammad Faisal mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying bahan bakar minyak (BBM) di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global Perang AS-Israel Vs Iran yang berpotensi memengaruhi pasokan energi. Menurutnya, pemerintah perlu segera memperkuat langkah-langkah antisipatif agar pasokan energi nasional tetap terjaga dan kepercayaan publik tidak terganggu.
Faisal menilai langkah paling mendesak adalah memperkuat cadangan stok minyak nasional. Saat ini, cadangan BBM nasional dinilai masih relatif terbatas sehingga perlu segera ditingkatkan untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan global.
“Yang dilakukan pertama adalah stocking, benar-benar mengumpulkan cadangan minyak. Kalau sekarang cuma sekitar 21 hari, berarti harus segera ditambah stoknya dengan melakukan pembelian. Kalau tidak ada fasilitas penyimpanan, bisa juga menyewa tempat penyimpanan,” ujar Faisal saat dihubungi, Jumat (6/3).
Ia menekankan bahwa persoalan stok BBM sangat krusial karena dapat berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi maupun kondisi sosial masyarakat.
“Masalah BBM itu sangat krusial karena bisa rentan, baik terhadap politik maupun juga terhadap masyarakat secara umum. Karena itu penguatan cadangan energi menjadi langkah penting yang harus segera dilakukan,” katanya.
Selain memperkuat cadangan, Faisal juga mendorong pemerintah untuk memperluas sumber pasokan minyak dari negara yang relatif aman dan jauh dari kawasan konflik agar risiko gangguan pasokan dapat diminimalkan.
“Pemerintah juga perlu mencari sumber-sumber negara asal minyak yang paling aman, tentu yang jauh dari area konflik,” ujarnya.
Di sisi lain, ia menilai percepatan transisi energi juga menjadi bagian penting dari strategi jangka menengah untuk mengurangi ketergantungan impor energi, khususnya impor solar. Upaya tersebut sejalan dengan rencana pengembangan biodiesel yang sebelumnya disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.
“Transisi energi juga harus dipercepat, misalnya melalui pengembangan biodiesel untuk mengurangi impor kita, terutama impor solar,” kata Faisal.
Ia menambahkan pemerintah juga perlu melakukan komunikasi yang jelas kepada masyarakat mengenai langkah-langkah konkret yang telah diambil agar tidak memicu kepanikan.
“Sosialisasi kepada masyarakat itu penting, tetapi harus dibarengi dengan upaya konkret. Kalau hanya menjelaskan tanpa ada langkah nyata, itu tidak akan cukup untuk menenangkan masyarakat,” ujarnya.
Senada, Peneliti CoRE, Yusuf Rendy Manilet menyampaikan bahwa pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengenai stok BBM nasional yang hanya berada pada kisaran 20–25 hari pada dasarnya merujuk pada kapasitas penyimpanan yang memang selama ini dimiliki Indonesia, bukan indikasi bahwa pasokan akan segera habis.
“Namun karena informasi teknis tersebut disampaikan tanpa konteks yang memadai, sebagian masyarakat menafsirkannya sebagai tanda akan terjadinya kelangkaan, sehingga muncul kepanikan dan mendorong perilaku pembelian berlebih,” terang dia.
Situasi ini, sambung Yusuf, menunjukkan adanya kesenjangan antara cara pemerintah menyampaikan informasi dan cara masyarakat memahaminya. DIrinya menegaskan, penjelasan yang bersifat teknokratis sering kali tidak diterjemahkan ke dalam bahasa yang mudah dipahami publik, sementara masyarakat memproses informasi dengan logika sederhana yang sangat dipengaruhi rasa aman terhadap kebutuhan sehari-hari.
“Memang tidak dapat dipungkiri bahwa terdapat tekanan dari situasi global, termasuk ketegangan geopolitik yang berpotensi mengganggu jalur distribusi energi dan mendorong kenaikan harga minyak dunia. Namun tekanan tersebut tidak serta-merta berarti pasokan domestik berada dalam kondisi darurat. Justru yang lebih berbahaya adalah ketika kepanikan masyarakat menciptakan efek self-fulfilling prophecy, yaitu perilaku membeli secara berlebihan yang akhirnya benar-benar menimbulkan kelangkaan di tingkat distribusi,” imbuhnya. (H-3)
ANGGOTA Komisi VI DPR RI Rachmat Gobel turut menyikapi pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil lahadalia terkait stok BBM dalam negeri hanya untuk 21 hari.
CADANGAN BBM nasional yang saat ini berada di kisaran sekitar 20–21 hari dinilai masih cukup untuk memenuhi kebutuhan energi dalam kondisi normal, sehingga masyarakat tidak perlu panik.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ungkap cadangan BBM nasional aman di atas standar. Presiden Prabowo instruksikan bangun storage baru di Sumatra guna perkuat energi.
Ia menyoroti fenomena truk-truk yang mengantre di SPBU untuk membeli BBM, lalu dijual kembali.
Sementara itu, cadangan Jenis BBM Umum (JBU) RON 92 tercatat sekitar 28 hari dan RON 98 sekitar 31 hari.
Pasokan BBM di kawasan tersebut disuplai dari Fuel Terminal Maos, Kabupaten Cilacap. Selama periode Satgas Rafi, Pertamina menambah stok BBM sekitar 4 hingga 5 persen.
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah membuka Posko Nasional sektor ESDM sebagai pusat pemantauan dan koordinasi layanan energi selama arus mudik.
Anggota Komisi XII DPR RI Ratna Juwita Sari mendorong pemerintah untuk memperkuat cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memastikan bahwa kondisi stok energi nasional, khususnya bahan bakar minyak (BBM) dan LPG, tetap berada pada tingkat yang mencukupi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved