Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan pernyataan spekulatif terkait nasib Pemimpin Agung Iran yang baru, Mojtaba Khamenei. Dalam wawancara telepon dengan NBC News pada Sabtu waktu setempat, Trump meragukan apakah putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei tersebut masih hidup atau tidak.
Keraguan Trump muncul setelah Mojtaba Khamenei mengeluarkan pernyataan pertamanya pada hari Kamis lalu hanya dalam bentuk tulisan, tanpa muncul di depan kamera.
"Saya tidak tahu apakah dia masih hidup. Sejauh ini, tidak ada yang bisa menunjukkan sosoknya," ujar Trump. "Saya mendengar kabar dia tidak hidup, dan jika dia memang hidup, dia harus melakukan sesuatu yang sangat cerdas untuk negaranya, yaitu menyerah."
Meski demikian, Trump kemudian menggambarkan kabar kematian tersebut sebagai sebuah "rumor".
Terkait hubungan diplomatik, Trump mengungkapkan Iran sebenarnya ingin melakukan kesepakatan dengan Amerika Serikat. Namun, untuk saat ini, ia menyatakan keengganannya karena tawaran yang ada belum memenuhi ekspektasinya.
"Syarat-syaratnya belum cukup baik," tegas Trump.
Meski menolak merinci detail tuntutannya, Trump memastikan bahwa komitmen Iran untuk menghentikan ambisi nuklir harus menjadi bagian dari kesepakatan potensial di masa depan.
Dalam kesempatan yang sama, Trump juga membahas situasi panas di Selat Hormuz. Ia mengeklaim sejumlah negara telah berkomitmen untuk membantu mengamankan jalur pelayaran vital tersebut, meski ia menolak menyebutkan nama-nama negara yang dimaksud.
Presiden AS itu juga menyinggung serangan terhadap Pulau Kharg, yang merupakan pusat ekspor minyak utama Iran. Trump menyatakan militer AS telah "menghancurkan total" wilayah tersebut.
"Kami mungkin akan menyerangnya beberapa kali lagi hanya untuk bersenang-senang," tambahnya.
Menanggapi kekhawatiran global mengenai lonjakan harga minyak akibat konflik ini, Trump bersikap acuh tak acuh. Menurutnya, stok minyak dan gas di dunia masih sangat melimpah.
"Ada begitu banyak minyak dan gas di luar sana, tetapi jalurnya sedikit tersumbat. Jalur itu akan segera terbuka dalam waktu dekat," pungkasnya. (BBC/Z-2)
Mojtaba Khamenei dikabarkan selamat dari dua upaya pembunuhan beruntun. Namun, Donald Trump meragukan klaim Iran dan menyebut sang pemimpin terluka. Simak fakta terbarunya
AMERIKA Serikat menyiapkan imbalan hingga US$10 juta atau Rp169,5 miliar bagi pihak yang dapat memberikan informasi terkait lokasi para pemimpin utama Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Benarkah Benjamin Netanyahu meninggal dan digantikan video AI? Simak fakta di balik klaim 'enam jari' dan spekulasi keterlibatan Donald Trump di sini.
PEMIMPIN tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei pertama kalinya menyampaikan pernyataan kepada publik sejak menjabat. Ia akan membalas serangan dan menutup Selat Hormuz
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk pertama kali tampil sejak konflik AS-Israel melawan Iran pecah. Netanyahu mengungkap ambisi akan menggulingkan rezim Mojtaba Khamenei.
AKUN Twitter Yair Netanyahu menjadi sorotan di tengah rumor tentang kematian ayahnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Dia memberikan contoh dua kapal Indonesia yang berhasil diizinkan melewati Selat Hormuz.
Daftar lengkap 33 rudal Iran terbaru 2026. Cek spesifikasi hipersonik Fattah-2, jangkauan 2.500 km Sejjil, hingga akurasi maut Kheibar Shekan.
Pada 28 Februari 2026, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran.
Mojtaba Khamenei dikabarkan selamat dari dua upaya pembunuhan beruntun. Namun, Donald Trump meragukan klaim Iran dan menyebut sang pemimpin terluka. Simak fakta terbarunya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved