Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISIONER Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Aris Adi Leksono menuturkan pihaknya sangat prihatin dengan maraknya kasus perundungan di satuan pendidikan. Dia mengatakan maraknya kasus perundungan itu disebabkan derasnya informasi melalui sosial media tidak diimbangi dengan penanaman nilai karakter baik, dan akhlak kepada anak.
“Derasnya informasi melalui media sosial atau media digital yang tidak seimbang dengan penanaman nilai-nilai, penanaman karakter baik, penanaman akhlak mulia. Tentu di sini peran orang tua sangat menentukan bagaimana untuk memberikan pola asuh yang baik. Bagaimana mengawasi anak-anak, memberikan perhatian kepada anak-anaknya, sehingga satu sama lain bisa saling berkomunikasi dengan baik,” kata Aris kepada Media Indonesia, Senin (6/3).
Baca juga: Ngeri! Perundungan di Sekolah Ada yang Sampai Dibakar
“Ini menjadi bacaan kita. Perundungan di satuan pendidikan kita akhir-akhir ini memang cukup memprihatinkan. Salah satunya belakangan KPAI cukup aktif berkoordinasi dengan Kemendikbud maupun Kemenag menyangkut bagaimana membuat sistem pencegahan yang efektif untuk menekan angka kekerasan yang terjadi di satuan pendidikan,” tambah dia.
Dia meminta agar kolaborasi antara orang tua dan satuan pendidikan bisa berjalan bersamaan. Pola asuh yang baik diikuti dengan sistem di satuan pendidikan yang mencegah terjadinya perilaku kekerasan antar sesama anak menjadi kunci.
Orangtua harus aktif membangun komunikasi pada anak, mengenal dengan baik emosi anak, sehingga apa yang dirasakan dan dialami anak dapat diketahui oleh orang tua.
“Setidaknya di pagi hari sebelum mereka belajar, setidaknya di malam hari setelah mereka belajar dan sebelum tidur, bertanyalah bagaimana pelajarannya, apa yang diajarkan, memberikan nasihat yang positif. Agar tertanam karakter baik dari lingkungan keluarga, tertanam nilai akhlak mulia di lingkungan keluarga,” jelas Aris.
Baca juga: Pola Asuh Bisa Cegah Anak Alami Sindrom Metabolik
“Kedua, satuan pendidikan itu sendiri harus mewujudkan komitmen bagaimana penanaman karakter, terutama karakter religius, karakter sosial yang satu sama lain antara anak punya kepedulian, punya rasa empati, mengedepankan kebaikan atas sesamanya, itu menjadi sangat penting,” pungkas dia. (Z-7)
Kemenkes mengungkapkan temuan senior yang merupakan peserta PPDS Unsri melakukan perundungan atau bullying pada juniornya dengan memeras Rp15 juta per bulan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut akan memberikan sanksi untuk penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR) pelaku perundungan.
Peran warga sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan murid, sangat strategis dalam memastikan sekolah aman dan nyaman.
Merespons bullying, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menggelar 'Gen Z Fest: The Next Wave of Digital Natives' di Jakarta (18/12)
Data UPT PPA DKI Jakarta menunjukkan, hingga 19 Desember 2025 terdapat 2.182 pengaduan. Kekerasan psikis menempati urutan tertinggi dengan 1.059 kasus.
Dalam aksinya, mereka sempat mendatangi sekolah yang berlokasi di Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (15/12).
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
Obat pereda demam hanya diperlukan pada kondisi tertentu, terutama jika kondisi fisik anak mulai terganggu secara kenyamanan.
Durasi batuk merupakan indikator paling krusial dalam mendeteksi TB, terutama pada orang dewasa.
TB pada anak bukan sekadar batuk biasa, melainkan ancaman terhadap masa depan mereka.
Edukasi seksual ini merupakan langkah preventif utama untuk mencegah penyimpangan seksual pada anak di masa depan.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved