Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Hizbullah Gagalkan Infiltrasi Israel di Libanon, 2 Tank Merkava Hancur

Media Indonesia
10/3/2026 21:50
Hizbullah Gagalkan Infiltrasi Israel di Libanon, 2 Tank Merkava Hancur
Israel.(Al Jazeera)

KETEGANGAN di perbatasan Libanon Selatan kembali memuncak. Kelompok perlawanan Hizbullah mengeklaim telah menggagalkan upaya infiltrasi militer Israel yang mencoba merangsek lebih jauh ke wilayah kedaulatan Libanon pada Selasa (10/3/2026).

Berdasarkan pernyataan resmi Hizbullah, insiden tersebut terjadi di pinggiran selatan Kota Al-Khiyam, tepatnya di kawasan sekitar penjara pada pukul 02.30 waktu setempat (07.30 WIB). Para pejuang Perlawanan Islam dilaporkan terlibat bentrokan sengit untuk menahan laju pasukan darat Israel.

Dua Tank Merkava Israel Dilaporkan Hancur

Dalam operasi pertahanan tersebut, Hizbullah menyatakan berhasil menghantam dua tank tempur utama Merkava milik militer Israel. Salah satu tank dilaporkan terbakar hebat setelah terkena serangan presisi.

Konflik memanas ketika militer Israel mencoba melakukan evakuasi terhadap tank yang rusak tersebut. Hizbullah mengeklaim kembali meluncurkan serangan terhadap tim evakuasi di tengah pertempuran jarak dekat dengan unit infanteri Israel yang bergerak maju.

Selain insiden di Al-Khiyam, pada hari yang sama Hizbullah melaporkan telah melancarkan tujuh operasi gabungan tambahan. Serangan tersebut menargetkan konsentrasi pasukan dan peralatan militer Israel di sepanjang garis perbatasan selatan dengan tingkat akurasi tinggi.

Baca Juga: Situasi Terkini Konflik Timur Tengah dan Dampaknya terhadap Global

Upaya Diplomatik: Presiden Libanon Siap Berdialog

Di tengah dentuman meriam di perbatasan, upaya diplomatik mulai menunjukkan titik terang. Kantor Berita Nasional (NNA) Libanon melaporkan bahwa Presiden Libanon, Joseph Aoun, menyatakan kesiapannya untuk menggelar pembicaraan guna mencapai deeskalasi konflik.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Aoun saat menerima kunjungan diplomatik dari Duta Besar Norwegia, Swedia, dan Denmark di Beirut pada Senin (9/3). Presiden menegaskan komitmen Libanon untuk menghentikan agresi melalui jalur negosiasi formal.

"Libanon siap sepenuhnya untuk melanjutkan negosiasi dan membahas masalah keamanan yang diperlukan guna menghentikan serangan Israel," tegas Aoun sebagaimana dikutip dari laporan NNA.

Hingga berita ini diturunkan, Presiden Aoun dilaporkan telah menyampaikan posisi resmi pemerintah Lebanon kepada sejumlah negara mediator yang berupaya menengahi konflik bersenjata ini agar tidak meluas menjadi perang regional yang lebih besar.

FAQ: Situasi Konflik Libanon-Israel 2026

  • Di mana lokasi pertempuran terbaru terjadi? Pertempuran terkini terkonsentrasi di pinggiran selatan Kota Al-Khiyam, Libanon Selatan.
  • Apa kerugian militer yang dilaporkan? Hizbullah mengeklaim telah menghancurkan dua tank Merkava Israel dalam upaya penghadangan infiltrasi.
  • Bagaimana sikap pemerintah Lebanon? Presiden Joseph Aoun menyatakan kesiapan untuk melakukan deeskalasi dan negosiasi keamanan guna menghentikan serangan. (Sputnik/RIA Novosti-OANA/Ant/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya