Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
CADANGAN BBM nasional yang saat ini berada di kisaran sekitar 20–21 hari dinilai masih cukup untuk memenuhi kebutuhan energi dalam kondisi normal, sehingga masyarakat tidak perlu panik membeli bahan bakar secara berlebihan atau panic buying. Cadangan BBM nasional tersebut merupakan kapasitas penyimpanan yang tersedia di berbagai fasilitas seperti tank farm, floating storage, hingga tangki di SPBU yang terus mendapatkan pasokan baru secara berkala.
Praktisi minyak dan gas sekaligus Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI), Hadi Ismoyo, mengatakan cadangan BBM nasional sekitar 21 hari berarti stok tersebut dapat digunakan selama periode tersebut jika tidak ada tambahan pasokan baru. Namun dalam praktiknya, pasokan BBM selalu terus masuk ke fasilitas penyimpanan sehingga distribusi energi tetap berjalan normal.
“Kalau cadangan BBM 21 hari itu artinya bila dipakai terus tanpa tambahan pasokan, maka dalam 21 hari akan habis. Namun storage itu tersebar di berbagai tempat seperti tank farm, floating storage, bunker di pelabuhan, hingga tangki SPBU,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (6/3).
Ia menjelaskan bahwa cadangan sekitar 20 hari memang belum ideal, tetapi masih memadai karena Indonesia tidak sedang berada dalam konflik langsung dengan negara lain. Menurutnya, standar ideal cadangan energi memang sekitar 90 hari, namun membutuhkan biaya yang sangat besar untuk pembangunan fasilitas penyimpanan tambahan.
Untuk meningkatkan ketahanan energi, pemerintah dapat menambah kapasitas penyimpanan melalui penyewaan fasilitas seperti floating storage atau tank farm di wilayah regional, misalnya di Kepulauan Riau maupun Singapura. Dengan cara ini, stok BBM dapat diperkuat tanpa harus langsung membangun infrastruktur baru yang membutuhkan investasi besar dan waktu pembangunan yang panjang.
Berdasarkan perhitungannya, jika Indonesia ingin menambah cadangan dari sekitar 20 hari menjadi 90 hari, maka diperlukan tambahan sekitar 112 juta barel BBM, setara dengan 56 fasilitas penyimpanan berkapasitas 2 juta barel. Pembangunan fasilitas tersebut diperkirakan membutuhkan investasi puluhan miliar dolar serta waktu konstruksi hingga tiga tahun.
Meski demikian, Hadi menilai peningkatan cadangan secara bertahap lebih realistis, misalnya dari 20 hari menjadi sekitar 30 hari. Dengan langkah tersebut, kebutuhan biaya dan infrastruktur tambahan bisa lebih terkendali, sementara ketahanan pasokan energi tetap meningkat.
Ia juga menegaskan bahwa pasokan minyak dunia sebenarnya masih cukup karena produksi global didominasi oleh beberapa negara besar seperti Amerika Serikat, Rusia, dan Arab Saudi. Karena itu, ketersediaan energi global lebih banyak dipengaruhi oleh faktor harga dan spesifikasi produk, bukan semata-mata kelangkaan pasokan.
Menurutnya, komunikasi yang jelas dari pemerintah dan pemangku kepentingan energi juga penting agar masyarakat tidak panik. “Pertamina dan Kementerian ESDM seharusnya secara otomatis menyampaikan kondisi stok dan langkah antisipasi kepada publik supaya tidak terjadi kepanikan,” pungkasnya. (H-3)
DIREKTUR Eksekutif CoRE Mohammad Faisal mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying bahan bakar minyak (BBM) di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ungkap cadangan BBM nasional aman di atas standar. Presiden Prabowo instruksikan bangun storage baru di Sumatra guna perkuat energi.
ANTREAN kendaraan disejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) mulai meningkat sejak Jumat pagi (6/3).
DIREKTUR Eksekutif CoRE Mohammad Faisal mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying bahan bakar minyak (BBM) di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.
Kementerian ESDM pastikan stok BBM nasional aman & harga subsidi tetap stabil di tengah konflik Timur Tengah. Simak imbauan pemerintah agar tak panic buying.
ANTREAN panjang pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah sudah berlangsung tiga hari terakhir.
FENOMENA panic buying atau membeli secara berlebihan BBM terjadi di Kabupaten Bangka, Bangka Belitung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved