Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Mendukbangga/Kepala BKKBN) Wihaji menyebut narkoba merupakan bagian dari problem keluarga.
“Maka kalau tidak ditangani kami khawatir kita bakal kehilangan generasi emas. Oleh karena itu, salah satu yang mesti kita lakukan adalah menjalin kerja sama antara Kementerian KPK yang mempunyai orang-orang yang mendampingi keluarga, dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang memang kewenangannya memberantas narkoba," ujar Wihaji.
Hal itu disampaikannya di sela-sela kegiatan Sosialisasi dan Kapita Selekta Anti Narkotika dan Prekursor Narkotika, di Jakarta, Kamis (28/11). Acara yang digelar selama dua hari ini melibatkan peserta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan BKKBN pusat dan daerah.
Menurut dia, kegiatan tersebut dihelat berlandaskan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020, yang mengamanatkan kementerian dan lembaga untuk memperkuat manajemen pencegahan narkotika, memantau tren penyalahgunaan, serta mempromosikan edukasi dan intervensi pencegahan.
Intinya, lanjut dia, bagaimana mencari solusi agar keluarga Indonesia bisa dipersiapkan menjadi generasi emas dengan beragam potensi masalah, selain stunting. Narkoba dapat menghilangkan generasi muda yang jumlahnya besar, dan ketika terjerat narkoba malah akan menurunkan kualitas sumber daya di negeri ini.
Setelah pertemuan ini, Kementerian KPK akan menindaklanjutinya dengan melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama BNN, yang berkenaan dengan pemberantasan narkoba
“Nanti kita tindaklanjuti dengan MoU, perjanjian kerja sama antarkedeputian. Artinya, saling sosialisasi karena BNN mempunyai kemampuan untuk itu dan punya keahlian. Tetapi kita punya pasukannya. Siapa? Yang kita dampingi adalah keluarga yang kita siapkan masa depan supaya mereka bisa memahami jangan sampai terkena narkotika. Mencoba saja enggak boleh, apalagi memakai,” kata dia.
Karena itulah, BKKBN menekankan pentingnya peran seluruh ASN dalam mendukung visi pemerintah memberantas penyalahgunaan narkotika, yang sebagian besar menargetkan usia produktif, termasuk pelajar.
Acara yang dilaksanakan secara hybrid ini terdiri dari beberapa kegiatan utama. Pada Kamis (28/11), sosialisasi diadakan secara luring menghadirkan Kepala BNN Komjen Marthinus Hukom sebagai pembicara utama.
Pada kesempatan itu, Marthinus mengatakan manusia sudah pasti mempunyai relasi karena merupakan makhluk sosial. Relasi paling kecil adalah keluarga dalam komunitas sehari hari.
“Pertanyaannya adalah berapa keluarga yang pakai narkoba? Saya bisa menjawab dari hasil pravelensi kita. Hasil prevelensi kita, sebanyak 3,33 juta pada 2021. Artinya, kalau itu mewakili satu keluarga, maka ada 3.333 jiwa kelurga yang tarpapar narkoba,” ujarnya.
Goal dari kerja sama ini adalah menurunkan angka penyalahgunaan narkotika bagi penduduk. Di mana, pada 2021 prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia sebesar 1,95% atau kurang lebih sebesar 3,7 juta orang. Pada 2023, angkanya berkurang tinggal menjadi 1,73% atau mengalami penurunan penyalahgunaan dari warga yang menggunakan narkotika setara dengan 324.735 orang.
Meskipun demikian, angka tersebut tetap menjadi peringatan bahwa masalah narkotika masih menjadi ancaman serius, terutama bagi generasi muda. Sosialisasi tersebut menyoroti definisi, dampak, serta langkah pencegahan penyalahgunaan narkotika yang berbasis keluarga. (J-2)
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Analis Kebijakan BNPT Haris Fatwa Dinal Maula, mengungkapkan bahwa ancaman terorisme dan radikalisme masih nyata di Indonesia sepanjang tahun 2025.
Meski jangkauan tim sudah cukup luas, Safrina mencatat masih ada beberapa wilayah yang belum tertangani sepenuhnya karena kendala akses.
Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan urgensi pencegahan stunting sejak masa krusial 1.000 hari pertama kehidupan, khususnya ketika bayi masih berada dalam kandungan. MBG 3B
PT Hengjaya Mineralindo resmi berkolaborasi dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mengimplementasikan program Taman Asuh Sayang Anak
Kaji Reka merupakan forum untuk mendiseminasikan berbagai hasil kajian dari daerah agar dapat diketahui masyarakat.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua warga negara asing (WNA) berinisial TK dan MK yang diduga kuat merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional.
Pada Selasa (6/1), BNN bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai dan Imigrasi berhasil membongkar jaringan internasional di Bandara Soekarno-Hatta.
BNN meminta masyarakat tidak ragu melaporkan indikasi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika usai penggerebekan lab narkotika di Ancol.
BNN masih memburu tiga orang, termasuk dua WNA China, terkait laboratorium narkotika liquid vape dan happy water di apartemen Ancol, Jakarta Utara.
Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek laboratorium narkotika liquid vape dan happy water di apartemen Ancol. Empat tersangka jaringan internasional ditangkap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved