Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara (Korut) berang dengan keputusan Amerika Serikat (AS) yang menempatkan jet canggih dalam latihan bersama dengan Korea Selatan (Korsel). Pyongyang pun menggelar latihan penembakan artileri.
Hal itu dipaparkan Kantor Staf Gabungan Korsel. Seoul mendeteksi beberapa lintasan artileri Korut pada Minggu (10/7).
“Militer kami (Korsel) melihat lintasan penerbangan yang diduga sebagai beberapa peluncur roket Korea Utara dari sekitar 18:21 hingga 18:37 hari ini,” kata pernyataan itu.
“Militer kami telah memperkuat pengawasan dan kewaspadaan, dan mempertahankan postur kesiapan menyeluruh sambil menjaga kerja sama erat AS-Korsel,” tambah pernyataan itu.
Kantor Kepresidenan Korsel menambahkan peluncuran artileri diduga berada di lepas pantai barat Korut. Penasihat Keamanan Nasional Kim Sung-han memantau dengan cermat kemungkinan peluncuran artileri lanjutan oleh Korut.
Tahun ini, Korut telah melakukan sejumlah uji coba senjata, termasuk rudal berkemampuan nuklir diklaim mampu mencapai daratan AS dan sekutunya, termasuk Korsel dan Jepang. Para pejabat Washington dan Seoul juga telah memperingatkan bahwa Pyongyang akan menguji coba nuklir untuk kali ketujuh.
Menteri Pertahanan Korsel Lee Jong-sup mengatakan Seoul akan memperkuat kemampuan pertahanan juga kerja sama keamanannya dengan Washington dan Tokyo untuk melawan ancaman nuklir dari Pyongyang.
Beberapa ahli mengatakan Korut sedang berusaha untuk menyempurnakan teknologi senjatanya dan meningkatkan daya tawarnya dalam negosiasi masa depan dengan AS. Pyongyang meminta keringanan sanksi atau jaminan keamanan.
Pekan lalu, enam pesawat F-35 AS dari Pangkalan Angkatan Udara Eielson di Alaska tiba di Korsel untuk ditempatkan di Korsel.
Kementerian Pertahanan Korsel mengatakan pengerahan itu bertujuan untuk menunjukkan postur pertahanan gabungan sekutu dan pencegahan agresi militer oleh Korut.
AS mengatakan seluruh pesawat tersebut untuk latihan bersama dengan Korsel selama 10 hari. AS dan Korsel telah berulang kali mengatakan bahwa mereka tidak memiliki niat untuk menyerang Korut.
Korut mengatakan pihaknya terpaksa mengembangkan senjata nuklir untuk mengatasi ancaman militer AS. Terlepas dari uji coba rudal awal tahun ini, Korut belum melakukan uji coba bom nuklir lagi karena terganggu pandemi covid-19. (Aljazeera/OL-13)
Baca Juga: Menlu Liz Truss Serius Calonkan Jadi PM Inggris
Fokus diskusi mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari AI, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, hingga pengembangan keterampilan masa depan.
Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Korea Selatan. Dua rising star generasi muda, Shin Eun Soo dan Yu Seon Ho, dikabarkan tengah menjalin hubungan asmara.
Operasi bedah estetika kini jadi gaya hidup modern. Sejumlah aktris Indonesia memilih Korea untuk tampil lebih segar dan percaya diri.
Sebagai tuan rumah, Indonesia tampil apik sejak menit awal, yang langsung membuahkan gol yang dicetak Mochammad Iqbal.
Presiden AS Donald Trump resmi mengumumkan kenaikan tarif impor untuk barang-barang Korea Selatan, termasuk otomotif dan farmasi, setelah kesepakatan dagang dinilai gagal.
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Teheran memperingatkan akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah jika Donald Trump melancarkan aksi militer
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trumpmembahas perkembangan pembicaraan Amerika dengan Iran.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat meski kedua negara menyepakati kelanjutan perundingan nuklir. Teheran menegaskan garis merahnya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved