Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI berkuasa di Korea Selatan menepis spekulasi Presiden Yoon Suk Yeol akan mengundurkan diri sebelum Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan hasil sidang pemakzulannya
Pemimpin sementara Partai Kekuatan Rakyat (PPP) yang berkuasa, Kwon Young-se, menolak spekulasi tersebut dan menyebut langkah itu tidak realistis dan tidak pantas, demikian laporan Kantor Berita Yonhap yang berkantor pusat di Seoul.
Dalam forum debat yang digelar Kwanhun Club, asosiasi jurnalis senior Korea Selatan, Kwon menegaskan tentang kemungkinan Yoon mengundurkan diri secara sukarela di tengah kekhawatiran putusan pemakzulan dapat memicu bentrokan antara faksi politik.
"Saya tidak menganggap pengunduran dirinya akan menyelesaikan semua masalah ini, terlepas dari apakah hal itu memungkinkan secara hukum dan konstitusional, Itu tidak tepat," katanya.
Kwon mengatakan bahwa keputusan Yoon untuk mengundurkan diri sepenuhnya tergantung pada dirinya dan bukan pada tim hukumnya.
Ia merujuk pada pernyataan terbaru tim hukum Yoon yang menunjukkan bahwa mereka bisa mengambil keputusan besar.
"Pilihan semacam itu secara realistis tidak dipertimbangkan, dan bahkan jika dipertimbangkan, itu bukanlah tindakan yang tepat," tambahnya.
Kwon mengakui bahwa deklarasi darurat militer Yoon pada 3 Desember tahun lalu, telah menjerumuskan negara tersebut ke dalam krisis politik terburuk dalam sejarah. Menurutnya jelas sebuah kesalahan dan tindakan yang berlebihan.
Yoon tengah diselidiki atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan memimpin pemberontakan, menjadikannya presiden pertama yang ditangkap. Ia juga dikenai larangan bepergian ke luar negeri.
Yoon diskors dari jabatannya sejak 14 Desember, ketika parlemen memutuskan untuk memakzulkannya, kasusnya kini berada di Mahkamah Konstitusi.
Mereka memiliki waktu hingga enam bulan untuk memutuskan apakah akan mencopotnya dari jabatan atau mengembalikannya ke jabatan semula.
Keputusan ini menjadi momen krusial bagi Korea Selatan, mengingat ketegangan politik yang meningkat antara kubu pemerintah dan oposisi. (I-3)
Intip keseruan ILLIT dan CORTIS saat menyambut kepulangan atlet Korea Selatan dari Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 di Blue House, Seoul.
Otoritas Seoul telah menetapkan peringatan Level 4 untuk seluruh wilayah Iran.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan siap menjalin hubungan baik dengan Amerika Serikat jika status nuklir negaranya diakui, namun ia menutup pintu bagi Korea Selatan.
Kolaborasi CBI-KCB hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui kerangka kerja yang aman dan patuh terhadap regulasi perlindungan data pribadi di kedua negara.
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol divonis penjara seumur hidup. Ia terbukti mendalangi pemberontakan melalui upaya darurat militer pada Desember 2024 lalu.
Bank Woori Saudara hadirkan WBK Pre-Registration Service untuk mempermudah WNI membuka rekening dan mengakses layanan perbankan di Korea Selatan.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri komunikasi antara Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin (ALB) dengan Sudewo (SDW) saat masih menjabat sebagai Bupati Pati.
KPK memeriksa Ketua DPRD Pati Ali Badrudin terkait dugaan pemerasan dalam seleksi calon perangkat desa. Kasus ini menjerat Bupati nonaktif Pati Sudewo.
Najib menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah meredakan ketegangan dan mendorong tercapainya islah atau rekonsiliasi di tubuh PBNU.
Untuk melengserkan Bupati Paii Sudewo harus melalui mekanisme di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
DPRD Kabupaten Pati resmi membentuk panitia khusus (pansus) hak angket untuk memproses pemakzulan Bupati Pati, Sudewo.
Akan lebih bijak jika Jokowi menyebut dengan tegas orang besar yang membekingi tuduhan ijazah palsu dan pemakzulan Gibran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved