Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Rumah Sakit Umum Universitas Muhammadiyah Jember (RSU Unmuh Jember) Wahyu memberikan tips 3T saat berolahraga agar aman dan tetap bugar selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan 1446 Hijriah.
"Penting untuk menerapkan prinsip 3T dalam berolahraga saat berpuasa yaitu type, timing, dan term and condition, sehingga puasa sebenarnya tidak menghalangi seseorang untuk tetap berolahraga," kata Wahyu, Rabu (12/3).
Menurutnya, puasa sering kali dianggap sebagai alasan untuk mengurangi aktivitas fisik, termasuk olahraga. Meskipun tubuh sedang dalam kondisi berpuasa, latihan fisik tetap bisa dilakukan dengan beberapa teknik dan cara yang tepat.
"Hal itu penting untuk menjaga kebugaran tubuh selama bulan Ramadan. Saat berpuasa, asupan glukosa yang menjadi sumber energi utama tubuh mengalami penurunan, padahal olahraga membutuhkan glukosa sebagai bahan bakar," tuturnya.
Untuk itu, lanjut dia, prinsip 3T perlu diterapkan dengan benar yakni type atau pemilihan jenis olahraga, sehingga disarankan untuk memilih olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang, seperti jalan kaki, bersepeda, atau yoga.
"Sedangkan timing merupakan waktu berolahraga yang perlu diperhatikan. Untuk olahraga ringan hingga sedang, waktu terbaik adalah pagi hari setelah sahur atau sore hari menjelang berbuka. Sementara olahraga berat sebaiknya dilakukan minimal 2 jam setelah berbuka puasa," katanya.
Kemudian term and condition yaitu syarat dan ketentuan yang harus diperhatikan oleh seseorang dengan kondisi kesehatan tertentu. Mereka dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum melakukan olahraga, karena hal itu penting untuk memastikan jenis dan intensitas olahraga yang sesuai dengan kondisi fisik masing-masing.
Selain memperhatikan olahraga, Wahyu juga menekankan pentingnya menjaga asupan cairan dan nutrisi selama berpuasa karena orang yang sedang berpuasa cenderung mengalami dehidrasi, karena kebutuhan cairan hanya terpenuhi saat berbuka dan sahur.
"Untuk itu disarankan untuk mengonsumsi minimal 2 liter air per hari, yang bisa dibagi saat berbuka, malam hari, dan sahur," ucap dokter spesialis paru tersebut.
Ia menjelaskan nutrisi juga harus seimbang, sehingga saat berbuka dan sahur harus memastikan mengonsumsi karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serta vitamin dan mineral.
Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi, sedangkan protein membantu mempertahankan massa otot. Lemak sehat juga diperlukan untuk menjaga metabolisme tubuh.
"Jadi, jangan jadikan puasa sebagai alasan untuk bermalas-malasan. Terapkan prinsip 3T dan jaga asupan nutrisi serta hidrasi tubuh agar tetap bugar selama Ramadan. Yuk mulai rutin berolahraga dan jaga kesehatanmu agar ibadah puasa semakin lancar dan bermakna," pungkas Wahyu. (Ant/Z-1)
JS Luwansa Hotel Jakarta menghadirkan “RaSa”, konsep Ramadan dengan sajian Nusantara, Asia, dan Timur Tengah, lengkap dengan paket iftar, meeting, dan menginap.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Sajian kuliner Nusantara dihadirkan untuk membawa kembali kenangan Ramadan yang identik dengan kebersamaan keluarga dan kehangatan suasana rumah.
Menjelang Ramadan 2026, Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah tidak menunggu waktu mepet untuk mengendalikan inflasi.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
dalam realitasnya, tidak sedikit Muslim yang belum sempat melunasi utang puasa Ramadan dengan puasa qadha Ramadan hingga hilal bulan suci berikutnya kembali tampak.
AHLI gizi di luar negeri menekankan bahwa kurma merupakan sumber energi cepat yang nyata dan berguna dalam rutinitas makan sehari-hari.
Tak kalah mencuri perhatian, Richie Leo, pelari berusia 67 tahun, membuktikan bahwa usia bukan halangan dengan memenangkan kategori Master.
Berbeda dari konsep fun run pada umumnya, PacaRUN justru mengajak peserta untuk melambat, membuka diri, dan menikmati setiap momen.
Nutrisi olahraga menjadi faktor penting yang menentukan energi, performa, dan pemulihan tubuh saat berolahraga.
Saat skor sempat imbang 16-16, Jonatan memilih bermain lebih tenang setelah membaca kecenderungan lawan yang mulai meningkatkan serangan.
Sabar/Reza tampil kompetitif pada gim pertama. Didampingi Hendra Setiawan sebagai pelatih, mereka memanfaatkan celah permainan lawan dan menutup interval dengan keunggulan 11-9.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved