Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM penasihat hukum khusus (khusus jaksa) resmi menuntut hukuman 10 tahun penjara bagi mantan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, pada Jumat (26/12). Tuntutan ini terkait dengan kasus perintangan keadilan dan sejumlah dakwaan lain yang muncul pasca-deklarasi darurat militer kontroversial pada Desember 2024.
Dalam sidang akhir yang digelar di Pengadilan Distrik Pusat Seoul, tim pimpinan penasihat hukum khusus Cho Eun-suk menyatakan Yoon telah melakukan "kejahatan berat". Ia dituding melakukan "privatisasi" institusi negara dengan tujuan menyembunyikan dan membenarkan tindakan kriminalnya.
Tuntutan ini merupakan rekomendasi hukuman pertama yang dikeluarkan dari total empat persidangan yang dihadapi Yoon terkait upaya darurat militer yang gagal tersebut.
Pihak penasihat hukum khusus memberikan pernyataan tajam mengenai dampak tindakan sang mantan presiden. Menurut mereka, perbuatan Yoon telah melukai kepercayaan masyarakat yang telah memilihnya.
"Tindakan kriminal terdakwa secara serius merusak hukum dan ketertiban di Republik Korea, serta menorehkan luka besar bagi rakyat yang memercayainya dan memilihnya sebagai presiden," ujar salah satu anggota tim penasihat hukum khusus di persidangan.
Tim tersebut juga menyayangkan sikap Yoon selama proses hukum berlangsung. Alih-alih menyampaikan penyesalan atau permohonan maaf kepada rakyat, Yoon justru berulang kali berargumen membela legitimasi deklarasi darurat militer tersebut.
Persidangan ini berfokus pada beberapa poin utama pelanggaran hukum, di antaranya:
"Untuk memperbaiki Konstitusi dan legalisme yang dirusak oleh terdakwa, serta mencegah terulangnya kejahatan penyalahgunaan kekuasaan oleh tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Republik Korea, kita harus menuntut akuntabilitas yang ketat," tegas anggota tim tersebut.
Meski menghadapi tuntutan 10 tahun dalam kasus ini, Yoon masih harus menjalani persidangan lainnya, termasuk dakwaan yang paling berat yaitu memimpin pemberontakan (insurrection).
Kasus perintangan keadilan ini akan menjadi yang pertama mencapai putusan. Pengadilan sebelumnya menjadwalkan pembacaan vonis pada 16 Januari 2026, hanya dua hari sebelum masa penahanan Yoon berakhir. Sementara itu, vonis untuk kasus pemberontakan diperkirakan baru akan dijatuhkan pada Februari mendatang. (Yonhap/Z-2)
Korea Selatan raih status prioritas utama pasokan minyak UEA di tengah krisis energi 2026. 24 juta barel dikirim via rute alternatif.
Pemerintah Korea Selatan menyelidiki 1.868 penjualan tiket ilegal konser reuni BTS. Polisi dilibatkan untuk memberantas calo dan melindungi penggemar.
LUMINA resmi debut dengan single 안녕, Bintang (Hello, Bintang). Grup hybrid Indonesia-Korea ini usung konsep Magical High-teen dan inklusivitas.
Riset Travel Pulse Klook mengungkap Jepang, Korea, dan Tiongkok jadi primadona musim semi 2026.
Intip keseruan ILLIT dan CORTIS saat menyambut kepulangan atlet Korea Selatan dari Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 di Blue House, Seoul.
Otoritas Seoul telah menetapkan peringatan Level 4 untuk seluruh wilayah Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved