Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Ini 5 Panduan Melindungi Remaja di Dunia Digital dari Meta

Basuki Eka Purnama
18/2/2026 10:19
Ini 5 Panduan Melindungi Remaja di Dunia Digital dari Meta
Ilustrasi(Freepik)

MEMPERINGATI Hari Internet Aman Sedunia, 10 Februari lalu, Meta, melalui platform Facebook dan Instagram, membagikan panduan strategis bagi orangtua dalam menjaga keamanan remaja di ruang digital

Meta menekankan bahwa perlindungan terhadap anak tidak harus dilakukan dengan cara yang mengekang atau memantau seluruh isi percakapan secara berlebihan.

Dalam siaran persnya, raksasa teknologi ini menggarisbawahi pentingnya kombinasi antara pemanfaatan fitur keamanan bawaan dan komunikasi yang sehat antara orang tua dan anak.

"Aktivitas remaja Anda di media sosial kini sudah dilengkapi perlindungan bawaan, mulai dari siapa yang bisa menghubungi mereka, konten apa yang mereka lihat, hingga bagaimana mereka menghabiskan waktu dengan gawai dan internet," tulis Meta.

Berikut adalah lima langkah utama yang dapat diterapkan orang tua untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi remaja:

1. Bangun Ketertarikan pada Dunia Mereka

Langkah pertama dimulai dengan sikap proaktif namun santai. Orangtua disarankan untuk tetap "kepo" atau menaruh minat pada apa yang disukai remaja di internet, mulai dari komunitas hingga hobi baru. 

Diskusi terbuka mengenai hal-hal yang mereka sukai akan membuat remaja lebih nyaman untuk bercerita mengenai aktivitas daring mereka tanpa merasa dihakimi.

2. Komunikasi Dua Arah yang Hangat

Membangun kepercayaan adalah fondasi utama. Meta menyarankan orangtua untuk berdiskusi dari hati ke hati mengenai etika berinternet, seperti cara merespons pesan dari orang asing hingga kapan waktu yang tepat untuk beristirahat dari media sosial. 

Percakapan jujur ini membantu anak memahami batasan tanpa merasa diawasi secara ketat.

3. Optimalkan Fitur Perlindungan Otomatis

Bagi pengguna di bawah 18 tahun, Meta telah menyediakan fitur Akun Remaja yang aktif secara otomatis. Fitur ini memiliki proteksi berlapis:

  • Pembatasan Pesan: Orang asing tidak dapat mengirim pesan langsung (DM).
  • Privasi Tag: Hanya teman yang bisa menandai (tag) akun mereka.
  • Penyaringan Konten: Konten yang tidak sesuai usia akan tersaring secara otomatis, termasuk pengaburan gambar mencurigakan di DM. Khusus untuk remaja di bawah 16 tahun, perubahan pengaturan ini memerlukan izin eksplisit dari orang tua.

4. Manajemen Waktu Layar (Screen Time)

Kesehatan mental remaja sangat bergantung pada durasi penggunaan gawai. Meta menyediakan fitur pengingat istirahat setiap 60 menit dan Mode Tidur yang aktif otomatis pukul 22.00 hingga 07.00. 

Selama mode ini, notifikasi akan dimatikan dan balasan otomatis akan dikirimkan. Orang tua juga dapat menggunakan fitur pengawasan untuk memblokir akses pada jam-jam krusial, seperti waktu belajar atau makan bersama.

5. Jaga Relevansi Diskusi

Kebutuhan perlindungan anak usia 13 tahun tentu berbeda dengan usia 16 tahun. Orangtua didorong untuk terus memperbarui pengetahuan mereka melalui Family Center Education Hub. 

Meta mengingatkan bahwa teknologi hanyalah alat, namun figur orangtua tetaplah yang utama.

"Pengaruh yang paling kuat tetaplah diri Anda sendiri sebagai orang tua. Terus ajak remaja Anda ngobrol, tetap kepo dengan dunia mereka, dan jadilah orang pertama yang mereka datangi saat ada sesuatu yang membuat mereka merasa tidak nyaman di internet," tutup Meta. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya