Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) meminta pemerintah untuk memperkuat kebijakan udara bersih dan kawasan tanpa rokok di ruang publik untuk melindungi kesehatan anak dari dampak polusi udara dan paparan asap rokok.
"Kerusakan akibat paparan tersebut tidak hanya memicu gangguan pernapasan pada anak, tetapi juga dapat meningkatkan risiko penyakit kronis ketika mereka dewasa kelak," kata Ketua Umum IDAI, Piprim Basarah Yanuarso, dikutip Senin (13/10).
Dia mengatakan bahwa polusi udara dan asap rokok merupakan dua faktor lingkungan yang kerap diabaikan, padahal keduanya memiliki dampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak.
Ia menjelaskan IDAI menekankan pentingnya penegakan hukum terhadap regulasi kualitas udara, pengawasan emisi kendaraan dan industri, serta penerapan kawasan tanpa rokok secara luas, termasuk di taman bermain, area sekolah, dan tempat publik lainnya.
Menurut Piprim, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting dan berbagai penyakit akibat paparan polutan sejak dini.
"Jangan ada kompromi terhadap paparan rokok dan polusi udara. Keduanya berkontribusi terhadap stunting dan gangguan kesehatan jangka panjang pada anak," ujarnya.
Selain itu, IDAI juga menyerukan peningkatan edukasi publik secara masif melalui berbagai media agar masyarakat memahami bahaya polusi udara dan asap rokok.
Piprim menilai upaya perlindungan anak tidak bisa hanya dilakukan sektor kesehatan, tetapi memerlukan kolaborasi lintas sektor termasuk pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat.
"Kebijakan yang pro kesehatan anak adalah investasi untuk masa depan bangsa," pungkasnya.
Dokter Spesialis dari UKK Respirologi Ilmu Kesehatan Anak IDAI, dr. Cynthia Centauri Sp.A. Subsp. Resp. (K), menilai upaya mengatasi dampak polusi udara dan paparan asap rokok terhadap kesehatan anak perlu dilakukan secara menyeluruh melalui kombinasi kebijakan pemerintah, edukasi publik, serta langkah lingkungan seperti penanaman pohon.
Menurut dia, penanaman pohon berperan penting dalam mengurangi emisi gas buang serta menjadi penghalang alami bagi partikel polutan.
"Pohon bisa membantu menyerap karbon dioksida dan menjadi barier aktif terhadap debu atau partikel polutan di udara, terutama bagi rumah
yang berada di pinggir jalan raya," ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa langkah tersebut perlu diiringi dukungan regulasi pemerintah agar pengendalian polusi udara dapat berjalan efektif.
Selain itu, kampanye antirokok perlu terus diperkuat untuk mencegah dampak ganda terhadap kesehatan anak dan lingkungan.
Ia berharap pemerintah memberi dukungan serius dalam menekan polusi udara, karena masalah ini tidak bisa diselesaikan hanya di tingkat masyarakat. (Ant/Z-1)
KPK menyatakan dukungan terhadap pembahasan RUU Perampasan Aset oleh DPR dan pemerintah guna memperkuat pemulihan kerugian negara serta efek jera bagi pelaku korupsi.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Pembatasan media sosial berbasis usia dapat diposisikan sebagai shock therapy awal untuk meningkatkan kesadaran kolektif tentang pentingnya perlindungan anak di ruang digital.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku, kenaikan nilai Upah Minimum Provinsi (UMP) Provinsi DKI Jakarta yang ia tetapkan tidak berada di luar jalur dari landasan regulasi pemerintah
INDUSTRI aset kripto Indonesia diproyeksikan memasuki fase pertumbuhan yang lebih stabil dan berkelanjutan pada 2026.
Regulasi yang tumpang tindih bukan hanya menurunkan pemasukan negara, tetapi juga menciptakan ketidakpastian bagi pelaku usaha.
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved