Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER anak subkonsultan respirologi dari FKUI RS Cipto Mangunkusumo dr. Wahyuni Indawati Sp.A Subsp. Respi mengatakan perlu upaya perlindungan yang komprehensif dari hulu hingga hilir sebagai proteksi agar anak tidak sampai jatuh pada sakit pneumonia.
"Bagaimana caranya? Dengan menyediakan lingkungan yang sehat, lingkungan yang baik mulai dari sejak dini pemberian ASI eksklusif pada
bayi, pemberian nutrisi yang baik jangan sampai bayi lahir prematur, kemudian mengurangi polusi udara baik domestik maupun di luar (outdoor pollution)," kata Wahyuni, dikutip Rabu (12/11).
Pneumonia atau radang paru-paru merupakan penyakit yang disebabkan karena infeksi streptococcus pneumoniae, yang merusak jaringan paru sehingga menyebabkan oksigen sulit masuk dan dapat menyebabkan kematian.
Terdapat 725.000 kasus di seluruh dunia anak yang meninggal karena pneumonia, dan Indonesia berada di peringkat ke 7 dari 15 negara sebagai negara yang banyak menyumbang kematian akibat pneumonia pada anak.
Wahyuni mengatakan pencegahan pneumonia dengan meningkatkan ASI eksklusif selama enam bulan pada bayi baru lahir, memiliki kemampuan sekitar 20 persen mereduksi terjadinya pneumonia.
Orangtua juga perlu melengkapi gizi anak sejak masa kehamilan hingga masa pertumbuhannya agar tidak terjadi gizi buruk, yang menjadi penyumbang pneumonia pada anak Indonesia sekitar 63%, serta menghindari polusi domestik yang menyumbang angka kejadian 17%, dan menghindari anak sebagai second hand smoker.
Selain itu, upaya yang lebih spesifik untuk pencegahan pneumonia adalah vaksinasi sesuai dengan jenis bakteri dan virus penyebab pneumonia seperti streptococcus pneumoniae, pneumokokus influenza dan penyakit-penyakit lain yang komplikasinya menyebabkan pneumonia misalnya campak, pertusis dan lain-lain.
Vaksinasi, katanya, mampu mencegah anak terinfeksi pneumonia sebesar 50%, dan dapat ditingkatkan dengan melakukan pengulangan sesuai usia, dengan jadwal imunisasi yang dikeluarkan pemerintah.
Ia juga mengingatkan bagi anak-anak yang memiliki kekebalan tubuh kurang harus dicegah jangan sampai terkena pneumonia dan diberikan terapi yang cukup misalnya pada anak dengan HIV atau diare.
Upaya perlindungan ini termasuk dalam gerakan Global Action Plan for Prevention and Control of Pneumonia yang sudah dilakukan dunia untuk mencegah anak usia lima tahun ke bawah terkena pneumonia, yang sering kali luput dari perhatian orang tua sebagai salah satu penyakit yang bisa menyebabkan kematian atau most forgotten killer.
"Yang terpenting juga bagaimana kita mengenali secara dini gejala-gejala dari pneumonia supaya ketika datang ke dokter atau ke fasilitas layanan kesehatan mereka datang dalam kondisi yang tidak terlambat atau tidak berat sehingga itu akan mencegah kematian," kata Wahyuni.
Wahyuni menjelaskan anak yang mengalami batuk dibarengi dengan nafas cepat dan berat dengan ciri-ciri ada tarikan nafas di dinding dada, harus segera diobati.
Selain itu, lengkapi imunisasi dasar anak, serta imunisasi spesifik untuk penyebab utama pneumonia terutama PCV dan influenza, menghindari anak dari gizi buruk, dan meningkatkan kebiasaan hidup sehat dan menerapkan etika batuk untuk mencegah droplet yang menularkan pneumonia. (Ant/Z-1)
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Kunci utama keberhasilan aturan pembatasan gawai bukan hanya pada larangan, melainkan pada keteladanan orangtua sebagai role model.
Keistimewaan yang didapat oleh anak sulung perempuan sering kali muncul dalam bentuk pemberian otonomi yang lebih besar.
Orangtua didorong untuk menciptakan proyek sederhana di rumah, seperti membuat karya tulis atau pengamatan alam di sekitar rumah untuk memicu rasa ingin tahu.
Salah satu indikator utama seorang anak telah mencapai tahap adiksi adalah kehilangan kontrol diri yang akut.
Kunci pembeda utama antara stunting dan stunted terletak pada penyebab dan asupan nutrisi sang anak.
DI balik suasana penuh kebahagiaan Hari Raya Idul Fitri, penderita penyakit autoimun perlu memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatannya agar terhindar dari kekambuhan
Obesitas sangat memengaruhi keseimbangan hormon, terutama pada perempuan.
Di tengah suasana Lebaran, penderita penyakit autoimun perlu memerhatikan kondisi kesehatannya agar terhindar dari kekambuhan atau flare up.
Penderita diabetes umumnya menunjukkan empat gejala utama yang saling berkaitan, atau yang sering disebut sebagai gejala klasik 4P.
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved