Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 12 Maret 2025. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi hujan ringan hingga lebat, petir, serta banjir ROB di beberapa wilayah Indonesia.
Berawan: Banda Aceh
Hujan Ringan: Medan, Tanjung Pinang, Bengkulu, Jambi
Hujan Petir: Padang, Pekanbaru, Bandar Lampung, Palembang, Pangkal Pinang
Hujan Ringan: Serang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya
Hujan Petir: Jakarta, Bandung
Hujan Ringan: Denpasar, Mataram
Hujan Petir: Kupang
Hujan Ringan: Tanjung Selor, Samarinda
Hujan Petir: Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin
Berkabut: Kendari
Hujan Ringan: Makassar, Gorontalo, Manado
Hujan Sedang: Palu
Hujan Petir: Mamuju
Berawan: Ambon
Hujan Ringan: Ternate, Sorong, Manokwari, Jayapura
Hujan Petir: Nabire, Jayawijaya, Merauke
Perairan Barat Sumatera hingga Lampung
Selat Malaka
Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah
Laut Sulawesi hingga Kalimantan Utara
Laut Filipina
Laut Arafura
Perairan Utara Papua
Samudra Hindia Selatan
Nusa Tenggara hingga Barat Daya Sumatera
Laut Cina Selatan
Samudra Pasifik Utara Papua
Fenomena ini dapat meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat serta cuaca ekstrem di berbagai wilayah seperti:
Sumatera
Jawa
Bali
Nusa Tenggara
Kalimantan
Sulawesi
Maluku
Maluku Utara
Papua Barat
Sumatera Barat
Pesisir Jawa Tengah
Pesisir Kalimantan Barat, Tengah, Selatan, Timur
Pesisir Sulawesi Utara
Pesisir Maluku, Maluku Utara
Peningkatan kecepatan angin (> 25 knot) terpantau di:
Laut Cina Selatan
Laut Sulu, Filipina Tengah
Potensi gelombang tinggi 2,5 - 4 meter terjadi di:
Samudra Hindia Barat (Kepulauan Mentawai hingga Lampung)
Samudra Selatan Banten hingga Jawa Timur
Sirkulasi siklonik terdeteksi di:
Samudra Hindia Barat Bengkulu
Perairan Selatan Jawa Barat
Perairan Barat Kalimantan Barat
Papua Selatan
Kondisi ini dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan dan memperburuk cuaca di daerah sekitarnya.
Prakiraan cuaca ini merupakan gambaran umum kondisi cuaca di berbagai wilayah. Untuk informasi lebih spesifik dan terkini setiap 3 jam, masyarakat dapat mengakses:
Aplikasi Info BMKG (tersedia di Play Store & App Store)
Website Info BMKG
Media Sosial Instagram Info BMKG
Tetap waspada, selalu perbarui informasi cuaca, dan siapkan langkah antisipasi untuk menghindari dampak buruk cuaca ekstrem. (Youtube BMKG/Z-10)
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
BPBD Kabupaten Bantul masih mewaspadai ancaman bencana Hidrometeorologi akibat cuaca ekstren. Mitigasi bencana disiapkan, mulai dari pembentukan posko di setiap kelurahan.
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
Berdasarkan analisis, kata dia, dinamika atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan di sebagian besar wilayah Bali selama periode prakiraan itu.
Lestari mengungkapkan bahwa pada penghujung 2025, sejumlah pakar sebenarnya telah menyampaikan peringatan mengenai potensi hujan lebat, fluktuasi cuaca, serta dampak perubahan iklim.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, serta sebagian Papua Barat diperkirakan masih akan mengalami cuaca basah dengan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Isnawa mengatakan, kegiatan operasi dipusatkan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dengan menggunakan pesawat CASA 212 A-2105 milik TNI AU.
Kejadian cuaca ekstrem tersebut diakibatkan oleh kombinasi beberapa faktor, utamanya faktor regional yaitu keberadaan sirkulasi siklonik dan penguatan monsun dingin Asia.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved