Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETEGANGAN di perairan internasional dekat Venezuela meningkat drastis setelah Penjaga Pantai Amerika Serikat (US Coast Guard) terlibat aksi pengejaran terhadap sebuah kapal tanker, Minggu (21/12). Insiden ini merupakan bagian dari langkah tegas pemerintahan Presiden Donald Trump untuk memutus jalur ekonomi utama industri minyak Venezuela.
Kapal yang menjadi sasaran, Bella 1, diketahui sedang berlayar menuju Venezuela untuk mengangkut minyak. Kapal ini sebelumnya telah masuk dalam daftar sanksi AS karena keterkaitannya dengan minyak Iran. Pejabat Amerika menyebut kapal tersebut sebagai bagian dari "armada bayangan" (shadow fleet) yang sering digunakan negara-negara tersanksi untuk menyelundupkan minyak.
Seorang pejabat AS, yang berbicara dalam kondisi anonim, mengungkapkan pengejaran bermula ketika personel Penjaga Pantai mencoba melakukan pemeriksaan (boarding) terhadap kapal tersebut. Namun, Bella 1 menolak berhenti dan terus berlayar, memicu aksi pengejaran aktif di laut lepas.
"Penjaga Pantai Amerika Serikat sedang dalam pengejaran aktif terhadap kapal armada gelap tersanksi yang merupakan bagian dari penghindaran sanksi ilegal Venezuela," ujar pejabat AS lainnya. Ia menambahkan bahwa kapal tersebut mengibarkan bendera palsu dan berada di bawah perintah penyitaan yudisial.
Aksi pada Minggu ini merupakan operasi kedua dalam dua hari berturut-turut. Pada Sabtu, AS berhasil mencegat tanker Centuries di perairan internasional. Sekretaris Keamanan Dalam Negeri, Kristi Noem, membagikan video operasi tersebut yang menunjukkan helikopter membayangi kapal tanker di tengah laut.
Noem menegaskan komitmen AS dalam menekan sumber pendanaan ilegal di kawasan tersebut.
"Amerika Serikat akan terus mengejar pergerakan minyak tersanksi secara ilegal yang digunakan untuk mendanai terorisme narkotika di kawasan ini," tegas Noem.
Langkah agresif ini merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Donald Trump pekan lalu untuk melakukan blokade "lengkap" terhadap tanker-tanker tersanksi yang keluar masuk Venezuela. Trump menuduh pemimpin Venezuela, Nicolas Maduro, mendanai banjir narkoba dan migran ke AS melalui pendapatan minyaknya.
Meskipun Venezuela memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, produksinya merosot tajam akibat sanksi internasional. Saat ini, sebagian besar minyak Venezuela dijual ke pasar China dan Asia melalui jaringan pengiriman ilegal.
Pemerintah Venezuela bereaksi keras terhadap tindakan AS dan menyebut blokade tersebut sebagai "ancaman yang gegabah dan serius." Wakil Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez, mengeluarkan pernyataan tegas sebagai protes atas penyitaan kapal Centuries.
"Venezuela menolak pencurian dan pembajakan kapal swasta baru yang mengangkut minyak Venezuela. Kami akan mengambil semua tindakan yang tepat, termasuk melaporkan hal ini ke Dewan Keamanan PBB, organisasi multilateral lainnya, dan pemerintah dunia," ujar Rodriguez.
Situasi di Karibia kini terus dipantau secara ketat seiring dengan meningkatnya kehadiran militer dan patroli maritim AS di jalur-jalur utama perdagangan minyak Amerika Selatan tersebut. (CNN/Z-2)
Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Türk melaporkan dugaan penyiksaan dan penahanan sewenang-wenang di Venezuela masih berlanjut di bawah kepemimpinan Delcy Rodríguez.
Venezuela dan AS sepakat bekerja sama mengembangkan sektor pertambangan. Reformasi hukum disiapkan untuk menarik perusahaan raksasa tambang global.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa operasi yang dilakukan AS terhadap Venezuela dapat menjadi contoh dalam menghadapi dinamika kekuasaan di Iran.
Menteri Luar Negeri Venezuela menuntut pembebasan segera Nicolas Maduro yang ditangkap pasukan AS. Simak perkembangan terbaru pasca-kudeta Januari 2026.
Gelombang pembebasan tahanan politik di Venezuela dimulai. Sebanyak 1.557 orang ajukan amnesti, termasuk pengosongan penjara El Helicoide yang kontroversial.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran sebenarnya ingin bernegosiasi, meskipun tidak berani mengakuinya secara terbuka
Presiden AS Donald Trump resmi umumkan jadwal kunjungan ke Tiongkok untuk bertemu Xi Jinping. Kunjungan pertama dalam 10 tahun ini sempat tertunda akibat krisis Selat Hormuz.
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan Iran agar segera menerima kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
Donald Trump menyebut negosiator Iran takut dibunuh rakyatnya sendiri jika mengaku berunding dengan AS. Di sisi lain, Iran sebut negosiasi adalah kekalahan.
Iran bantah klaim Donald Trump soal negosiasi damai. Dugaan manipulasi pasar mencuat setelah adanya lonjakan trading mencurigakan sebelum klaim Trump di media sosial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved