Headline

Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.

Cegah Anak Tantrum Akibat Gawai, Aktivitas Fisik dan Keteladanan Orangtua Jadi Kunci

Basuki Eka Purnama
30/3/2026 11:37
Cegah Anak Tantrum Akibat Gawai, Aktivitas Fisik dan Keteladanan Orangtua Jadi Kunci
Ilustrasi(Freepik)

KETERGANTUNGAN anak pada gawai kini menjadi tantangan serius bagi para orangtua. Salah satu indikasi kuatnya adalah reaksi emosional berlebihan atau tantrum hingga tangis histeris saat penggunaan gawai mulai dibatasi.

Pakar Perkembangan Anak, Remaja, dan Pendidikan dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Novi Poespita Candra, menekankan pentingnya mengalihkan perhatian anak melalui aktivitas yang variatif.

“Ajak anak memiliki beragam aktivitas, mulai dari fisik, seni, sosial, hingga spiritual,” ujar Novi saat dihubungi di Jakarta, Minggu (29/3).

Menurut Novi, aktivitas fisik dan sosial tidak hanya efektif mengalihkan perhatian dari layar, tetapi juga mendorong perkembangan interaksi anak dengan lingkungan sekitar. 

Ia juga mengingatkan orangtua agar tidak menyerah pada tekanan emosional anak. Orangtua harus teguh dan berhenti menjadikan gawai sebagai alat pendiam saat anak sedang tantrum.

Aturan Baru dan Peran Orangtua

Langkah preventif ini sejalan dengan upaya pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS), yang baru saja resmi berlaku pada 28 Maret 2026.

Terkait batasan usia, Novi memberikan panduan tegas bagi orangtua.

“Tidak mengenalkan gadget sampai umur 13 tahun. Kalau sudah terlanjur kenal, atur penggunaannya,” tegasnya.

Namun, aturan dan aktivitas tambahan saja tidak cukup. Novi mengingatkan bahwa kunci keberhasilan perubahan perilaku anak ada pada keteladanan orangtua. 

Mengingat anak adalah peniru yang ulung, orang tua harus mampu menjadi role model yang baik dalam menggunakan teknologi.

“Orangtua harus menjadi role model, misalnya tidak memegang ponsel saat berinteraksi, serta mengajak anak melakukan berbagai aktivitas bersama,” pungkasnya. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya