Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
LEBIH dari tiga perempat (77%) orang Kristen Injili (Evangelis) percaya bahwa jika rezim Iran mampu membuat senjata nuklir, para pemimpinnya akan menggunakannya untuk mewujudkan ancaman berulang-ulang untuk menghapus Israel dari peta dan Holocaust kedua. Ini menurut survei baru yang diterbitkan oleh Joshua Fund seperti dilansir The Jerusalem Post, Rabu (6/4).
Jajak pendapat dilakukan oleh McLaughlin & Associates antara 17 dan 22 Maret dan mengajukan pertanyaan kepada 1.000 orang dewasa Amerika. Joshua Fund ialah organisasi nirlaba yang didirikan oleh Joel dan Lynn Rosenberg untuk memobilisasi orang Kristen memberkati Israel.
Secara umum, dua dari tiga orang Amerika (67,6%) mengatakan mereka percaya bahwa Iran akan menggunakan senjata nuklir untuk melawan Israel. Hanya 12,5% yang mengatakan bahwa mereka tidak percaya bahwa nuklir Iran merupakan ancaman bagi negara Yahudi. Hampir 20% orang Amerika mengatakan mereka tidak tahu.
Ketika dirinci berdasarkan agama, hampir setengah (49,7%) ateis mengatakan mereka percaya Iran ingin menghancurkan Israel dengan senjata nuklir, 59,3% agnostik, 40% Amerika sekuler yang mengidentifikasi diri sendiri, 80% Yahudi, 71,2% Katolik dan 74,9% Protestan, dibandingkan dengan 77,1% Evangelikal.
Baca juga: PM Israel Berikan Pasukan Keamanan Kebebasan Bertindak Melawan Teror
Survei tersebut juga menanyakan perasaan responden tentang kesepakatan nuklir Iran secara umum. Pertanyaannya, "Apakah Anda percaya bahwa kesepakatan nuklir baru yang dirundingkan oleh masyarakat internasional dengan para pemimpin Iran akan membuat dunia lebih aman atau lebih berbahaya?"
Mayoritas Protestan dan Evangelis serta hampir setengah dari semua orang Amerika mengatakan bahwa kesepakatan itu akan membuat dunia lebih berbahaya dengan mencabut sanksi ekonomi, memberikan pendapatan minyak yang sangat besar kepada pemerintah Iran, serta mempermudah Iran untuk mendanai dan menyembunyikan upayanya untuk membangun senjata nuklir. Kurang dari sepertiga (31,3%) responden mengatakan mereka yakin kesepakatan itu akan membuat dunia lebih aman dengan mencegah Iran membangun senjata nuklir.
Ketika dipecah berdasarkan agama, hasilnya yaitu 24,2% ateis percaya kesepakatan itu akan membuat dunia lebih berbahaya, 47,8% agnostik, 12,1% orang Amerika sekuler yang mengidentifikasi diri, 41,3% Yahudi, 48,7% Katolik, 51,9% Protestan dan 55,3% orang Kristen Injili.
Jika dicermati menurut afiliasi politik, ada kesenjangan besar antara Partai Republik dan Demokrat. Sekitar 67,6% Partai Republik versus 28,2% Demokrat percaya kesepakatan Iran berbahaya. Demikian pula, 65,9% orang yang memilih Trump pada 2020 mengatakan kesepakatan itu berbahaya dibandingkan dengan 30,5% orang Amerika yang memilih Biden.
Baca juga: Iran Tegaskan Produksi Minyak kembali ke Tingkat sebelum Sanksi
Joel Rosenberg, yang juga editor All Israel News dan pertama kali menerbitkan hasil survei, mengatakan bahwa pertanyaan-pertanyaan ini dimaksudkan untuk mengukur kepercayaan warga Amerika terhadap upaya diplomatik AS dan internasional untuk mencegah rezim Iran membangun senjata nuklir. Ini juga untuk, "Mengukur yang menurut orang Amerika akan dilakukan rezim Iran dengan senjata nuklir." (OL-14)
Kementerian Kesehatan Iran melaporkan 223 perempuan dan 202 anak-anak tewas akibat serangan gabungan AS-Israel sejak 28 Februari. Simak dampak kerusakannya di sini.
Ali Larijani peringatkan adanya plot serangan ala 9/11 oleh sisa jaringan Epstein untuk memfitnah Iran. Teheran tegaskan siap balas serangan AS dan Israel.
Donald Trump mengancam serangan tambahan ke fasilitas minyak Iran di Pulau Kharg dan menyerukan koalisi kapal perang internasional menjaga Selat Hormuz.
Senator dari Partai Demokrat, Chris Murphy, menilai Presiden Donald Trump telah kehilangan kendali atas konflik yang kini meluas di kawasan Timur Tengah.
Dalam wawancara terbaru, Presiden AS Donald Trump menyinggung rumor kematian Pemimpin Agung Iran dan mengancam akan kembali menggempur infrastruktur minyak Iran.
AKUN Twitter Yair Netanyahu menjadi sorotan di tengah rumor tentang kematian ayahnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
AKUN Twitter Yair Netanyahu menjadi sorotan di tengah rumor tentang kematian ayahnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Daftar lengkap 33 rudal Iran terbaru 2026. Cek spesifikasi hipersonik Fattah-2, jangkauan 2.500 km Sejjil, hingga akurasi maut Kheibar Shekan.
Benarkah video Benjamin Netanyahu berjari enam hasil rekayasa AI? Simak hasil cek fakta lengkap terkait rumor kematian PM Israel di tengah perang Iran 2026.
Video pidato Benjamin Netanyahu picu kontroversi. Netizen klaim rekayasa AI karena jari keenam di tengah perang Iran-Israel. Simak analisis lengkapnya.
Pendiri FPCI Dino Patti Djalal desak Presiden AS Donald Trump hentikan serangan ke Iran, stop manipulasi Netanyahu, dan fokus pada kemerdekaan Palestina.
Sutradara Children of Heaven Majid Majidi sebut Iran simbol perlawanan masyarakat tertindas di tengah perang 2026. Simak pesan moralnya untuk dunia di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved