Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso menjabarkan segala pantangan juga anjuran gizi yang perlu diberikan kepada anak dengan Penyakit Jantung Bawaan (PJB).
"Penyakit jantung itu bukan hanya milik orang dewasa, namun juga anak, maka perlu paham bagaimana cara menanganinya," kata Piprim, di Jakarta, Selasa (14/2).
Adapun penyakit jantung bawaan adalah kelainan pada struktur dan fungsi jantung yang ditemukan sejak bayi dilahirkan. Kelainan ini terjadi pada saat janin berkembang dalam kandungan.
Baca juga: Gejala Penyakit Jantung Bawaan Ternyata Tergantung Usia
Piprim mengatakan, anak dengan kondisi kelainan jantung ini membutuhkan gizi yang tinggi. Pantangan untuk melakukan aktivitas yang berat juga perlu diperhatikan.
"Kalau cacat pada jantung yang ringan tidak ada pantangan, namun bila sudah alami kebocoran jantung parah dan gagal jantung sangat tidak dianjurkan untuk berolahraga atau melakukan aktivitas berat yang melelahkan," ujar Piprim.
Beban fisik yang terlalu berat bisa menjadi pencetus serangan jantung pada anak yang berisiko.
Selain larangan melakukan aktivitas berat, anak dengan PJB perlu diberi asupan gizi baik, seperti makanan tinggi kalori rendah volume.
Piprim menjelaskan, makanan padat tinggi kalori bisa didapat dari protein dan lemak. Bagi anak yang belum mampu mengonsumsi makanan padat, bisa diberikan susu tinggi lemak dan kalori.
"Untuk anak usia 6-8 bulan minimal diberi satu butir telur, usia 9 bulan hingga 1 tahun berikan satu butir telur ditambah satu hati ayam, usia di atas itu dua butir telur," jelas dia.
Pada banyak kasus kesehatan anak, termasuk penyakit jantung bawaan, protein hewani menjadi sangat penting dan wajib tercukupi.
Ketika tidak mendapatkan cukup protein, perkembangan bayi dan anak bisa mengalami perlambatan dan berpotensi merusak jantung dan paru-paru.
Selain itu, Piprim menganjurkan deteksi dini PJB pada anak dengan memeriksa irama jantung di dokter spesialis jantung anak.
"Atau kalau sedang melakukan imunisasi, memeriksa anak yang sakit flu di puskesmas, bisa minta dokter untuk mendengarkan irama jantung anak dengan seksama menggunakan stetoskop," imbuhnya.
Adapun sebuah buah survei di Amerika Serikat menyatakan setiap tahun sedikitnya 35.000 bayi menderita kelainan ini.
Di Indonesia, Pirprim menyebutkan kasus penyakit jantung bawaan menduduki angka yang cukup tinggi dengan dua hingga empat dari 1.000 kelahiran hidup akan lahir dengan kelainan jantung bawaan. (Ant/OL-1)
Berbeda dengan sekadar tren kesehatan umum, lifestyle medicine merupakan pendekatan medis formal yang menggunakan intervensi gaya hidup berbasis bukti.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Virus Nipah secara alami berasal dari kelelawar pemakan buah dari genus Pteropus atau dikenal sebagai flying fox.
Penularan utama leptospirosis terjadi melalui kontak kulit dengan air atau tanah yang telah tercemar urine hewan pembawa bakteri, dengan tikus menjadi perantara yang paling sering ditemukan.
TANTANGAN dan dinamika penyakit hati di Indonesia disoroti. Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati.
Diet karnivora tidak direkomendasikan karena bertentangan dengan prinsip dasar gizi seimbang dan tidak direkomendasikan untuk masyarakat umum.
Penyakit jantung bawaan merupakan kelainan struktur jantung yang didapat sejak lahir dan berpotensi mengganggu aliran darah ke seluruh tubuh.
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat seiring perubahan gaya hidup.
Stres akibat tekanan ekonomi dan ketidakamanan pangan berpotensi mempercepat penuaan jantung, bahkan setara atau lebih besar dibandingkan faktor risiko penyakit jantung.
Tidur dalam kondisi terang bukan sekadar masalah gangguan kenyamanan, melainkan ancaman serius bagi jantung.
Peningkatan risiko penyakit jantung koroner pada golongan darah non-O diduga berkaitan dengan kadar faktor pembekuan darah dan penanda inflamasi yang lebih tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved