Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MAKANAN bersantan sebaiknya tidak dipanaskan berulang kali karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Tambahan santan pada beberapa jenis makanan memang bisa membuat rasanya menjadi lebih lezat. Asalkan diolah dengan benar dan dikonsumsi dalam batas wajar, sejatinya santan ini tidaklah berbahaya.
Dalam santan terkandung asam lemak baik dan trigliserida yang mudah dibakar oleh tubuh. Bagi orang yang bermasalah dengan tubuh kurus, santan mengandung kalori yang cukup sehingga bisa membantu meningkatkan berat badannya menjadi lebih ideal. Kandungan nutrisi dalam santan bisa juga membantu menjaga stamina dalam beraktifitas.
Namun, perlu dipahami, memanaskan makanan olahan santan berulang-ulang sebaiknya tidak dilakukan. Sebab, tindakan ini bisa mengubah kandungan lemak baik dalam santan menjadi lemak jenuh. Sebagaimana diketahui, asupan lemak jenuh berlebihan bisa meningkatkan risiko terjadinya atherosklerosis, penyakit jantung koroner, stroke, dan beragam penyakit lainnya.
Guna menyiasati hal ini, sebaiknya mengonsumsi makanan olahan santan sewajarnya dan masak secukupnya sehingga tidak perlu dipanaskan lagi dan lagi. Alih-alih menghindari mubazir, tindakan ini bisa sangat berisiko mengganggu kesehatan Anda sendiri.
Efek memanaskan santan berulang kali.
1. Mengubah lemak baik dalam santan menjadi lemak jenuh
2. Menghilangkan nutrisi di dalamnya, seperti vitamin B1, B2, dan E
3. Memicu kolesterol jahat
4. Memicu penumpukan lemak di pembuluh darah
5. Menyumbat aliran darah ke jantung dan otak
6. Meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan obesitas
7. Memicu kerusakan tekstur makanan
8. Memicu pertumbuhan bakteri yang dapat menyebabkan diare
Untuk mengurangi risiko tersebut.
* Menghindari memanaskan makanan bersantan hingga mendidih
* Membatasi konsumsi makanan bersantan
* Mengombinasikan makanan bersantan dengan asupan lain yang sehat dan 4. kaya nutrisi, seperti sayuran dan buah-buahan
* Memasak makanan sesuai kebutuhan keluarga sehingga bisa sekali habis
* Menggunakan panci anti lengket untuk mencegah santan gosong
* Kukus makanan selama beberapa menit
Santan memberikan rasa gurih, creamy, dan kaya pada masakan, sehingga banyak digunakan dalam berbagai hidangan khas Indonesia.
Santan berasal dari perasan daging kelapa tua yang dicampur air, lalu diperas hingga menghasilkan cairan berwarna putih kental dengan rasa gurih.
Makanan bersantan merupakan hidangan yang menggunakan santan sebagai pengental sekaligus pemberi rasa gurih, sangat populer di kuliner Nusantara maupun Asia.
Jaja Mihardja mengalami sejumlah penyakit seperti infeksi pernapasan, infeksi ginjal, dan diabetes.
Santan adalah cairan putih yang diperoleh dari perasan parutan daging kelapa, dan memberikan rasa gurih serta tekstur kental pada masakan.
Makanan bersantan seperti opor, rendang, dan gulai memang lezat, tetapi jika dikonsumsi berlebihan, dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Di tengah suasana Lebaran, penderita penyakit autoimun perlu memerhatikan kondisi kesehatannya agar terhindar dari kekambuhan atau flare up.
Sejumlah warga tetap berolahraga meski HBKB ditiadakan selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (22/3), ayah Vidi, Harry Kiss, membagikan potret dirinya bersama sang istri di depan rumah.
Ribuan masyarakat dari berbagai daerah tampak antusias mengikuti tradisi riyayan bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.
Meski suhu udara mencapai 5 derajat Celsius, pelaksanaan ibadah salat Idul Fitri di Wisma Duta, Warsawa berlangsung khidmat dan penuh kehangatan.
Mahmoud Abbas membawa harapan besar agar momentum hari kemenangan ini menjadi titik balik bagi kemerdekaan bangsa Palestina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved