Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

11 Bahaya Sering Konsumsi Makanan Bersantan

Reynaldi Andrian Pamungkas
04/1/2026 20:35
11 Bahaya Sering Konsumsi Makanan Bersantan
Berikut Bahaya Sering Konsumsi Makanan Bersantan(freepik)

MAKANAN bersantan adalah jenis makanan yang menggunakan santan kelapa sebagai bahan utama atau pelengkap dalam proses memasaknya.

Santan berasal dari perasan daging kelapa tua yang dicampur air, lalu diperas hingga menghasilkan cairan berwarna putih kental dengan rasa gurih.

Berikut 11 Bahaya Sering Konsumsi Makanan Bersantan

1. Meningkatkan Kolesterol Jahat

Santan mengandung lemak jenuh tinggi yang dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL dalam darah.

2. Risiko Penyakit Jantung

Kadar kolesterol tinggi akibat konsumsi santan berlebihan dapat memicu penyumbatan pembuluh darah dan penyakit jantung.

3. Memicu Tekanan Darah Tinggi

Makanan bersantan sering dikombinasikan dengan garam tinggi, yang dapat meningkatkan risiko hipertensi.

4. Menyebabkan Kenaikan Berat Badan

Kalori dalam santan cukup tinggi sehingga mudah menyebabkan penumpukan lemak jika dikonsumsi sering.

5. Mengganggu Pencernaan

Santan dapat memicu perut kembung, mual, atau diare pada orang dengan pencernaan sensitif.

6. Meningkatkan Risiko Stroke

Kolesterol dan tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol meningkatkan risiko stroke.

7. Memicu Asam Lambung Naik

Lemak tinggi dalam santan dapat memperlambat pencernaan dan memicu gejala maag atau GERD.

8. Membebani Fungsi Hati

Konsumsi lemak berlebihan dapat meningkatkan risiko perlemakan hati.

9. Meningkatkan Risiko Diabetes

Kelebihan lemak jenuh dapat mengganggu sensitivitas insulin jika dikonsumsi terus-menerus.

10. Menyebabkan Jerawat dan Masalah Kulit

Lemak berlebih dapat memicu peradangan yang berdampak pada kesehatan kulit.

11. Mengganggu Keseimbangan Nutrisi

Terlalu sering makan bersantan dapat membuat asupan nutrisi lain menjadi tidak seimbang.

Makanan bersantan aman dikonsumsi sesekali, namun jika terlalu sering dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Kunci utamanya adalah porsi dan frekuensi yang seimbang. (Z-4)

Sumber: hellosehat, ciputrahospitals



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya