Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL akan mengirim delegasi tingkat tinggi yang dipimpin ke Qatar pada Senin (18/3), untuk bernegosiasi dengan Hamas. Israel membawa rancangan proposal gencatan senjata berupa 42 hari tanpa deru mesiu dengan tuntutan imbalan pembebasan 40 orang sandera Hamas.
Tahap perundingan ini bisa memakan waktu dua minggu, sebab perwakilan Hamas menghadapi hambatan lebih berat untuk berkomunikasi dengan petingginya di Gaza. Pertemuan antara pemimpin badan intelijen Israel atau Mossad David Barnea, Perdana Menteri Qatar Mohammed Abdulrahman Al Thani dan utusan Mesir diperkirakan akan berlangsung, Senin (18/3).
Pembicaraan di ibu kota Qatar tersebut menjadi yang pertama setelah berminggu-minggu perundingan intens yang melibatkan mediator Qatar, Amerika Serikat (AS), dan Mesir gagal mencapai gencatan senjata antara Israel dan Hamas menjelang bulan suci Ramadhan.
Baca juga : Emir Qatar Serukan Gencatan Senjata Permanen di Gaza saat Temui Presiden Jerman
Pejabat Hamas Osama Hamdan mengatakan kepada saluran televisi Al Manar Hizbullah bahwa ada peluang nyata untuk mengakhiri agresi dan mencapai gencatan senjata permanen.
Hamdan mengatakan Hamas, yang sebelumnya menuntut penarikan penuh Israel akan menerima penarikan sebagian serdadu Israel sebelum pertukaran tahanan.
“Pada tahap pertama, akan ada penghentian total operasi militer, yang berarti tidak ada penerbangan atau pergerakan pasukan dan penarikan sebagian Israel," kata Hamdan.
Baca juga : Qatar Sebut 39 Warga Palestina akan Dibebaskan dari Penjara Israel
Dalam skenario ini, katanya, setelah 14 hari, akan ada penarikan ke timur yang berarti membuka kembali jalan bagi para pengungsi sehingga mereka dapat kembali ke kampung masing-masing.
“Kami menerima bahwa akan ada penarikan sebagian dari Jalur Gaza sebelum pertukaran apa pun, dan dengan berakhirnya tahap pertama, penarikan penuh akan dilakukan dengan berakhirnya operasi militer,” kata Hamdan.
Dia berharap dapat menyelesaikan negosiasi dalam beberapa hari ke depan. Posisi Israel tidak diketahui atas rencana yang digariskan Hamdan.
Baca juga : Ditunda, Israel Sebut Gencatan Senjata dan Pembebasan Tawanan Paling Cepat Hari Jumat
Israel mengkonfirmasi rencananya untuk menghadiri pembicaraan setelah pertemuan Kabinet kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Dalam konferensi pers pada Minggu (17/3), dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz, Netanyahu mengatakan perjanjian perdamaian Gaza yang melemahkan dan membuat tidak mampu mempertahankan diri tidak dapat diterima.
Perang dimulai ketika Hamas melancarkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari Gaza pada 7 Oktober yang menyebabkan sekitar 1.160 orang tewas di Israel, sebagian besar warga sipil, menurut hitungan resmi AFP.
Hamas menyandera sekitar 250 sandera Israel dan asing dalam serangan 7 Oktober, namun puluhan orang dibebaskan dalam gencatan senjata selama seminggu pada November.
Israel yakin sekitar 130 orang masih berada di Gaza, termasuk 33 delapan tentara dan 25 warga sipil yang diperkirakan tewas. Israel telah melakukan pemboman tanpa henti dan serangan darat yang menurut kementerian kesehatan di wilayah Palestina telah menewaskan sedikitnya 31.726 orang, kebanyakan dari mereka adalah perempuan dan anak-anak. (CNA/Z-3)
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Hamas desak Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump hentikan agresi Israel di Gaza. Simak laporan pelanggaran gencatan senjata dan krisis kemanusiaan terbaru.
Hamas mengutuk penyiksaan brutal tahanan Palestina di Penjara Ofer. Temuan medis ungkap luka bakar besi panas hingga dugaan pencurian organ. Simak detailnya.
Hamas ultimatum pasukan internasional di Gaza, singgung peran Indonesia dalam ISF dan tegaskan tak boleh jalankan agenda Israel.
Dalam wawancara terbaru, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menolak keras konsesi wilayah dan menyoroti tekanan dari Donald Trump terkait gencatan senjata.
Operasi evakuasi menghadapi tantangan besar karena minimnya alat berat dan kemampuan teknis yang memadai.
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
Donald Trump desak Putin akhiri perang setelah Rusia melancarkan serangan besar ke infrastruktur energi Kyiv, melanggar janji jeda serangan di musim dingin.
Hal itu disampaikan Prasetyo menanggapi pertanyaan terkait sikap Presiden Prabowo Subianto atas situasi tersebut, di Sentul, Bogor, Senin (2/2).
Gelombang serangan udara Israel di Gaza menewaskan sedikitnya 32 orang, termasuk perempuan dan anak-anak. Gencatan senjata yang dimediasi AS berada di ambang kolaps.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved