Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 39 warga Palestina yang ditahan oleh Israel akan dibebaskan dari penjara pada hari Minggu, 26 November 2023, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al-Ansari, pada hari ketiga pertukaran tawanan dan sandera.
Qatar, dengan dukungan Amerika Serikat dan Mesir, terlibat dalam perundingan intensif selama berminggu-minggu untuk mengamankan gencatan senjata empat hari antara Israel dan militan Hamas, yang dimulai Jumat (24/11) di Gaza setelah hampir tujuh minggu perang yang menewaskan belasan ribu orang.
"Sebagai bagian dari komitmen yang disepakati, 39 warga sipil Palestina akan dibebaskan hari ini sebagai imbalan atas pembebasan 13 tahanan Israel dari Gaza, selain seorang tahanan yang memiliki kewarganegaraan Rusia dan 3 warga Thailand,” kata Majed Al-Ansari dalam sebuah postingan di X, sebelumnya Twitter.
Baca juga : Netanyahu Sambut Baik Kesepakatan dengan Hamas
Tentara Israel secara terpisah mengatakan 13 sandera yang dibebaskan telah kembali ke wilayah Israel, dan empat lainnya sedang dalam perjalanan ke Mesir. Salah satu sandera yang dibebaskan bernama Abigail Edan, 4, warga negara Amerika Serikat.
Selama gencatan senjata empat hari, total 50 sandera sipil diperkirakan akan dibebaskan oleh Hamas. Sebagai imbalannya, 150 tahanan Palestina akan dibebaskan, dan bantuan kemanusiaan telah memasuki Gaza.
Sebelum Minggu malam, gencatan senjata telah membebaskan 26 sandera Israel oleh Hamas dengan imbalan 78 tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.
Baca juga : Ibu Warga Prancis yang Disandera Hamas Mohon kepada Netanyahu
Sebagai hasil negosiasi paralel yang dipimpin oleh Qatar, 14 warga Thailand dan satu warga Filipina juga dibebaskan oleh militan Palestina.
Pembebasan juga dilakukan terhadap satu warga Israel bekewarganegaraan ganda asal Rusia.
Hamas mengatakan, pembebasan seorang sandera Rusia itu sebagai bentuk terima kasih mereka kepada Rusia dan Presiden Rusia Vladimir Putin.
"Sebagai respon atas upaya Presiden Rusia, Putin, dan sebagai penghargaan atas posisi Rusia dalam mendukung perjuangan Palestina, Kami membebaskan seorang tahanan dengan kewarganegaraan Rusia," ujar Hamas dalam pernyataannya. (AFP/Z-4)
Israel menerima dua jenazah sandera dari Gaza melalui Palang Merah. Pemerintah menegaskan penyeberangan Rafah akan tetap ditutup sampai seluruh sandera dikembalikan.
Di antara poin potensial yang diperdebatkan dalam gencatan senjata di Gaza adalah penolakan Hamas untuk melucuti senjata dan kegagalan Israel menarik diri dari daerah kantong tersebut.
Tentara Israel mulai menarik pasukannya secara bertahap dari Jalur Gaza pada Jumat, dan proses ini ditargetkan selesai dalam 24 jam sesuai rencana Presiden AS Donald Trump.
Pemerintah Israel menyatakan telah mengesahkan perjanjian penghentian perang dan pertukaran tahanan dengan kelompok-kelompok Palestina.
Keputusan itu diambil meski ada penolakan luas dari publik dan kekhawatiran langkan tersebut akan membahayakan para sandera.
Puluhan ribu warga Israel turun ke jalan di Tel Aviv pada Minggu waktu setempat menuntut pemerintah segera mengamankan pembebasan para sandera yang tersisa.
Pemerintah Palestina kecam keputusan Israel ubah aturan tanah di Tepi Barat dan mengambil alih Masjid Ibrahimi. Langkah ini dinilai ilegal dan menghambat kemerdekaan.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Rabu waktu setempat.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved