Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
MOMEN Hari Raya Idul Fitri biasanya juga dirayakan dengan sejumlah makanan khas, seperti rendang dan opor yang bersantan, serta kue kering yang manis.
Tak ayal, kuliner tersebut ikut menyumbang peningkatan berat badan bagi yang mengkonsumsinya.
Ahli gizi, Putri MJ, S.Gz membagikan beberapa kiat sehat untuk menurunkan berat badan dan kembali bugar usai Lebaran.
Baca juga : Tiket Kereta Lebaran Sudah Bisa Dibeli Mulai Hari Ini
1. Perbaiki jadwal tidur dan lakukan olahraga ringan
Selama berpuasa, jam tidur cenderung berkurang dan berantakan karena harus bangun sahur. Untuk itu, Putri menganjurkan memperbaiki jadwal tidur secara perlahan menjadi 8 jam sehari.
Imbangi juga dengan olahraga ringan untuk menurunkan berat badan dan membuat tubuh lebih fit.
Baca juga : Tanggal Berapa Lebaran Idul Fitri dan Idul Adha 2024?
"Kemampuan durasi berolahraga bisa dibangun pelan-pelan, mulai dari 10-15 menit. Jangan langsung memaksa berolahraga berat. Beri juga jeda hari tanpa berolahraga untuk beristirahat,” kata Putri dikutip dari Antara, Kamis (27/4).
Dia juga menyarankan meminum air kelapa dicampur madu dan sedikit garam, guna mengembalikan cairan elektrolit yang hilang saat berolahraga. Makan juga buah-buahan dengan kadar tinggi mineral seperti pisang, semangka, dan pepaya, serta makanan kaya protein seperti daging ayam atau sapi untuk pembentukan otot.
2. Terapkan pola makan bernutrisi dan seimbang
Baca juga : Inspirasi Gaun Mewah ala Eropa Klasik dalam Koleksi Dewi Permata
Putri mengatakan, secara umum, kebutuhan harian protein seseorang adalah 0,8-1,2 gram dikali berat badan. Misalnya, jika berat badan seseorang adalah 50 kilogram, maka protein yang dibutuhkan yakni sekitar 40-60 gram per hari.
Putri mengatakan tubuh juga membutuhkan zat gizi makro yang mencakup protein, lemak, dan karbohidrat, serta zat gizi mikro yang mencakup vitamin dan mineral seperti vitamin C, vitamin D, magnesium, dan zinc.
Perbanyak juga konsumsi sayur-sayuran, buah-buahan atau biji-bijian yang kaya serat untuk mengatasi sembelit, meningkatkan imunitas, dan menurunkan kadar kolesterol jahat pada darah.
Baca juga : Resmi! Ini Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2024
3. Terapkan prinsip mindful eating
Menurut Putri, makan berlebihan atau overeating dapat meningkatkan risiko obesitas dan berbagai penyakit kronis seperti diabetes hingga penyakit jantung. Penerapan prinsip mindful eating pun disarankan untuk mencegahnya.
Mindful eating didasarkan atas kesadaran penuh seseorang saat makan. Misalnya, hindari multitugas atau mengobrol saat makan supaya sadar dengan porsi yang dikonsumsi.
Baca juga : Inilah Lima Tips Atasi Kesulitan Finansial Setelah Lebaran
"Kita juga harus menikmati rasa, aroma dan tekstur makanan. Jangan lupa untuk memperhatikan isyarat dari tubuh, contohnya tidak mengabaikan respon tubuh ketika sudah kekenyangan,” kata Putri.
Dia juga menganjurkan masyarakat untuk mencukupi kebutuhan gizi dan mengontrol porsi makanan dengan menerapkan pedoman gizi "Isi Piringku" yang digaungkan oleh Kementerian Kesehatan RI.
“Porsi makan yang dikonsumsi dalam satu piring terdiri dari 50 persen buah dan sayur dan 50 persen sisanya terdiri dari karbohidrat dan protein,” ujar Putri.
Baca juga : KPK Terima 373 Laporan Gratifikasi Selama Idulfitri, Totalnya Rp240 Juta
Di samping itu, untuk memenuhi asupan nutrisi harian yang tidak tercukupi dari makanan, Putri menganjurkan agar mengonsumsi multivitamin.
Platform niaga Tokopedia pun mencatat tingginya kesadaran masyarakat untuk berolahraga selama bulan puasa. Berdasarkan data periode 23 Maret-13 April 2023, penjualan sepeda listrik naik hampir dua kali lipat.
Raket tenis, air climber, sepatu tenis, dan bench press juga laris.
Baca juga : Ini Tips Memulihkan Stamina Usai Libur Lebaran
"Jumlah transaksi makanan sehat seperti oat, muesli serta biji-bijian lainnya juga mengalami peningkatan rata-rata transaksi lebih dari dua kali lipat selama tiga minggu pertama Ramadhan 2023 dibandingkan periode yang sama pada Ramadhan 2022,” kata External Communication Senior Lead Tokopedia Rizky Juanita Azuz.
Sementara di kategori Makanan dan Minuman, Tokopedia mencatat daging, bumbu dan bahan masakan, susu dan olahan susu, minuman, dan makanan ringan sebagai produk paling populer selama tiga minggu pertama Ramadhan 2023. (Ant/Z-5)
Baca juga : Libur Lebaran Telah Usai, Yuk Kembali Jaga Pola Makan
Setiap orang memiliki respons metabolisme yang berbeda yang dapat dipengaruhi oleh hormon, kebiasaan makan, hingga kondisi kesehatan.
Diet OMAD sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan, khususnya oleh individu yang baru mencoba pola puasa. Sebaiknya dilakukan dengan hati-hati, apalagi bagi pemula.
Peneliti Karolinska Institutet mengungkap kaitan genetik antara kadar kafein dalam darah dengan risiko diabetes tipe 2 dan penurunan lemak tubuh.
Seorang pria paruh baya mengalami pembesaran perut yang tidak wajar selama bertahun-tahun. Awalnya, ia mengira kondisi tersebut hanyalah akibat kenaikan berat badan atau obesitas biasa
Resolusi diet 2026 sering gagal? Simak tips hidup sehat, strategi diet realistis, dan panduan bulanan agar berat badan turun secara konsisten.
Banyak orang merasa sudah menjalani pola hidup sehat dengan makan teratur, memilih makanan bergizi, dan rutin berolahraga.
Satgas Saber bertujuan menjamin pelaksanaan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), Harga Eceran Tertinggi (HET), serta Harga Acuan Pembelian dan Penjualan (HAP)
Isu yang diangkat film Tunggu Aku Sukses Nanti merupakan refleksi dari apa yang sering dirasakan orang banyak ketika momen mudik atau silaturahmi berlangsung.
Musim puncak (peak season) pengiriman Ramadan dan Lebaran tahun 2026 jadi momen optimisme perusahaan jasa logistik.
Industri pariwisata Bali bersiap menghadapi lonjakan permintaan akomodasi pada Maret 2026 seiring berdekatannya Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
Masyarakat yang melakukan pemesanan tiket kereta api pada 25 Januari 2026 sudah dapat merencanakan perjalanan untuk keberangkatan mulai 11 Maret 2026.
Pertemuan momen libur Lebaran dan musim sakura berisiko memicu keterbatasan kursi pesawat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved