Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

4 Minuman Pagi Penurun Kolesterol Terbaik Menurut Ahli Gizi

Putri Rosmalia Octaviyani
21/2/2026 17:06
4 Minuman Pagi Penurun Kolesterol Terbaik Menurut Ahli Gizi
Seseorang tengah melihat tabel kadar kolesterol dalam darah.(Dok. Freepik)

MENJAGA kadar kolesterol tetap stabil adalah kunci utama untuk mencegah risiko penyakit jantung koroner. Berdasarkan data terbaru di tahun 2026, sekitar 40 persen individu tidak menyadari bahwa mereka memiliki kadar kolesterol jahat atau Low-Density Lipoprotein (LDL) yang tinggi.

Kabar baiknya, perubahan pola makan sederhana, terutama saat memulai hari di pagi hari, dapat memberikan dampak signifikan. Para ahli gizi merekomendasikan beberapa minuman yang terbukti secara klinis mampu membantu menurunkan kolesterol dan meningkatkan kesehatan pembuluh darah.

1. Jus Delima: Pelindung Arteri dari Plak

Jus delima bukan sekadar minuman menyegarkan. Ahli gizi terdaftar Karman Meyer, RDN, mengungkapkan bahwa buah ini kaya akan polifenol. Polifenol adalah antioksidan kuat yang berperan melindungi kolesterol LDL dari kerusakan oksidatif.

Proses oksidasi LDL merupakan langkah awal terbentuknya plak pada dinding pembuluh darah. Sebuah studi terhadap orang dewasa dengan dislipidemia menunjukkan bahwa konsumsi satu cangkir jus delima setiap hari selama dua minggu secara konsisten dapat menurunkan kadar LDL. Selain itu, bagi penderita hipertensi, buah delima juga efektif membantu menurunkan tekanan darah sistolik.

2. Smoothie Tinggi Serat Larut

Jika Anda lebih menyukai tekstur yang padat, smoothie bisa menjadi pilihan utama. Ahli gizi Ali McGowan, MS RD, menyarankan pembuatan smoothie dengan bahan dasar susu oat tanpa pemanis, buah beri, dan biji chia.

Kombinasi ketiga bahan ini merupakan sumber serat larut yang luar biasa. Serat larut bekerja dengan cara mengikat kolesterol di sistem pencernaan dan mengeluarkannya dari tubuh sebelum sempat masuk ke aliran darah. Pastikan tidak menambahkan gula tambahan agar manfaat kesehatan jantung tetap optimal.

Gunakan susu oat yang diperkaya kalsium namun tetap pastikan label "Unsweetened" untuk menghindari lonjakan gula darah.

3. Jus Tomat: Peningkat Kolesterol Baik (HDL)

Jus tomat merupakan rekomendasi dari ahli gizi Amy Woodman. Kekuatan utama tomat terletak pada likopen, antioksidan yang memberikan warna merah pada buah ini. Likopen telah terbukti dalam berbagai penelitian mampu meningkatkan kadar kolesterol baik atau High-Density Lipoprotein (HDL).

Namun, ada satu catatan penting bagi penderita kolesterol yang juga memiliki masalah tekanan darah. Pilihlah jus tomat yang berlabel rendah sodium atau tanpa garam tambahan untuk menjaga keseimbangan elektrolit dan tekanan darah.

4. Teh Hijau: Solusi Hangat Penurun LDL

Bagi Anda yang lebih menyukai minuman hangat di pagi hari, teh hijau adalah pilihan terbaik. McGowan menjelaskan bahwa konsumsi teh hijau secara rutin berkaitan erat dengan penurunan moderat pada kolesterol total dan LDL.

Kandungan katekin dalam teh hijau membantu menghambat penyerapan kolesterol di usus. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, hindari penggunaan krimer atau gula berlebih yang justru dapat meningkatkan kadar trigliserida.

Kesimpulan dan Saran Pola Hidup

Meskipun minuman-minuman di atas memiliki manfaat besar, kesehatan jantung tidak bisa bergantung pada satu jenis asupan saja. Pola makan secara keseluruhan dan aktivitas fisik tetap memegang peranan vital. Melakukan perubahan kecil yang berkelanjutan dalam kebiasaan makan dan minum adalah investasi jangka panjang untuk jantung yang lebih sehat. (Ant/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya