Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Serangan Israel di Libanon Selatan: 10 Tewas di Nabatieh, 400 Gugur Sepekan

Media Indonesia
09/3/2026 21:17
Serangan Israel di Libanon Selatan: 10 Tewas di Nabatieh, 400 Gugur Sepekan
Serangan Israel ke Beirut, Libanon.(Al Jazeera)

ESKALASI militer di Timur Tengah terus memburuk. Setidaknya 10 orang dilaporkan tewas dan enam lain luka-luka akibat serangan udara Israel yang menghantam wilayah Libanon selatan pada Minggu malam (8/3/2026).

Berdasarkan laporan Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA), serangan udara tersebut secara spesifik menargetkan kota Sir al-Gharbiyyeh yang terletak di Distrik Nabatieh. Insiden ini menambah deretan panjang serangan mematikan yang menghantam wilayah kedaulatan Libanon dalam sepekan terakhir.

Korban Jiwa Terus Berjatuhan di Beirut dan Wilayah Selatan

Sepanjang hari Minggu tersebut, serangkaian serangan udara Israel di ibu kota Beirut serta wilayah selatan Libanon merenggut sedikitnya 49 nyawa. Laporan Kementerian Kesehatan Libanon menyebutkan bahwa serangan ini terjadi secara beruntun di beberapa titik strategis.

Angka ini menambah daftar tragis korban sipil setelah pada hari Sabtu (7/3), sebanyak 55 orang termasuk anak-anak juga dinyatakan tewas dalam operasi militer serupa di Libanon timur dan selatan. Israel diketahui memperluas kampanye militernya di Libanon sejak Senin pekan lalu sebagai respons atas ketegangan regional yang melibatkan kelompok Hizbullah.

Catatan Konflik: Ketegangan regional meningkat tajam sejak 28 Februari 2026, menyusul serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran yang menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.

Krisis Kemanusiaan: 400 Tewas dalam Sepekan

Eskalasi yang meluas ke Libanon memicu krisis kemanusiaan yang mendalam. Perang lintas perbatasan antara Israel dan Hizbullah kini melibatkan serangan udara intensif dan balasan roket yang menyebabkan ribuan warga sipil mengungsi.

Data terbaru dari otoritas Libanon menunjukkan statistik yang mengkhawatirkan sejak Senin lalu:

Kategori Data Jumlah (Estimasi)
Korban Tewas (Sepekan) Hampir 400 Jiwa
Korban Luka-luka Lebih dari 1.100 Orang
Warga Mengungsi Ribuan Jiwa

Iran membalas serangan AS-Israel dengan meluncurkan drone dan rudal yang menargetkan wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika di kawasan Teluk. Situasi ini membuat Libanon berada di garis depan pertempuran yang mengancam stabilitas keamanan di seluruh kawasan Timur Tengah.

Pemerintah Libanon terus mendesak komunitas internasional untuk melakukan intervensi guna menghentikan agresi militer yang kian tidak terkendali dan melindungi warga sipil yang tidak berdosa. (Ant/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya