Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Warga Iran Salat Idulfitri di Bawah Bayang-Bayang Perang

Dhika Kusuma Winata
21/3/2026 20:13
Warga Iran Salat Idulfitri di Bawah Bayang-Bayang Perang
Orang-orang mengangkut barang-barang yang berhasil diselamatkan dari rumah-rumah yang hancur akibat serangan udara Israel di Teheran, Iran, Kamis (12/3/2026).(Xinhua/Shadati)

UMAT Muslim di Iran tetap melaksanakan salat Idulfitri pada Sabtu (21/3) waktu setempat meski situasi keamanan memburuk akibat perang melawan Amerika Serikat dan Israel yang terus berkecamuk.

Momen keagamaan itu berlangsung dalam suasana tegang sekaligus mencerminkan ketahanan warga Iran di tengah konflik yang belum menunjukkan tanda mereda.

Negara berpenduduk mayoritas Syiah itu menutup Ramadan di tengah kondisi ibu kota yang dilanda serangan hampir setiap hari.

Salat Idulfitri terpusat di Masjid Agung Imam Khomeini di Teheran. Karena keterbatasan kapasitas, banyak jemaah terpaksa mengikuti ibadah dari luar area masjid, sebagaimana terlihat dalam siaran televisi pemerintah yang menampilkan kerumunan besar di sekitar lokasi.

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, yang biasanya memimpin salat Idulfitri, tidak hadir. Ia belum muncul di publik sejak resmi menjabat awal bulan ini.

Sebagai gantinya, Ketua Mahkamah Agung Gholam Hossein Mohseni Ejei turut menghadiri pelaksanaan salat di pusat kota.

Pelaksanaan ibadah berlangsung di tengah ancaman serangan udara. Sejak konflik pecah pada 28 Februari lalu, Teheran terus menjadi sasaran serangan yang dipicu operasi militer Amerika Serikat bersama Israel terhadap Iran.

Serangan tersebut menewaskan sejumlah pejabat tinggi, termasuk mantan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Menurut kantor berita Fars, serangan kembali terjadi pada malam hari, menyasar beberapa wilayah di Teheran dan sekitarnya, serta kota Isfahan di bagian tengah.

Meski demikian, salat Idulfitri tetap digelar di berbagai daerah lain di Iran, termasuk di Arak, Zahedan, dan Abadan. (AFP/I-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik