Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Pulau Minyak Kharg Diserang, Iran Ancam Balik Donald Trump

Dhika Kusuma Winata
14/3/2026 16:32
Pulau Minyak Kharg Diserang, Iran Ancam Balik Donald Trump
Pulau Kharg di Iran(Dok.Mher)

KETEGANGAN antara Iran dan Amerika Serikat meningkat setelah militer Paman Sam di bawah perintah Donald Trump menyerang target di Pulau Kharg yang merupakan pusat utama ekspor minyak Iran. Sebagai respons, militer Iran memperingatkan akan menyerang infrastruktur minyak yang terkait dengan kepentingan Amerika jika fasilitas energi Iran diserang.

Markas Besar Pusat Al-Anbiya milik angkatan bersenjata Iran menyatakan perusahaan energi yang bekerja sama dengan Amerika Serikat bisa saja menjadi sasaran.

“Jika infrastruktur energi Iran diserang, maka fasilitas minyak dan energi milik perusahaan yang bekerja sama dengan Amerika Serikat akan segera dihancurkan dan berubah menjadi abu,” demikian pernyataan militer Iran, Sabtu (14/3).

Ancaman tersebut disampaikan setelah Trump sebelumnya mengklaim serangan sejumlah target militer di Pulau Kharg. Trump juga memperingatkan kemungkinan serangan lanjutan terhadap fasilitas minyak di pulau tersebut jika Teheran terus mengganggu pelayaran melalui Selat Hormuz.

Meski demikian, media Iran melaporkan bahwa serangan Amerika tidak menimbulkan kerusakan pada infrastruktur minyak di Pulau Kharg. Kantor berita pemerintah menyebut serangan tersebut hanya menargetkan fasilitas militer, termasuk sistem pertahanan, pangkalan angkatan laut Joshan, menara pengawas bandara, serta hanggar helikopter milik perusahaan minyak lepas pantai Iran.

Pulau Kharg sendiri terletak sekitar 30 kilometer dari daratan utama Iran di Teluk Persia. Menurut catatan lembaga keuangan JPMorgan Chase, pulau ini menangani sekitar 90% ekspor minyak mentah Iran.

Konflik yang meluas di kawasan Timur Tengah hingga ancaman bom terhadap Pulau Kharg turut memicu gejolak di pasar energi global.  Situasi tersebut membuat investor dan pemerintah di berbagai negara khawatir terhadap potensi gangguan pasokan energi yang dapat memicu lonjakan harga minyak dan meningkatkan tekanan inflasi global.

(AFP/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya