Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Kenali Tindakan Rotablator untuk Menembus Sumbatan di Jantung

Despian Nurhidayat
21/3/2026 09:12
Kenali Tindakan Rotablator untuk Menembus Sumbatan di Jantung
Ilustrasi.(freepik)

SEORANG pasien datang dengan keluhan nyeri dada yang mengarah pada gangguan aliran darah ke jantung. Saat dilakukan tindakan Percutaneous Coronary Intervention (PCI), ditemukan lesi penyumbatan pembuluh darah jantung yang sangat sulit dilewati dengan teknik konvensional. Pasien itu akhirnya ditangani dengan rotablator untuk mengatasi sumbatan.

Upaya penanganan dengan PCI standar, Balloon Angioplasty, serta evaluasi menggunakan IVUS (Intravascular Ultrasound) telah dilakukan, namun penyempitan pada pembuluh darah tersebut tetap tidak dapat dilalui sehingga aliran darah ke jantung belum dapat diperbaiki secara optimal.

Setelah melalui pertimbangan medis yang matang, pasien akhirnya ditangani dengan tindakan rotablator untuk mengatasi penyumbatan yang keras dan membuka jalan bagi prosedur intervensi selanjutnya. 

Tindakan rotablator ini menandai prosedur pertama di wilayah Serang dalam penanganan penyumbatan pembuluh darah jantung yang kompleks.

Usai stent berhasil dipasang, dilakukan pengembangan stent di lokasi lesi yang sebelumnya tidak bisa dilewati. Proses ini berjalan dengan lancar, memperbaiki aliran darah ke jantung dan mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut. 

Evaluasi dengan IVUS setelah prosedur PCI juga menunjukkan hasil yang sangat baik: ekspansi stent sangat optimal, dan aliran darah pada pembuluh yang dilakukan PCI mencapai TIMI 3, yang menunjukkan aliran darah lancar dan tanpa adanya residual stenosis atau penyempitan yang tertinggal.

"Pada pasien ini, kita menghadapi kondisi yang sangat menantang di mana penyumbatan pada pembuluh darah jantung begitu keras dan sulit diatasi dengan metode yang biasa kami gunakan. Dengan menggunakan rotablator, kami berhasil membuka jalan untuk memasang stent, sehingga aliran darah ke jantung pasien dapat kembali normal," ujar Dokter Spesialis jantung Bethsaida Hospital Serang, dr. Fani Suslina Hasibuan, dilansir dari keterangan resmi, Sabtu (21/3). 

Ia mengatakan evaluasi pasca-tindakan juga menunjukkan hasil yang sangat baik, dengan ekspansi stent yang optimal dan aliran darah yang lancar. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik