Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat dan Inggris melancarkan serangan udara ke Houthi di Yaman yang dituduh mengancam pelayaran internasional di Laut Merah. Siapakah Houthi?
Pada Kamis (11/1), pesawat AS dan Inggris melancarkan serangan udara ke Sana'a, serta wilayah kegubernuran Al Hudaydah, Sa'ada, dan Dhamar. Penyerangan itu berbarengan dengan sidang genosida Israel terhadap warga Gaza, Palestina, di Belanda.
Berikut empat hal yang perlu diketahui tentang Houthi.

Kota-kota di Yaman yang diserang oleh Amerika Serikat-Inggris, sekutu Israel. (AFP)
Houthi didukung oleh Iran, kekuatan regional utama dan musuh bebuyutan Israel.
Mereka adalah anggota “poros perlawanan” yang didukung Teheran, yang menyatukan berbagai organisasi anti-Israel di wilayah tersebut, termasuk militan Hamas Palestina dan Hizbullah Lebanon, serta berbagai kelompok di Irak dan Suriah.
Baca juga : Serangan AS- Inggris ke Yaman Ganggu Keamanan Dunia
Baca juga : Ini Reaksi Dunia Terhadap Serangan AS dan Inggris di Yaman
Sejak dimulainya perang Israel-Hamas pada tanggal 7 Oktober, kelompok Houthi telah melancarkan sejumlah serangan terhadap kapal-kapal komersial yang mereka katakan terkait dengan Israel, sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.
Bertindak bak polisi dunia, Amerika Serikat telah mengerahkan kapal perangnya ke Laut Merah dan membentuk koalisi internasional dengan puluhan negara untuk menghadapi Houthi seorang. Dalih Amerika adalah untuk mengamankan jalur pelayaran penting internasional danmenuduh Iran mendukung dan mendorong serangan tersebut. Namun, Teheran membantah tuduhan tersebut.
Baca juga : Pengamat : Konflik Laut Merah Berpotensi Timbulkan Krisis Pangan dan Energi Global
Baca juga : 20 Negara Keroyok Houthi Yaman Seorang di Laut Merah




Parade militer Houthi di Yaman, pada 21 September 2023. (FOTO-FOTO: AFP/Mohammed Huwais)
Kekuatan militer kelompok ini diperkirakan beberapa tahun lalu berjumlah sekitar 200.000 pejuang, sebuah kekuatan yang terlatih dan terbiasa berperang di daerah gersang dan pegunungan Yaman. .
Setelah menguasai ibu kota Sanaa pada tahun 2014, kelompok Houthi menguasai sebagian besar wilayah negara tersebut, khususnya di wilayah utara.
Rudal jarak jauh dan drone mereka, yang dikembangkan menggunakan teknologi Iran, menurut lawan mereka, dianggap sebagai ancaman serius oleh negara-negara tetangga di Teluk.
Kelompok Huthi sebelumnya telah melakukan serangan terhadap Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, keduanya merupakan anggota koalisi yang mendukung pemerintah Yaman melawan Huthi sejak tahun 2015.
Namun hingga saat ini, mereka belum melakukan intervensi terhadap konflik yang tidak melibatkan Yaman.
Setelah berperang melawan kelompok Houthi selama lebih dari delapan tahun, Riyadh memulai pembicaraan damai dengan kelompok tersebut tahun lalu dengan harapan dapat mengakhiri konflik yang telah menghancurkan salah satu negara termiskin di dunia.
Pertempuran sebagian besar terhenti sejak gencatan senjata pada awal tahun 2022.

Pendukung Houthi di Yaman melakukan aksi bela Palestina pada 18 Oktober 2023 (AFP/Mohammed Huwais)
Meskipun ribuan pejuangnya terbunuh, Houthi terus menarik rekrutan muda di negara berpenduduk sekitar 30 juta orang yang berjuang melawan salah satu bencana kemanusiaan terburuk di dunia.
Perang saudara telah menewaskan ratusan ribu orang secara langsung atau tidak langsung dan menyebabkan jutaan orang berada di ambang kelaparan, menurut PBB.
Dengan mengklaim melakukan serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah yang terkait dengan Israel dan AS sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina di Gaza, kelompok Houthi telah mendapatkan visibilitas global dan memperkuat basis populer mereka baik di Yaman maupun di seluruh wilayah, kata para ahli.

Tentara Houthi menghadiri parade militer resmi yang menandai ulang tahun kesembilan pengambilalihan ibu kota, Sanaa oleh Houthi, pada 21 September 2023. (AFP/Mohammed Huwais)
Berasal dari utara Yaman, Houthi didirikan sebagai sebuah gerakan pada tahun 1990an untuk melawan dugaan marginalisasi komunitas minoritas Zaidi mereka, sebuah cabang Islam Syiah, di negara mayoritas Sunni.
Zaidi mencapai puncaknya di utara Yaman dengan pembentukan "imamah" (rezim politik yang dijalankan oleh seorang imam) pada abad ke-9, yang bertahan hingga pertengahan abad ke-20.
Di wilayah yang mereka kuasai, kelompok Houthi menerapkan aturan sosial dan agama yang sangat ketat yang khususnya menyasar perempuan. (AFP/Z-4)
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
TUJUH pejuang separatis tewas dalam serangan udara pada Jumat (2/1) ketika koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman membalas serangan yang gencar dilakukan Dewan Transisi Selatan (STC).
HADRAMAUT merupakan provinsi terluas di Yaman, sekitar sepertiga wilayah negara, sekaligus yang paling makmur. Di sana tersimpan sebagian besar cadangan minyak Yaman.
Di tengah perang berkepanjangan konflik Yaman melawan kelompok Houthi yang didukung Iran sejak 2014, kini muncul pertarungan internal antarfaksi bersenjata.
KELOMPOK separatis di Yaman menegaskan tidak akan menarik pasukan dari wilayah yang telah mereka kuasai meski mendapat tekanan dari pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.
Saudi menyatakan penyesalannya atas tekanan UEA terhadap pasukan Dewan Transisi Selatan untuk melakukan operasi militer di perbatasan selatan.
Swis resmi bekukan ekspor senjata baru ke AS demi jaga netralitas di tengah perang Iran. Bern juga tutup ruang udara bagi penerbangan militer Washington ke Timur Tengah.
AS setujui syarat Iran untuk fokuskan negosiasi hanya pada program nuklir. Mediasi negara Teluk berhasil tekan Washington guna hindari konflik regional lebih luas.
Iran bantah klaim Trump soal negosiasi & ancam negara sekutu AS. Simak update terkini kondisi Pulau Kharg hingga dampak tewasnya Ali Khamenei di sini
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved