Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH kebugaran, yang tergabung dalam Asosiasi Pelatih Kebugaran Indonesia (APKI), Melita Mutia mengatakan jenis olahraga yang disarankan saat berpuasa adalah latihan beban.
"Jenis olahraga yang disarankan ketika berpuasa adalah strength training atau latihan beban," ujar Melita, dikutip Rabu (5/3).
Hal itu, menurutnya, karena kemungkinan terjadinya penurunan massa otot di saat berpuasa cukup tinggi karena beberapa penyebab yang meliputi berkurangnya aktivitas dan cenderung sedikit bergerak, kemungkinan berada dalam kondisi defisit kalori lebih besar serta berkurangnya asupan protein harian.
"Jadi dengan kita melakukan strength training tentunya dengan intensitas yang disesuaikan dengan waktu latihan dan kondisi badan,
kita memperkecil risiko penurunan otot tersebut," jelasnya.
Sementara untuk olahraga kardio, menurutnya, latihan ini juga dapat dilakukan selama berpuasa namun dengan intensitas dan durasi yang disesuaikan.
Lebih lanjut soal waktu yang tepat untuk melalukan olahraga, menurutnya, hal ini dapat disesuaikan dengan waktu masing-masing individu, entah usai sahur, sebelum buka puasa dan lainnya.
Waktu beraktivitas pada setiap individu selama bulan puasa tidak bisa disamaratakan, Melita, yang juga pendidik kalistenik, menjelaskan beberapa pertimbangan waktu bila akan melakukan latihan saat buka puasa.
1. Setelah sahur
Olahraga di pagi hari berarti masih banyak tenaga karena jarak cukup dekat dengan sahur. Namun perlu diperhatikan intensitas dan durasi latihannya agar tidak membuat terlalu lelah dan mengganggu aktivitas keseharian.
"Hati-hati juga dengan risiko dehidrasi," katanya.
2. Sebelum buka puasa
Menurutnya, waktu jelang puasa menjadi waktu yang cukup digemari karena bisa sambil ngabuburit.
Namun perlu disadari bahwa di jam ini merupakan titik dimana energi kita paling rendah sehingga intensitas harus disesuaikan.
"Bila timingnya pas, bisa disesuaikan dengan jam buka puasa sehingga bisa minum setelah latihan selesai dan ketika sudah jam buka puasa," ujarnya.
3. Setelah Tarawih
Energi masih banyak sehingga bisa berlatih dengan intensitas lebih tinggi, tapi memiliki kemungkinan berdampak pada jam tidur.
Masing-masing orang akan memiliki preferensi yg berbeda.
"Ketika sedang berpuasa, fokus utama adalah beribadah, jadi olahraga terbaik adalah olahraga yang dilakukan, namun jangan sampai
mengambil alih hidup kita," tutupnya. (Ant/Z-1)
Dengan memilih jenis olahraga yang tepat dan dilakukan secara teratur, gejala asma justru dapat lebih terkontrol dan kualitas hidup meningkat.
Aktivitas fisik yang rutin terbukti dapat menjaga kebugaran, membantu mengontrol kadar gula darah, serta meningkatkan metabolisme.
Karbohidrat tetap menjadi elemen krusial bagi tubuh sebagai sumber energi utama, terutama saat berolahraga di tengah kondisi berpuasa.
Penambahan fitur di Strava ini merupakan bentuk respons langsung terhadap tingginya minat serta permintaan dari komunitas pengguna terhadap kelima aktivitas fisik tersebut.
Minat masyarakat Bandung terhadap olahraga raket terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Kelompok yang perlu waspada saat berolahraga saat puasa ramadan mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta penderita penyakit penyerta atau komorbid.
Agar tubuh tetap bertenaga dan fokus dalam beribadah, pemenuhan gizi seimbang menjadi kunci krusial yang harus diperhatikan masyarakat.
Kunci utama menjaga kesehatan ginjal terletak pada pemenuhan cairan yang cukup.
Jika biasanya trafik memuncak saat jam kerja atau waktu santai di rumah, di bulan Ramadan, lonjakan utama justru terjadi saat dini hari.
Bermain padel saat bulan puasa sebaiknya dilakukan dalam waktu terbatas, yakni maksimal selama 45 menit menjelang waktu berbuka.
Meskipun konsumsi kopi atau teh secara umum tidak mengganggu kesehatan secara keseluruhan, Ali menekankan adanya dampak turunan yang perlu diwaspadai.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved