Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PUNYA tubuh yang sehat dan ideal merupakan dambaan banyak orang. Untuk meraih itu, semua orang berlomba-lomba menerapkan aktivitas diet.
Namun, perlu diperhatikan bahwa diet tidak dapat sembarang dilakukan. Diet yang tidak sesuai, bukannya membawa tubuh ke arah lebih sehat, namun sebaliknya.
Berikut ini ada 5 tips diet menurut Ahli Gizi Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr. Mirza Hapsar Sakti Titis Penggalih, dilansir dari laman UGM.
Baca juga: Waw ChatGPT Bikin Menu Diet! Berikut Pandangan Dari Pakar
Menurut Mirza, olahraga yang rutin merupakan salah satu kunci untuk meraih diet yang sesuai. Sebab, olahraga dapat membantu membakar kalori dalam tubuh.
“Olahraga yang dilakukan mengacu pada prinsip FITT yakni frekuensi, intensitas, tipe, dan durasi. Pastikan setidaknya olahraga dilakukan 3 kali seminggu, dengan intensitas dan durasi yang disesuaikan dengan kondisi tubuh serta memilih jenis olahraga yang sesuai dengan kondisi kita," paparnya, dikutip dari laman resmi UGM, Selasa (6/6).
Baca juga: Resep Opor Ayam Tanpa Santan, Cocok Buat Kamu yang Sedang Diet
Selain olahraga yang cukup, diet yang sesuai juga menekankan pada pembatasan konsumsi gula, garam dan lemak.
“Hindari konsumsi gula, garam dan lemak. Gula ini hampir ada disetiap makanan, lalu garam banyak di makanan siap saji, serta lemak itu di olahan yang digoreng, jadi harus benar-benar diperhatikan," kata Mirza.
Kebutuhan karbohidrat pada tiap orang berbeda-beda. Hal ini, dapat tergantung pada usia, jenis kelamin dan aktivitas. Namun, umumnya orang dewasa dianjurkan untuk mengonsumsi karbohidrat sekitar 300 gram per hari. Untuk mencapai diet yang ideal, pengurangan karbohidrat menjadi salah satu cara yang tepat.
“Saat melakukan diet maka asupan karbohidrat bisa dikurangi setengahnya. Kalau dalam bentuk nasi itu 2 centong nasi maka bisa dikurangi jadi 1 centong saja," sambung Mirza.
Mirza menambahkan bahwa untuk mendorong diet yang sesuai dan sehat, penurunan dan pembatasan konsumsi karbo, gula, garam dan lemak tidaklah cukup. Namun, peningkatan konsumsi sayur dan buah yang mengandung vitamin, mineral dan serat pangan, juga dapat meningkatkan keberhasilan diet.
Ternyata, berpuasa juga dapat membantu menciptakan tubuh yang ideal. Sebab, puasa berarti menurunkan frekuensi makan. Namun, Mirza menekankan, bahwa pada pelaksanaannya, puasa harus sesuai aturan.
“Ada yang puasa setiap 3 hari sekali per minggu, 2 hari sekali perminggu, dan selang seling sehari puasa sehari tidak," ujarnya. (Z-10)
Sekitar 46 persen pemilik kucing di Indonesia menganggap hewan peliharaan sebagai bagian terpenting dalam hidup mereka.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Agar tubuh tetap bertenaga dan fokus dalam beribadah, pemenuhan gizi seimbang menjadi kunci krusial yang harus diperhatikan masyarakat.
Kunci utama menjaga kesehatan ginjal terletak pada pemenuhan cairan yang cukup.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Aktivitas fisik yang rutin terbukti dapat menjaga kebugaran, membantu mengontrol kadar gula darah, serta meningkatkan metabolisme.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya pengendalian polusi udara yang dilakukan secara terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi antar daerah.
Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan tubuh terus dilakukan berbagai pihak.
Berdasarkan laporan Global Gender Gap 2025, posisi Indonesia naik tiga peringkat ke urutan 97 dunia dengan skor kesetaraan yang meningkat menjadi 69,2%.
Laporan Halodoc Q1 2026 mencatat lonjakan gangguan kecemasan dan masalah pencernaan selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Jika ditemukan pasien dengan indikasi klinis yang mengarah pada gejala campak, petugas medis akan segera melakukan tindakan lanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved