Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
LEBIH dari 20 negara telah bergabung dengan koalisi pimpinan Amerika Serikat untuk melindungi pengiriman Laut Merah dari serangan Angkatan Bersenjata Houthi Yaman, kata Pentagon pada hari Kamis (21/12).
Kelompok Huthi yang didukung Iran telah berulang kali menargetkan kapal-kapal di jalur pelayaran penting dengan serangan yang mereka katakan untuk mendukung warga Palestina di Gaza, tempat Israel memerangi kelompok militan Hamas.
“Saat ini ada lebih dari 20 negara yang mendaftar untuk berpartisipasi” dalam koalisi, kata juru bicara Pentagon Mayor Jenderal Pat Ryder kepada wartawan.
Baca juga : Uni Eropa Masuk di Barisan AS, Hadapi Houthi Yaman
Ryder mengatakan kelompok Huthi “menyerang kesejahteraan ekonomi dan kemakmuran negara-negara di seluruh dunia,” yang secara efektif menjadi “bandit di sepanjang jalan raya internasional yaitu Laut Merah.”
Pasukan koalisi akan "berfungsi sebagai patroli jalan raya, berpatroli di Laut Merah dan Teluk Aden untuk merespons -- dan membantu jika diperlukan -- kapal komersial yang transit di jalur perairan internasional yang penting ini," katanya, sambil menyerukan kepada kelompok Houthi untuk menghentikan serangan mereka.
Baca juga : Evergreen Setop Pengiriman Kargo Tujuan Israel, Ikuti Maersk, Hapag Llyod
Putaran terakhir konflik Israel-Hamas dimulai ketika kelompok militan Palestina melakukan serangan mengejutkan lintas batas pada tanggal 7 Oktober yang menewaskan sekitar 1.140 orang di Israel, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka-angka Israel.
Bersumpah untuk menghancurkan Hamas, Israel memulai pemboman tanpa henti terhadap sasaran-sasaran di Gaza, bersamaan dengan invasi darat, yang menurut pemerintah Hamas di Gaza pada hari Rabu telah menewaskan sedikitnya 20.000 orang.
Kematian tersebut telah memicu kemarahan luas di Timur Tengah dan mendorong terjadinya serangan oleh kelompok bersenjata di wilayah tersebut, termasuk serangan Huthi terhadap kapal-kapal Laut Merah.
Amerika Serikat mengumumkan koalisi multinasional Laut Merah pada hari Senin, sementara Houthi memperingatkan dua hari kemudian bahwa mereka akan menyerang balik jika diserang.

Juru bicara Houthi Yaman, Brigadir Yahya Saree. (AFP)
Angkatan bersenjata Houthi di Yaman telah melancarkan serangkaian serangan drone dan rudal terhadap kapal-kapal yang memasuki Laut Merah, yang bertujuan untuk menekan Israel atas perang dahsyatnya dengan Hamas di Jalur Gaza.
Angkatan Bersenjata Yaman menegaskan kembali jaminan mereka kepada semua kapal yang menuju ke semua pelabuhan di seluruh dunia, kecuali pelabuhan Israel.
"Serangan itu dilakukan karena penindasan Israel terhadap rakyat Palestina, yang saat ini sedang menjadi sasaran pembunuhan, penghancuran dan pengepungan di Jalur Gaza," kata Brigjen Yahya Saree, juru bicara Houthi. (AFP/Z-4)
Serangan kelompok Houthi Yaman menyebabkan kerusakan struktural yang parah, memaksa awak kapal meninggalkan kapal di perairan yang ganas di lepas pantai Yaman.
Kelompok pemberontak Houthi di Yaman kembali melancarkan aksi mereka, mengakhiri masa tenang selama beberapa bulan terakhir.
Pelabuhan Patimban Subang, Jawa Barat, belum bisa dioperasikan untuk kapal kontainer lantaran belum memiliki crane untuk bongkar muat kontainer dan jaraknya jauh dengan kawasan industri.
Di Filipina, topan gaemi memperburuk kondisi hujan, menyebabkan kapal tanker MT Terra Nova terbalik dan satu kapal kargo tenggelam di lepas pantai selatan Taiwan.
Otoritas Kanal Panama telah mengumumkan rencana untuk meningkatkan jumlah kapal yang diizinkan melewati kanal setiap hari karena tanda-tanda perbaikan level air.
Tiga crane tiba di pelabuhan Baltimore untuk memulai operasi membersihkan puing-puing dari jembatan yang runtuh akibat tabrakan kapal peti kemas.
AS menyita dua kapal tanker pada Rabu (7/1), termasuk satu yang melarikan diri dari blokade AS di dekat Venezuela dan sedang dikawal kapal selam Rusia serta kapal angkatan laut Rusia di Atlantik.
Penjaga Pantai AS terlibat aksi pengejaran kapal tanker Bella 1 di perairan internasional dekat Venezuela. Langkah ini merupakan eskalasi blokade minyak rezim Maduro.
Amerika Serikat menjatuhkan sanksi baru terhadap enam kapal pembawa minyak Venezuela dan keluarga Presiden Nicolás Maduro, sehari setelah penyitaan tanker Skipper.
Departemen Kehakiman AS menyita kapal tanker “The Skipper” yang diduga terlibat jaringan pengiriman minyak ilegal dari Venezuela dan Iran.
Hingga saat ini PIS mengelola secara langsung 2.500 kru kapal milik yang digunakan untuk inhouse ship management.
Daftar tersebut melaporkan hanya terdapat dua perusahaan asal Indonesia yang termasuk pemilik kapal terbanyak yaitu Waruna Group dan Pertamina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved