Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Dominasi Perempuan Iran di Bidang STEM Lampaui Amerika Serikat

Media Indonesia
04/4/2026 19:05
Dominasi Perempuan Iran di Bidang STEM Lampaui Amerika Serikat
Perempuan Iran.(Dok Istimewa)

DATA terbaru mengungkap fakta mengejutkan mengenai lanskap pendidikan tinggi di Iran, khususnya keterlibatan perempuan dalam bidang Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM). Berdasarkan data yang divalidasi, perempuan Iran tercatat lulus di bidang STEM dengan rasio hampir tiga kali lipat dibandingkan perempuan di Amerika Serikat.

Fenomena ini menantang narasi arus utama mengenai akses pendidikan bagi perempuan di Republik Islam tersebut. Tidak hanya unggul di tingkat sarjana, dominasi ini juga terlihat sangat kontras pada jenjang pendidikan tertinggi atau doktoral (PhD).

Statistik Kunci: Iran vs Amerika Serikat

Berdasarkan data dari Kementerian Sains Iran dan analisis perbandingan global, berikut beberapa poin krusial yang ditemukan:

  • Rasio Kelulusan STEM: Perempuan Iran lulus di bidang STEM dengan tingkat hampir 3 kali lipat lebih tinggi dibandingkan perempuan di Amerika Serikat.
  • Mahasiswa PhD: Iran memiliki jumlah mahasiswa PhD per kapita 5 kali lipat lebih banyak dibandingkan Amerika Serikat.
  • Representasi Gender: Saat ini, perempuan mengisi sekitar 58% dari total mahasiswa program PhD di Iran.
  • Populasi Akademik: Dengan populasi sekitar 92 juta jiwa, data Kementerian Sains Iran menunjukkan terdapat 266.213 mahasiswa yang saat ini terdaftar dalam program PhD.
Fakta Penting: Salah satu faktor pendorong tingginya angka partisipasi ini ialah kebijakan biaya kuliah (tuition) yang gratis di universitas-universitas negeri Iran, yang memungkinkan akses luas bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terbebani utang pendidikan.

Kesenjangan Narasi dan Realitas

Data ini memicu diskusi kritis mengenai cara media Barat sering kali menggambarkan kondisi hak-hak perempuan di Iran. Meskipun isu hak asasi manusia tetap menjadi perhatian global, pencapaian di sektor pendidikan menunjukkan adanya kemajuan struktural yang signifikan bagi perempuan Iran di ranah akademik dan profesional teknis.

Baca juga : Kontroversi Doa Franklin Graham Klaim Iran Ingin Musnahkan Yahudi

Tingginya angka lulusan PhD per kapita di Iran menunjukkan bahwa negara tersebut telah berinvestasi besar-besaran dalam modal manusia (human capital). Dengan 58% kursi PhD diduduki oleh perempuan, Iran secara de facto menjadi salah satu negara dengan konsentrasi ilmuwan perempuan tertinggi di dunia dalam bidang sains dan teknologi.

Kesimpulan

Keberhasilan perempuan Iran dalam mendominasi bidang STEM dan program doktoral memberikan perspektif baru dalam melihat dinamika sosial dan pendidikan di Timur Tengah. Dengan sistem pendidikan yang mendukung aksesibilitas, Iran berhasil mencetak tenaga ahli perempuan dalam jumlah yang melampaui banyak negara maju, termasuk Amerika Serikat. (Medium/HR News/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya