Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SERDADU Israel mengatakan pada hari Sabtu bahwa sekitar 55 roket ditembakkan dari Libanon ke Galilea Atas, Israel utara. Meski beberapa roket tersebut berhasil dicegat, sebagian besar mendarat di area terbuka, dan tak ada korban luka yang tercatat.
"Setelah alarm diaktifkan di wilayah Galilea Atas, sekitar 35 roket terdeteksi datang dari wilayah Libanon," kata tentara Israel dalam sebuah pernyataan, dilansir Anadolu, Minggu (15/9).
Militer juga melaporkan serangan roket sebelumnya ketika sekitar 20 roket diluncurkan dari Libanon, beberapa dicegat dan lainnya mendarat di daerah terbuka, lagi-lagi tidak menimbulkan korban luka. Harian Maariv melaporkan bahwa kelompok Libanon Hizbullah pada Sabtu (14/9)pagi meluncurkan sekitar 20 roket ke kota Safed dan desa Akbara di bagian selatan kota.
Baca juga : Hizbullah Targetkan Lokasi Militer Israel di Perbatasan Libanon
Safed, yang terletak sekitar 41 kilometer dari perbatasan Israel-Libanon, juga menghadapi serangan roket pada Jumat (13/9) malam. Lembaga Penyiaran Publik Israel melaporkan kebakaran terjadi di area terbuka dekat Safed akibat serangan roket, dengan beberapa area masih diduduki.
Sebagai tanggapan, militer Israel mengatakan telah melancarkan serangan udara menggunakan pesawat nirawak untuk menargetkan landasan peluncur roket di Libanon selatan. Selain itu, militer melaporkan telah menyerang gedung militer Hizbullah di Kafr Rumman dan melancarkan serangan artileri ke berbagai sasaran di Libanon selatan.
"Pada hari Sabtu sebelumnya, jet tempur mengebom sebuah gedung militer tempat militan Hizbullah beraksi, dan sebuah gedung militer lain milik kelompok tersebut di wilayah Blida, Libanon selatan," kata tentara Israel.
Baca juga : Israel Vs Hizbullah Panas, AS Siagakan Dua Kapal Induk
Dalam pernyataan pada X, militer mengatakan pihaknya melancarkan serangan artileri di daerah Ayta Ash-Shaab di Libanon selatan, tetapi tidak memberikan informasi lebih lanjut. Lembaga penyiaran Channel 12 Israel melaporkan bahwa sebuah roket yang diluncurkan dari Libanon mendarat di daerah terbuka Kfar Szold di Lembah Houla di Galilea Atas, Israel utara, tanpa menimbulkan korban luka.
Sementara itu, Komando Front Dalam Negeri tentara Israel menginstruksikan penduduk beberapa permukiman untuk menutup kolam renang, mengurangi lalu lintas, dan tinggal di dekat tempat perlindungan, menurut penyiar Saluran 13 Israel.
Ketegangan meningkat di sepanjang perbatasan Libanon dengan Israel di tengah serangan lintas perbatasan antara Hizbullah dan pasukan Israel saat Tel Aviv terus melancarkan serangan terhadap Jalur Gaza yang telah menewaskan lebih dari 41.100 orang sejak Oktober lalu menyusul serangan lintas perbatasan oleh kelompok perlawanan Palestina Hamas. (I-2)
Tasnim melaporkan bahwa IRGC mengeklaim serangan tersebut menargetkan sejumlah lokasi di Beit Shemesh, Tel Aviv, dan Yerusalem.
Infrastruktur bahan bakar, energi, dan gas dari AS-Israel yang menyerang fasilitas energi dan minyak Iran akan dibakar dan dilenyapkan menjadi abu sesegera mungkin.
Dalam pidato yang telah disiapkan, dia mengatakan bahwa Iran dan proksinya tetap mampu menyerang kepentingan AS dan sekutunya di Timur Tengah.
Menlu Palestina ungkap taktik Israel manfaatkan konflik Iran untuk percepat perluasan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Simak kronologi dan dampaknya.
IRGC gunakan rudal Haj Qasem untuk pertama kali serang pangkalan AS di Qatar & Bahrain serta kota-kota Israel sebagai balasan kematian Ayatollah Khamenei.
Donald Trump bereaksi keras atas pengunduran diri Joe Kent. Trump menyebut keputusan tersebut tepat karena menilai Kent sosok yang lemah dalam urusan keamanan AS.
Israel mengatakan pihaknya tidak menargetkan tentara Libanon karena pertempuran mereka bukan dengan mereka, melainkan dengan Hizbullah.
Israel pertimbangkan mobilisasi 450 ribu pasukan cadangan untuk menghadapi eskalasi konflik dengan Libanon, termasuk opsi operasi darat.
SERANGAN roket menghantam Israel pada Senin (16/3). Delapan orang dilaporkan terluka. Serangan tersebut disebut diluncurkan oleh Hizbullah dari Libanon serta oleh Iran.
Israel meluncurkan gelombang serangan udara baru ke Beirut dan wilayah selatan Lebanon. Lebih dari satu juta orang dilaporkan mengungsi dalam dua minggu terakhir.
Pasukan Zionis kemudian melakukan serangan ke sejumlah titik di Libanon, antara lain Beirut selatan serta wilayah Libanon selatan dan timur.
Konflik memuncak! Iran dan Hizbullah luncurkan gelombang rudal ke Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved