Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Pernahkah kamu mengkonsumsi obat Simvastatin? Obat ini banyak dikenali orang karena dapat membantu menurunkan kolestrol. Nama obat Simvastatin juga menjadi ramai dibincangkan selama momen Lebaran.
Tak sedikit orang yang menganggap meminum Simvastatin segera setelah konsumsi makanan berlemak dapat secara instan mencegah naiknya kadar kolesterol. Benarkah demikian? Mari kita pelajari lebih dalam tentang manfaat dan efek samping obat Simvastatin tersebut.
Apa itu obat Simvastatin?
Simvastatin adalah obat yang mampu mengurangi konsentrasi kolesterol low-density lipoprotein (LDL) dan trigliserida dalam darah, selain itu juga berguna untuk meningkatkan jumlah kolesterol high-density lipoprotein (HDL).
Baca juga: Obat Kolesterol tidak Bisa Diminum Sembarangan
Obat ini juga merupakan inhibitor HMG-CoA reduktase oral yang diindikasikan sebagai bantuan tambahan dalam diet karena mampu menurunkan lemak jahat. Manfaat lainnya yakni membantu mengurangi risiko komplikasi seperti serangan jantung dan stroke.
Obat ini dapat digunakan pada anak-anak dan remaja usia 10–17 tahun yang memiliki hiperkolesterolemia heterozigot familial (suatu kondisi bawaan di mana kolesterol tidak dapat dihilangkan dari tubuh secara normal).
Simvastatin bekerja dengan cara memperlambat produksi kolesterol dalam tubuh, sehingga jumlah kolesterol yang mungkin menumpuk pada dinding arteri dan memblokir aliran darah ke jantung dapat berkurang.
Karena akumulasi kolesterol dan lemak di sepanjang dinding arteri (aterosklerosis) akan menurunkan aliran darah, jika tidak ditangani kondisi ini dapat mengakibatkan kurangnya pasokan oksigen ke jantung, otak, dan bagian lain dari tubuh. Kemudian, kondisi inilah yang akan memicu penyakit jantung dan stroke.
Salah satu merek dagang obat Simvastatin adalah Simvastatin KF. Simvastatin KF adalah obat kolesterol tinggi dengan kandungan Simvastatin. Obat Simvastatin KF berfungsi untuk membantu menurunkan kadar kolesterol LDL. Manfaat Simvastatin ini bekerja dengan cara menghambat enzim yang terlibat dalam produksi kolesterol.
Baca juga: Daftar 7 Buah Penurun Kolesterol Paling Ampuh
Dosis Obat Simvastatin
Adapun dosis obatnya menyesuaikan dengan sediaan obat, kegunaan, dan usia pasiennya. Berikut adalah dosis obat simvastatin berdasarkan situs MIMS.
1. Hiperkolesterolemia familial homozigot
- Dewasa: Sebagai tambahan untuk pengobatan penurun lipid lainnya misalnya apheresis LDL: Dosis awalnya 40 mg sekali sehari di malam hari.
2. Dislipidemia campuran
- Dewasa: Sebagai tambahan untuk diet: Dosis awalnya 10-20 mg sekali sehari. Untuk pasien yang membutuhkan penurunan kada kolesterol >45% LDL (LDL-C): Dosis awalnya 20-40 mg sekali sehari. Sesuaikan dosis sesuai dengan respon pasien dengan interval minimal 4 minggu. Dosis maksimal 80 mg sekali sehari. Semua dosis harus diminum di malam hari.
3. Pengurangan risiko kardiovaskular
- Dewasa: Pada pasien dengan risiko tinggi PJK dengan atau tanpa hiperlipidemia: Dosis awal 20-40 mg sekali sehari di malam hari. Sesuaikan dosis sesuai dengan respon pasien dengan interval minimal 4 minggu.
4. Hiperkolesterolemia familial heterozigot
- Anak: Pada anak laki-laki Tanner tahap 2 dan di atas dan anak perempuan yang setidaknya 1 tahun pasca menarche usia 10-17 tahun: Dosis awalnya 10 mg sekali sehari di malam hari. Dosis bersifat individual dan disesuaikan sesuai dengan tujuan terapi yang direkomendasikan dengan interval minimal 4 minggu. Maksimal dosis 40 mg sekali sehari di malam hari. Pasien harus menjalani diet penurun kolesterol sebelum dan selama terapi obat.
5. Kelompok pasien khusus
- Pasien yang memakai fibrat (kecuali fenofibrate), siklosporin, gemfibrozil, asam nikotinat dosis penurun lipid (≥1g setiap hari). Dosis maksimal 10 mg setiap hari.
Dosis tersebut dapat disesuaikan atau dihentikan tergantung pada bagaimana tubuh Anda mentolerir obat selama setiap siklus pengobatan.
Efek Samping Konsumsi Simvastatin
Manfaat simvastatin juga diiiringi dengan efek samping yang dapat muncul. Konsumsi Simvastatin dapat menyebabkan beberapa efek samping, antara lain:
- Konstipasi
- Sakit perut
- Mual
- Sakit kepala
- Kehilangan ingatan atau pelupa
- Kebingungan
- Kulit gatal atau merah
Efek samping serius
- Nyeri otot, nyeri tekan, atau kelemahan dengan atau tanpa demam atau kekurangan energi
- Urin berwarna merah gelap
- Penurunan volume buang air kecil
- Merasa kekurangan energi, kelelahan, atau kelemahan
- Kehilangan selera makan
- Sakit di bagian kanan atas perut
- Kulit atau mata menguning
- Demam menggigil
- Ruam
- Pembengkakan anggota tubuh
- Kesulitan bernapas atau menelan
- Suara serak
- Nyeri sendi
- Sensitivitas terhadap cahaya.
Demikian penjelasan tentang Simvastatin, ingat jangan sembarangan konsumsi obat tanpa arahan dan petunjuk dokter, ya!
(Z-9)
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Akses masyarakat terhadap obat-obatan esensial dinilai terancam setelah perubahan regulasi paten terbaru.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Obat dapat berasal dari bahan kimia, tumbuhan, maupun hewan, dan biasanya digunakan dengan dosis tertentu agar aman dan efektif.
Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) mengadakan seminar “Peran Strategis GPFI dalam Menegaskan Prinsip 4K untuk Menunjang Kesehatan Nasional”
Obat yang mengandung steroid bisa membahayakan kesehatan tulang apabila dikonsumsi secara terus menerus.
MENJELANG momentum liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), pola makan sebagian masyarakat cenderung berubah.
Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 oleh Kementerian Kesehatan mencatat bahwa hanya 3,6% pasien di Indonesia yang berhasil mencapai target LDL-C yang ideal.
LDL, yang dikenal sebagai kolesterol jahat, merupakan faktor utama penyakit kardiovaskular.
Obesitas bukan sekadar masalah penampilan, melainkan gerbang menuju kondisi kesehatan serius, salah satunya adalah sindrom metabolik.
Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang paling populer di Indonesia. Selain mudah ditemukan, telur juga kaya nutrisi dan harganya terjangkau.
Penurunan kolesterol LDL dan trigliserida terjadi di semua tingkat dosis, dengan penurunan awal muncul dalam dua minggu pertama pengobatan dan bertahan setidaknya selama 60 hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved