Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BELGIA pada Rabu (21/8) mengutuk serangan terbaru Israel terhadap satu sekolah di Gaza dan kembali menyerukan gencatan senjata.
"Belgia mengutuk serangan terhadap suatu sekolah di #Gaza. Menurut @UN, lebih dari 20 serangan terhadap sekolah yang menampung orang-orang yang kehilangan tempat tinggal telah terjadi sejak 4 Juli, menewaskan hampir 300 orang," kata kementerian luar negeri Belgia di media sosial X.
Belgia kembali menyerukan penghentian serangan terhadap warga sipil dan menekankan bahwa hukum humaniter internasional harus dihormati.
Baca juga : Menteri Israel Ingin Blokade Bantuan Gaza, Menteri Belgia: Kejahatan Perang
"Kami mengulangi seruan kami untuk gencatan senjata," tambah kementerian tersebut.
Setidaknya 12 warga Palestina tewas pada Selasa dalam serangan Udara Israel terhadap sekolah yang menampung ratusan orang yang kehilangan tempat tinggal di Kota Gaza, kata Badan Pertahanan Sipil.
Israel secara sistematis menargetkan fasilitas sipil, termasuk sekolah, rumah sakit, dan tempat ibadah, di tengah serangan yang terus berlanjut di Jalur Gaza meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera.
Baca juga : Israel Serang Sekolah Gaza saat Salat Subuh, Indonesia Mengutuk Palestina Tuntut AS
Menurut aturan perang, menargetkan fasilitas sipil semacam itu dapat dianggap sebagai kejahatan perang.
Serangan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 40.170 warga Palestina, sebagian besar alah wanita dan anak-anak, serta melukai lebih dari 92.740 orang sejak 7 Oktober 2023, menurut otoritas kesehatan setempat.
Lebih dari 10 bulan dalam serangan Israel, sebagian besar wilayah Gaza hancur di tengah blokade yang melumpuhkan pasokan makanan, air bersih, dan obat-obatan.
Israel dituduh melakukan genosida di Pengadilan Internasional yang telah memerintahkan agar segera menghentikan operasi militer di kota Rafah bagian selatan. Lebih dari 1 juta warga Palestina telah mencari perlindungan dari perang sebelum wilayah tersebut diserang pada 6 Mei. (Ant/Z-2)
Pasukan Israel mulai merobohkan markas besar UNRWA di Yerusalem Timur. PBB menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya.
ORGANISASI nonpemerintah hak asasi manusia Arab mengajukan permohonan agar Inggris menjatuhkan sanksi terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
SETIDAKNYA 84 tahanan Palestina meninggal di penjara-penjara Israel sejak Oktober 2023 setelah mengalami penyiksaan sistematis.
EMIRAT Arab menjadi salah satu negara pertama yang secara terbuka berkomitmen pada Dewan Perdamaian Presiden Donald Trump pada Selasa (20/1).
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
ORGANISASI nonpemerintah hak asasi manusia Arab mengajukan permohonan agar Inggris menjatuhkan sanksi terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
SETIDAKNYA 84 tahanan Palestina meninggal di penjara-penjara Israel sejak Oktober 2023 setelah mengalami penyiksaan sistematis.
EMIRAT Arab menjadi salah satu negara pertama yang secara terbuka berkomitmen pada Dewan Perdamaian Presiden Donald Trump pada Selasa (20/1).
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved