Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Rincian Korban Tewas Akibat Perang AS-Israel dengan Iran: 10 Negara Terdampak

Akmal Fauzi
14/3/2026 20:12
Rincian Korban Tewas Akibat Perang AS-Israel dengan Iran: 10 Negara Terdampak
Seorang perempuan melintasi Rumah Sakit Gandi yang rusak akibat serangan AS-Israel di Ibu Kota Iran, Teheran(AFP)

ESKALASI militer di Timur Tengah yang dipicu oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari lalu telah mencapai titik kritis. Konflik ini tidak hanya meluluhlantakkan infrastruktur strategis, tetapi juga merenggut ribuan nyawa di berbagai negara kawasan.

Iran Jadi Titik Terparah

Republik Islam Iran mencatat dampak paling fatal dengan laporan 1.444 korban jiwa. Intensitas serangan udara yang menyasar objek vital, termasuk pusat ekspor minyak di Pulau Kharg, menjadi faktor utama tingginya angka kematian tersebut.

Data Korban Jiwa

Konflik dengan cepat menjalar melampaui perbatasan Iran. Berikut adalah ringkasan data terbaru korban jiwa di negara-negara terdampak:

  1. Iran: 1.444 jiwa
  2. Lebanon: 773 jiwa
  3. Irak: 26 jiwa
  4. Pasukan AS: 11 jiwa
  5. Israel: 14 jiwa
  6. Uni Emirat Arab: 6 jiwa
  7. Kuwait: 6 jiwa
  8. Oman: 3 jiwa
  9. Bahrain: 2 jiwa
  10. Arab Saudi: 2 jiwa

Fase Menentukan

Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengumumkan bahwa perang melawan Teheran telah memasuki "fase menentukan" setelah serangkaian serangan udara besar-besaran yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran.

Katz memberikan apresiasi khusus atas serangan AS yang menyasar pusat ekspor minyak utama Iran di Pulau Kharg. Ia menegaskan bahwa operasi militer ini tidak akan berhenti dalam waktu dekat.

“Perjuangan global dan regional melawan Iran, yang dipimpin oleh Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, tengah meningkat dan memasuki fase menentukan yang akan terus berlanjut selama diperlukan,” tegas Katz dalam pernyataan televisinya di hadapan para petinggi militer.

(Aljazeera/P-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya