Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK separatis Yaman menegaskan tidak akan menarik pasukan dari wilayah yang telah mereka kuasai meski mendapat tekanan dari pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi. Penolakan itu disampaikan hanya beberapa jam setelah serangan udara Saudi menghantam sebuah pelabuhan yang berada di bawah kendali separatis, dengan dalih menargetkan pengiriman senjata.
Juru bicara Dewan Transisi Selatan (Southern Transitional Council/STC), Anwar Al-Tamimi, menegaskan pihaknya tidak memiliki niat untuk mundur dari wilayah yang dikuasai. Menurutnya, tuntutan agar separatis meninggalkan area tersebut tidak masuk akal.
“Tidak ada sedikit pun pemikiran untuk mundur. Tidak masuk akal jika pemilik tanah diminta meninggalkan wilayahnya sendiri. Situasi justru menuntut kami untuk bertahan dan memperkuat posisi,” ujar Al-Tamimi kepada AFP.
Dia menambahkan pasukan STC berada dalam posisi defensif dan siap merespons setiap pergerakan yang dianggap mengancam.
“Kami berada dalam posisi bertahan, dan setiap pergerakan menuju pasukan kami akan dibalas oleh pasukan kami,” katanya.
Al-Tamimi juga mengungkapkan Arab Saudi disebut telah mengerahkan sekitar 20.000 personel keamanan di sepanjang perbatasan yang berdekatan dengan wilayah yang dikuasai STC.
Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari tekanan militer terhadap separatis yang dalam beberapa pekan terakhir mencatatkan kemajuan signifikan.
Didukung Uni Emirat Arab (UEA), kelompok separatis yang ingin menghidupkan kembali negara Yaman Selatan yang pernah berdiri sendiri itu berhasil merebut sejumlah wilayah melalui serangan cepat.
Sejumlah analis menilai keberhasilan tersebut menjadi pukulan diplomatik dan militer bagi Arab Saudi, yang selama ini menjadi penopang utama pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Pada Selasa waktu setempat, Arab Saudi secara terbuka menyatakan laju ekspansi STC di Yaman merupakan ancaman langsung terhadap keamanan kerajaan.
Pernyataan itu disampaikan bersamaan dengan pelancaran serangan udara yang diklaim menargetkan pengiriman senjata ke sebuah pelabuhan yang dikuasai separatis.
Namun, STC membantah keras tudingan tersebut. Al-Tamimi menegaskan peralatan militer yang menjadi sasaran serangan bukan milik kelompoknya.
“Kendaraan-kendaraan itu adalah milik pasukan Emirat di Yaman sebagai bagian dari Koalisi Arab dan aliansi kontra-terorisme,” ujarnya. (AFP/H-3)
HADRAMAUT merupakan provinsi terluas di Yaman, sekitar sepertiga wilayah negara, sekaligus yang paling makmur. Di sana tersimpan sebagian besar cadangan minyak Yaman.
ANGKATAN bersenjata Iran pada Minggu (27/10) menewaskan sedikitnya empat teroris di balik serangan mematikan terhadap polisi.
Di tengah perang berkepanjangan konflik Yaman melawan kelompok Houthi yang didukung Iran sejak 2014, kini muncul pertarungan internal antarfaksi bersenjata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved