Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Korea Selatan Korsel Yoon Suk-yeol bersama ibu negara Kim Heon Hee tiba di Bali, Minggu (13/11) malam. Kehadirannya itu untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.
"Iya tiba tadi malam," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah, Senin (14/11).
Pesawat Kepresidenan Korea mendarat pukul 23.40 WITA di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali. Seturunnya dari tangga pesawat, Presiden Yoon disambut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Baca juga: Presiden Korsel Minta Maaf Atas Tragedi Itaewon
Bersama istrinya, Presiden Yoon kemudian berjalan di atas karpet merah diiringi tarian pendet di kiri kanannya. Seusai penyambutan di bandara, Presiden Yoon dikawal menuju hotel tempat menginap di Nusa Dua, Bali.
Ucapan sambutan kedatangan Presiden Korsel juga sudah terlihat dari dalam pesawat berwarna putih tersebut.
"Welcome H.E. Yoon Suk-yeol, the President of the Republic of Korea to Bali for G20 Bali Summit 2022".(RO/OL-5)
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan siap menjalin hubungan baik dengan Amerika Serikat jika status nuklir negaranya diakui, namun ia menutup pintu bagi Korea Selatan.
Kolaborasi CBI-KCB hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui kerangka kerja yang aman dan patuh terhadap regulasi perlindungan data pribadi di kedua negara.
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol divonis penjara seumur hidup. Ia terbukti mendalangi pemberontakan melalui upaya darurat militer pada Desember 2024 lalu.
Bank Woori Saudara hadirkan WBK Pre-Registration Service untuk mempermudah WNI membuka rekening dan mengakses layanan perbankan di Korea Selatan.
BANDUNG International Food & HoReCa Expo (BIFHEX) yang memasuki tahun ke-11 penyelenggaraannya, yang merupakan ajang B2B terbesar di Jawa Barat.
Dua atlet ski lintas alam Korea Selatan didiskualifikasi dari Olimpiade Milan-Cortina setelah peralatan mereka terdeteksi mengandung zat fluor terlarang.
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol terancam hukuman tambahan dari 6 kasus baru, mulai dari spionase drone ke Korut hingga skandal dana kampanye ilegal.
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.
Pengadilan Seoul akan membacakan vonis terhadap mantan Presiden Yoon Suk Yeol atas tuduhan menghalangi penyidikan terkait deklarasi darurat militer 2024.
Jaksa khusus menuntut hukuman mati bagi mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol terkait upaya pemberontakan melalui deklarasi darurat militer yang gagal.
Tim penasihat hukum khusus menuntut hukuman 10 tahun penjara bagi mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol atas dakwaan perintangan keadilan terkait darurat militer.
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol jalani sidang tuntutan hari ini terkait kasus darurat militer Desember 2024. Vonis dijadwalkan pada Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved